Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

4 Wisata Sumedang Paling Hits 2026 yang Suguhkan Lanskap Ala Eropa

Sabtu, 23 Mei 2026 02:00 WIB

Bosan ke Lembang? Ini 4 Hidden Gems Wisata Bandung Terbaru 2026 yang Wajib Dikunjungi Weekend Ini

Sabtu, 23 Mei 2026 01:00 WIB

Membongkar Kedok Link Video “TKW Taiwan 3 vs 1”: Tren Clickbait Medsos yang Mengancam Keamanan Data

Jumat, 22 Mei 2026 21:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Wisata Sumedang Paling Hits 2026 yang Suguhkan Lanskap Ala Eropa
  • Bosan ke Lembang? Ini 4 Hidden Gems Wisata Bandung Terbaru 2026 yang Wajib Dikunjungi Weekend Ini
  • Membongkar Kedok Link Video “TKW Taiwan 3 vs 1”: Tren Clickbait Medsos yang Mengancam Keamanan Data
  • El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla
  • Panaskan Bursa Transfer: Persib Bandung Tikungan dengan Raksasa ASEAN Demi Kiper Eredivisie
  • Buntut Boikot Promosi Film, Rumah Produksi HAS Pictures Resmi Somasi Ratu Sofya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Part 2 Banyak Dicari Netizen, Pakar Ingatkan Jebakan Phising!
  • Menuju Tangga Juara, Bojan Hodak Garansi Skuad Persib Bebas Stres
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 23 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap Motif Pemuda Mabuk Aniaya Lansia hingga Tewas di Minimarket Cipadung Bandung

By SusanaRabu, 14 Januari 2026 20:00 WIB2 Mins Read
Pengniayaan lansia di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi penganiayaan tragis terjadi di halaman parkir sebuah minimarket Alfamart kawasan Bundaran Cibiru, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Seorang petugas keamanan lanjut usia (lansia) bernama Ade Dedi (62) meninggal dunia usai dianiaya pemuda berinisial DRW (21), Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bogor itu kini telah ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa kekerasan tersebut bermula dari kecurigaan karyawan minimarket terhadap aksi pelaku yang diduga hendak mencuri barang.

Kronologi Penganiayaan Satpam Alfamart Cipadung

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan bahwa saat kejadian pelaku datang ke minimarket dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Pelaku mengambil sejumlah barang tanpa menggunakan keranjang belanja, melainkan menyembunyikannya di dalam jaket yang dikenakan.

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Tangkap Muncinkari Prostitusi Online, 5 Wanita Dijual Ratusan Ribu Lewat MiChat

“Pelaku berbelanja dalam keadaan mabuk. Ia mengambil barang-barang dan tidak menggunakan keranjang, tetapi memasukkannya ke dalam jaket sehingga menimbulkan kecurigaan karyawan,” ujar AKBP Anton saat konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Selasa (13/1/2026).

Karyawan minimarket bersama korban kemudian menegur pelaku dan meminta agar seluruh barang yang diambil dibayar. Namun pelaku hanya mengaku memiliki uang sebesar Rp100.000.

“Pelaku hanya membayar sebagian barang sesuai uang yang dimilikinya. Sisa barang akhirnya dikembalikan karena tidak jadi dibeli,” jelas Anton.

Baca Juga:  Berhasil Ditangkap saat Menyendiri di Pantai, Pelaku Pembunuhan Mamah Muda di Ciwastra Dikenakan Pasal Berlapis

Korban Dipukul hingga Diinjak di Area Parkir

Setelah kejadian di dalam minimarket, pelaku yang merasa tersinggung karena ditegur lalu menghampiri korban yang berada di area parkir. Tanpa banyak bicara, pelaku memukul rahang korban hingga terjatuh ke aspal.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menginjak bagian leher dan dada korban. Aksi brutal tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala.

Korban segera dilarikan ke RSUD Ujung Berung untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk perawatan intensif.

Baca Juga:  Detik-Detik Lansia Tewas Dianiaya di Minimarket Bandung, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

“Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang menyebabkan tidak sadarkan diri. Setelah menjalani perawatan, korban akhirnya meninggal dunia,” ungkap AKBP Anton.

Pelaku Ditahan, Polisi Dalami Unsur Pidana

Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk menjerat pelaku dengan pasal pidana yang sesuai, mengingat penganiayaan berujung pada hilangnya nyawa korban.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang dipicu konsumsi minuman keras, sekaligus menjadi peringatan keras akan pentingnya pengendalian diri dan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan di ruang publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus kriminal bandung pemuda mabuk aniaya lansia penganiayaan Alfamart Cipadung penganiayaan berujung maut penganiayaan parkiran Alfamart Polrestabes Bandung satpam tewas Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabupaten Bekasi

El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla

Hadiah Fantastis Rp750 Juta Bagi Siapapun yang Temukan Buronan Kasus Paoman

Suarakan Kemanusiaan di Gaza, Kisah Keberanian Jurnalis Thoudy Badai Inspirasi Pihak Keluarga

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Detik-detik Lansia 78 Tahun di Cigadung Disekap Rampok: CCTV Dirusak, Motor-HP Raib!

Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.