bukamata.id – Fenomena pencarian link video viral bertajuk “ibu tiri vs anak tiri” masih menjadi salah satu topik yang banyak dicari di mesin pencari seperti Google.
Rasa penasaran publik terhadap isi video tersebut membuat tautan ini cepat menyebar di berbagai platform media sosial.
Konten Viral yang Memicu Rasa Penasaran
Dalam potongan video yang beredar di platform seperti TikTok dan grup percakapan WhatsApp, terlihat seorang wanita dan pria berada di area perkebunan sawit.
Narasi yang berkembang menyebutkan keduanya merupakan “ibu tiri dan anak tiri”, sehingga memicu spekulasi luas di kalangan warganet.
Namun, berdasarkan penelusuran berbagai sumber literasi digital, video tersebut diduga bukan kejadian nyata, melainkan konten yang sengaja dibuat untuk menarik perhatian publik.
Sejumlah analisis menyebutkan bahwa sosok perempuan dalam video tersebut merupakan seorang konten kreator yang aktif di media sosial, bukan figur seperti yang dinarasikan dalam judul viral.
Modus Phishing Berkedok Video Viral
Di balik judul sensasional seperti “video kebun sawit” atau “ibu tiri vs anak tiri full durasi”, tersembunyi potensi bahaya serius berupa phishing dan penipuan digital.
Link yang dibagikan tidak jarang mengarahkan pengguna ke situs tidak resmi yang berpotensi mencuri data pribadi, seperti:
- Kata sandi akun
- Nomor telepon
- Data perbankan dan informasi keuangan
Selain phishing, risiko lain yang mengintai adalah scamming, yakni penipuan yang dapat merugikan korban secara finansial melalui manipulasi digital.
Pelaku kejahatan siber memanfaatkan tren viral dan isu sensitif untuk meningkatkan peluang korban mengklik tautan berbahaya.
Identitas Video Diduga Bukan dari Indonesia
Hingga kini, identitas asli pemeran dalam video viral tersebut belum dapat dipastikan secara resmi. Namun, sejumlah analisis menyebutkan bahwa konten tersebut diduga berasal dari luar negeri, kemungkinan Thailand.
Indikasi ini muncul dari beberapa petunjuk visual, seperti tulisan pada pakaian serta bahasa percakapan yang tidak menggunakan bahasa Indonesia.
Meski lokasi yang ditampilkan berupa perkebunan sawit, yang identik dengan wilayah Indonesia, tidak ada bukti valid bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi di dalam negeri.
Pentingnya Literasi Digital
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap link yang beredar dengan judul provokatif. Hindari mengklik tautan dari sumber tidak dikenal atau akun yang tidak kredibel.
Selalu lakukan verifikasi informasi melalui sumber terpercaya dan jangan pernah memasukkan data pribadi pada situs yang tidak memiliki keamanan jelas.
Kesadaran digital menjadi langkah penting untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin berkembang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









