Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Cek Fakta: Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan Konten Asli, Ini Temuannya

Senin, 6 April 2026 20:17 WIB

Dosen PPPK Keluhkan Karier Mandek dan Tukin Tak Adil, DPR RI Diminta Turun Tangan

Senin, 6 April 2026 19:52 WIB

Ijazah Terancam, Wali Murid SMK IDN Kejar Waktu Demi Masa Depan Siswa

Senin, 6 April 2026 19:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Fakta: Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan Konten Asli, Ini Temuannya
  • Dosen PPPK Keluhkan Karier Mandek dan Tukin Tak Adil, DPR RI Diminta Turun Tangan
  • Ijazah Terancam, Wali Murid SMK IDN Kejar Waktu Demi Masa Depan Siswa
  • Kaki Diamputasi saat Selebrasi? Kisah Bangkit Muhammad Fadli: Dari Aspal MotoGP ke Emas Asia
  • Bukan Manusia! Sosok Penjaga Zebra Cross Ini Ternyata Seekor Anjing Liar, Aksinya Bikin Dunia Menangis
  • Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan
  • DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terkendala Alat Berat, DLH Jabar Sebut Air Lindi TPA Sarimukti di Sungai Cipanauan Belum Tertangani

By Putra JuangKamis, 3 Agustus 2023 10:29 WIB2 Mins Read
Penanganan air lindi dari TPA Sarimukti belum dilakukan maksimal DLH Jabar. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menangani air lindi B3 dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Hanya saja penanganan air lindi terkendala ketersediaan alat berat.

Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias, upaya mengurangi air lindi yang masuk ke alur Sungai Ciganas dan Cipanauan salah satunya dengan mengalihkan alur sungai. Hal itu dilakukan agar air sungai tidak bercampur dengan air lindi dari timbunan sampah TPA Sarimukti.

“Kita bikin sodetan baru untuk mengalihkan alur Sungai Ciganas dan Cipanauan dengan jarak antara alur baru dengan timbunan sampah mencapai 10 meter,” kata Prima, Kamis (3/8/2023).

Akan tetapi, lanjut Prima, pihaknya tidak mengalihkan semua alur sungai. Pengalihan dilakukan pada sebagian titik yang dianggap berpotensi teraliri limpasan air lindi.

Baca Juga:  Healing Tipis ke Sumedang, Coba Jajal Camping Ceria di Curug Ciputrawangi

Menurutnya, sebagian jalur yang masih berdekatan dengan TPA Sarimukti terus dibersihkan secara berkala menggunakan eskavator. Bahkan Prima mengklaim Sungai Ciganas sudah berhasil ditangani, kondisi air sungai terlihat bersih lantaran sudah terpisah dari air lindi.

Lain halnya dengan Sungai Cipanauan. Prima mengungkapkan, penanganan untuk sungai tersebut belum tertangani maksimal. Kendala yang dihadapinya adalah terkait alat berat.

“Sungai Cipanauan sudah ditelusuri titik-titik yang berpotensi masih tercampur dengan air lindi, ditargetkan pada minggu ini bisa dimulai penanganan Sungai Cipanauan dengan menggunakan alat berat yang masih terbatas jumlahnya,” bebernya.

Baca Juga:  Demi Asa ke Semifinal, Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Timor Leste

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan pemantauan kualitas air sungai. Pengujian kualitas air permukaan sungai dilakukan setiap 3 bulan sekali serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebulan sekali.

Lalu, upaya lain yang sudah dilakukan untuk peningkatan operasi IPAL sebagai langkah untuk memenuhi baku mutu di antaranya penambahan aktivator pada kolam stabilisasi, kolam anaerobik dan aerobik. Perbaikan mesin aerator dan blower serta penggantian media filtrasi juga sudah dikerjakan.

Baca Juga:  Latih Manajemen Bisnis, Komisi VII DPR RI Dorong Ribuan UMKM di Bandung Naik Kelas

“Masih ada peralatan yang sedang diperbaiki, namun peralatan yang ada sudah dapat dioperasikan selama 24 jam,” ujarnya.

Prima menambahkan, pihaknya juga sudah menganggarkan penambahan alat berat sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan penataan TPA Sarimukti. Salah satu kendala yang terjadi kini yaitu minimnya ketersediaan alat berat.

Alat itu, imbuhnya, diperuntukan hanya untuk melayani bongkar (unloading) sampah dari kabupaten/kota di Bandung Raya.

“Tahun ini akan nambah 4 eskavator dan 4 bulldozer. Sekarang lagi proses pengadaan. Sehingga dengan adanya penambahan alat berat ini, bisa maksimal antara pelayanan dan penataan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Jabar Featured Prima Mayaningtias TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dosen PPPK Keluhkan Karier Mandek dan Tukin Tak Adil, DPR RI Diminta Turun Tangan

Ijazah Terancam, Wali Murid SMK IDN Kejar Waktu Demi Masa Depan Siswa

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.