Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan

Selasa, 20 Oktober 2026 17:06 WIB

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 16:50 WIB

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Selasa, 20 Oktober 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan
  • Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus
  • Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya
  • 10 Kedai Rujak Paling Unik di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!
  • Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026
  • Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Pelaku Pembunuhan RSUD Majalaya Siapkan Kampak Sejak Awal

By SusanaSenin, 5 Januari 2026 18:20 WIB2 Mins Read
Pelaku berinisial R alias SA (43) yang merupakan atasan korban saat digiring petugas di Mapolresta Bandung, Soreang. Foto Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung memastikan bahwa pembunuhan di RSUD Majalaya yang menewaskan seorang petugas cleaning service bukan tindakan spontan, melainkan sudah direncanakan sejak awal.

Wakasat Reskrim Polresta Bandung, AKP Asep Nuron, mengungkapkan pelaku membawa kampak dari rumah dan melakukan pemukulan lebih dari lima kali ke bagian belakang kepala korban, lalu menjerat leher korban dengan tali untuk memastikan kematian.

“Hasil keterangan tersangka, kampak sudah disiapkan. Setelah pemukulan, pelaku menjerat korban dengan tali untuk memastikan kematian,” kata Asep, Senin (5/1/2026).

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (4/1/2026) dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, piket Polresta Bandung menerima laporan adanya korban penganiayaan di RSUD Majalaya. Petugas gabungan langsung melakukan olah TKP, dan korban dievakuasi untuk autopsi.

Sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku berinisial R alias S (43) menyerahkan diri ke Polresta Bandung. Polisi menegaskan bahwa pelaku dan korban saling mengenal. Motif dugaan pembunuhan terkait utang piutang sebesar Rp4 juta.

“Awalnya pelaku menagih utang, namun korban selalu berjanji. Setelah delapan kali penagihan gagal, pelaku merasa kesal,” ujar Asep.

Pelaku mengakui perbuatannya dilakukan di lokasi kerjanya saat sedang sepi, dan kampak telah dibawa dari rumah dengan niat membunuh.

“Kapak sudah dibawa dari rumah. Sudah niat mau dihantam di situ, pas lagi sepi,” ungkap pelaku.

Proses Hukum

Pelaku dijerat Pasal 458 dan/atau Pasal 459 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kasus ini masih dalam penanganan Polresta Bandung, sementara jenazah korban, FA (24), telah diautopsi untuk kepentingan penyidikan.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminal di lingkungan rumah sakit yang memicu sorotan publik terkait keamanan dan pengawasan di fasilitas kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.