Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Selasa, 20 Oktober 2026 12:16 WIB

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Selasa, 20 Oktober 2026 12:02 WIB

Jadwal Liga Champions 2026/2027 Pekan Ini: PSG vs Barcelona, Bayern vs Arsenal

Selasa, 20 Oktober 2026 11:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya
  • Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran
  • Jadwal Liga Champions 2026/2027 Pekan Ini: PSG vs Barcelona, Bayern vs Arsenal
  • Tiga Laga Menanti Persib, Ini Strategi Igor Tolic Hadapi Jadwal Padat
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap Motif Pemuda Mabuk Aniaya Lansia hingga Tewas di Minimarket Cipadung Bandung

By SusanaRabu, 14 Januari 2026 20:00 WIB2 Mins Read
Pengniayaan lansia di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi penganiayaan tragis terjadi di halaman parkir sebuah minimarket Alfamart kawasan Bundaran Cibiru, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Seorang petugas keamanan lanjut usia (lansia) bernama Ade Dedi (62) meninggal dunia usai dianiaya pemuda berinisial DRW (21), Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bogor itu kini telah ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa kekerasan tersebut bermula dari kecurigaan karyawan minimarket terhadap aksi pelaku yang diduga hendak mencuri barang.

Kronologi Penganiayaan Satpam Alfamart Cipadung

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan bahwa saat kejadian pelaku datang ke minimarket dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Pelaku mengambil sejumlah barang tanpa menggunakan keranjang belanja, melainkan menyembunyikannya di dalam jaket yang dikenakan.

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Siapkan Strategi Hadapi Kepadatan Pemudik Lokal

“Pelaku berbelanja dalam keadaan mabuk. Ia mengambil barang-barang dan tidak menggunakan keranjang, tetapi memasukkannya ke dalam jaket sehingga menimbulkan kecurigaan karyawan,” ujar AKBP Anton saat konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Selasa (13/1/2026).

Karyawan minimarket bersama korban kemudian menegur pelaku dan meminta agar seluruh barang yang diambil dibayar. Namun pelaku hanya mengaku memiliki uang sebesar Rp100.000.

“Pelaku hanya membayar sebagian barang sesuai uang yang dimilikinya. Sisa barang akhirnya dikembalikan karena tidak jadi dibeli,” jelas Anton.

Baca Juga:  Modus Cari Kucing! Pria Eksibisionis di Bandung Intai Anak-Anak, Kini Ditangkap

Korban Dipukul hingga Diinjak di Area Parkir

Setelah kejadian di dalam minimarket, pelaku yang merasa tersinggung karena ditegur lalu menghampiri korban yang berada di area parkir. Tanpa banyak bicara, pelaku memukul rahang korban hingga terjatuh ke aspal.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menginjak bagian leher dan dada korban. Aksi brutal tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala.

Korban segera dilarikan ke RSUD Ujung Berung untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk perawatan intensif.

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Pastikan Pelaku Perundungan Bakal Dihadapkan dengan Hukum

“Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang menyebabkan tidak sadarkan diri. Setelah menjalani perawatan, korban akhirnya meninggal dunia,” ungkap AKBP Anton.

Pelaku Ditahan, Polisi Dalami Unsur Pidana

Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk menjerat pelaku dengan pasal pidana yang sesuai, mengingat penganiayaan berujung pada hilangnya nyawa korban.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang dipicu konsumsi minuman keras, sekaligus menjadi peringatan keras akan pentingnya pengendalian diri dan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan di ruang publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polrestabes Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.