Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 13:03 WIB

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Minggu, 2 Agustus 2026 12:18 WIB

Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI

Minggu, 2 Agustus 2026 12:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
  • Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI
  • Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini
  • Debut Faris Abdul Hafizh Bersama Persib Akhirnya Terwujud, Penantian Hampir Tiga Musim Terbayar
  • Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!
  • Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
  • Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Teror Macan Tutul di Permukiman Pacet Berakhir, Tiga Warga Jadi Korban

By SusanaKamis, 5 Februari 2026 16:01 WIB2 Mins Read
Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama Polsek Pacet, aparat Desa Maruyung dan warga mengevakuasi seekor macan tutul yang sempat berkeliaran di kawasan permukiman Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (5/2/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seekor macan tutul yang sempat masuk ke kawasan permukiman warga di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil ditangkap dalam kondisi hidup oleh pihak terkait. Penangkapan dilakukan setelah satwa liar tersebut sempat menyerang warga dan menimbulkan korban luka.

Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, mengatakan peristiwa kemunculan macan tutul terjadi pada Kamis pagi, 5 Februari 2026. Satwa buas tersebut diperkirakan berukuran kurang lebih sebesar kambing dan sempat berkeliaran di area permukiman warga.

“Macan tutul tersebut sempat menyerang warga sebelum akhirnya berhasil ditangkap. Saat ini sudah diamankan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Apen.

Akibat kejadian itu, tiga orang warga mengalami luka gigitan dan harus mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan data Puskesmas Pacet, korban pertama bernama Ujang Anis (42) mengalami luka gigitan di tangan kanan saat hendak membeli jajanan ke warung. Ia harus menjalani penjahitan sebanyak sembilan jahitan.

Korban kedua, Dede Juheri (44), mengalami luka gigitan di tangan kanan ketika berusaha menolong korban pertama dan mendapatkan lima jahitan. Sementara korban ketiga, Imron Rosadi (38), juga mengalami gigitan di tangan kanan dengan luka yang memerlukan tiga jahitan.

Seluruh korban saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak mengalami keluhan lanjutan setelah mendapat perawatan medis. Petugas kesehatan telah melakukan penanganan berupa pembersihan luka menggunakan cairan NaCl, pemberian obat-obatan, serta tindakan penjahitan sesuai prosedur medis.

Selain itu, pihak Puskesmas Pacet juga melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, serta melaporkan kejadian tersebut ke Puskeswan Pacet sebagai bagian dari langkah antisipasi lanjutan.

Sementara itu, macan tutul yang menyerang warga dilaporkan berhasil ditangkap hidup-hidup dan saat ini dalam penanganan pihak berwenang. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah kejadian serupa terulang kembali di wilayah tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Desa Maruyung Pacet korban gigitan macan tutul macan tutul ditangkap hidup macan tutul masuk permukiman macan tutul Pacet serangan satwa liar Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.