Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!

Rabu, 26 Agustus 2026 09:00 WIB

Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen

Rabu, 26 Agustus 2026 07:10 WIB

Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 06:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!
  • Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen
  • Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga
  • 10 Negara Pemilik Hutan Terluas di Dunia 2026, Indonesia di Nomor Berapa?
  • Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif
  • Dari Oncom hingga Cokelat Keju, Surabi Waroeng Setiabudhi Punya Pesona yang Bikin Nagih
  • Masuk Desil Berapa? Ini Daftar Kelompok yang Diprioritaskan Dapat PKH hingga BPNT
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terobosan Baru! Mahasiswa Teknik Sipil Bisa Dapat Uang Saku Lewat Pengawasan Proyek Jabar

By SusanaKamis, 20 November 2025 13:02 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana melibatkan mahasiswa teknik sipil dalam pengawasan proyek pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah provinsi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengawasan sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa salah satu kendala pembangunan infrastruktur adalah kurangnya kompetensi konsultan, yang kerap menyebabkan proyek tidak berjalan optimal.

“Selama ini masalahnya konsultan kurang memahami progres pembangunan. Banyak konsultan yang kurang mampu menilai kemajuan proyek, bahkan rata-rata sudah berusia lanjut,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, usai membuka acara Jabar Econovation: Akselerasi Ekonomi & Inovasi Jabar Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung Sate, Bandung, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga:  Hadiri Milad ke-120 Ponpes Suryalaya, Tekankan Pentingnya Sikap Inklusif

Mahasiswa Dapat Honor dan Pengalaman Praktis

Dengan melibatkan mahasiswa teknik sipil, KDM menilai proses pembangunan akan lebih terkontrol, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan.

“Lumayan kalau mahasiswa mendapat honor pengawasan. Misalnya Rp250 ribu per hari, mereka bisa menambah uang saku untuk kuliah dan meringankan beban orang tua,” tambah KDM.

Baca Juga:  Meriah! HUT ke-80 Jabar Hadirkan Layanan Publik Gratis di Abdi Nagri Nganjang ka Warga

Nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait program ini rencananya akan ditandatangani pekan depan. Hingga akhir 2025, proyek infrastruktur di Jabar yang masih berlangsung nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar.

SMK Dilibatkan dalam Pendidikan Praktis

Selain mahasiswa, KDM juga mendorong sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur. Siswa SMK akan mempraktikkan pelajaran matematika secara langsung di lapangan dengan menghitung kebutuhan material proyek.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jabar Tegaskan Komitmen Presisi untuk Jawa Barat Istimewa

“Siswa diminta menghitung bangunan yang sedang dibangun di sekolah mereka: panjang, lebar, jumlah semen, volume pasir, serta jumlah dan ukuran besi,” paparnya.

Menurut KDM, keterlibatan langsung siswa SMK dalam pembangunan infrastruktur membuat proses belajar menjadi lebih aplikatif dan relevan dengan dunia kerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Veteran Perang Dingin Italia Jadi KRI Gajah Mada: Sejarah Kapal Induk Pertama Indonesia!

Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen

Gunung Geulis Sukabumi Membara! 4 Hektare Lahan Hangus, Api Mulai Dekati Pemukiman Warga

10 Negara Pemilik Hutan Terluas di Dunia 2026, Indonesia di Nomor Berapa?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Dicoret? Cek Sekarang! Begini Cara Tahu PKH dan BPNT Anda Masih Aktif

Bansos

Masuk Desil Berapa? Ini Daftar Kelompok yang Diprioritaskan Dapat PKH hingga BPNT

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.