bukamata.id – Pemandangan tak biasa terjadi pada gelaran Formula 1 GP Hungaria 2026 di Sirkuit Hungaroring. Di tengah lalu-lalang fotografer profesional yang sibuk memburu momen para pembalap, tampak seorang pria mengenakan rompi fotografer, membawa kamera profesional dengan lensa telefoto panjang, dan berdiri di tepi lintasan seperti kru media pada umumnya.
Pria itu bukan fotografer media internasional ataupun jurnalis olahraga. Sosok tersebut adalah Presiden Republik Ceko, Petr Pavel.
Alih-alih menikmati balapan dari tribun kehormatan atau ruang tamu VIP sebagaimana lazimnya kepala negara, Petr Pavel memilih menghabiskan akhir pekannya dengan menjalani hobinya sebagai fotografer motorsport. Ia datang bukan dalam kapasitas kunjungan kenegaraan, melainkan sebagai pencinta fotografi yang ingin mengabadikan momen-momen terbaik dari ajang balap paling bergengsi di dunia.
Aksi sederhana itu langsung menarik perhatian publik internasional. Banyak warganet memuji sikap rendah hati sang presiden yang dinilai tetap menikmati hobinya tanpa memanfaatkan jabatan yang diembannya.
Datang Sebagai Fotografer, Bukan Tamu Kehormatan
Yang membuat kisah ini semakin menarik, Petr Pavel tidak sekadar membawa kamera.
Presiden Ceko tersebut mengantongi akreditasi resmi Federasi Otomotif Internasional (FIA) sehingga memiliki akses yang sama seperti fotografer media profesional.
Dengan rompi fotografer yang dikenakannya, Pavel bebas bergerak di area paddock hingga sisi lintasan untuk mengabadikan berbagai momen balapan Formula 1 GP Hungaria.
Pada sesi latihan dan kualifikasi, ia bahkan terlihat memotret bersama fotografer Formula 1 asal Ceko, Jiří Křenek, layaknya rekan sesama pemburu gambar.
Tak sedikit penonton yang baru menyadari bahwa pria di balik kamera tersebut ternyata merupakan seorang kepala negara.
Hobi yang Sudah Ditekuni Bertahun-tahun
Bagi Petr Pavel, memotret balapan bukanlah hobi baru yang muncul setelah menjadi presiden.
Jauh sebelum menduduki jabatan tertinggi di Republik Ceko, ia telah lama mencintai dunia motorsport dan fotografi.
Ia pernah meliput berbagai ajang balap, antara lain:
- MotoGP Brno.
- World Superbike.
- NASCAR di Amerika Serikat.
- Dakar Rally di Arab Saudi.
- 24 Hours of Le Mans di Prancis.
- Formula 1 GP Hungaria.
Menariknya, ketika menghadiri Reli Dakar, Pavel memilih berkemah bersama penonton biasa dibanding menikmati fasilitas eksklusif.
Baginya, pengalaman berada langsung di tengah atmosfer balapan jauh lebih berharga dibanding kemewahan.
Hasil Jepretan Dipamerkan hingga Dilelang untuk Amal
Kecintaan Petr Pavel terhadap fotografi ternyata tidak berhenti sebagai hobi pribadi.
Sebagian hasil jepretannya pernah dipamerkan di National Technical Museum Praha.
Dalam pameran yang dibuka pada Maret 2025, Pavel memperlihatkan berbagai foto hasil bidikannya saat mengikuti Dakar Rally.
Saat pembukaan pameran tersebut, ia mengungkapkan alasan mengapa begitu menikmati fotografi motorsport.
“Dunia motorsport sangat menarik. Saya senang bukan hanya bisa menyaksikannya, tetapi juga mengabadikannya dengan cara saya sendiri dan membagikannya kepada orang lain. Saya berharap foto-foto saya bisa membawa keindahan sekaligus tantangan dari balapan legendaris ini lebih dekat kepada masyarakat,” ujar Pavel.
Tak hanya dipamerkan, karya fotografi Presiden Ceko tersebut juga pernah dilelang untuk kegiatan sosial.
Album foto hasil bidikannya berhasil mengumpulkan dana hampir 30 ribu euro, yang kemudian disalurkan untuk membantu anak-anak, orang tua tunggal, dan para lansia.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa hobinya juga dimanfaatkan sebagai sarana memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dibentuk Disiplin Militer Sejak Remaja
Kesederhanaan Petr Pavel tidak muncul begitu saja.
Ia lahir pada 1 November 1961 di Planá, Republik Ceko, dari keluarga militer.
Sejak usia remaja, Pavel telah terbiasa hidup disiplin.
Saat berusia sekitar 14 tahun, ia memilih masuk akademi militer dan tinggal jauh dari keluarga demi menempa karakter serta kemandiriannya.
Setelah lulus pendidikan militer pada 1983, Pavel mengabdikan diri sebagai prajurit.
Kariernya terus menanjak, terutama setelah berperan dalam operasi evakuasi pasukan di Pangkalan Karin, Yugoslavia. Operasi tersebut membuat namanya mendapat penghargaan internasional.
Karier Gemilang Hingga Memimpin NATO
Rekam jejak Petr Pavel di dunia militer termasuk salah satu yang paling cemerlang di Eropa.
Ia pernah menjabat sebagai:
- Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Ceko (2012–2015).
- Ketua Komite Militer NATO (2015–2018).
Jabatan terakhir tersebut sangat bersejarah karena Pavel menjadi perwira militer pertama dari negara bekas Blok Timur yang dipercaya memimpin Komite Militer NATO.
Setelah pensiun secara hormat dari militer, ia mulai aktif di ruang publik hingga akhirnya memutuskan maju dalam pemilihan presiden.
Menang Pilpres dengan Janji Menyatukan Bangsa
Pada 28 Januari 2023, Petr Pavel memenangkan pemilihan Presiden Republik Ceko.
Mantan jenderal tersebut memperoleh sekitar 58,3 persen suara, mengalahkan mantan Perdana Menteri Andrej Babiš.
Dalam kampanyenya, Pavel berjanji menjaga hubungan erat Republik Ceko dengan negara-negara Barat sekaligus menjembatani polarisasi politik di dalam negeri.
Latar belakang militer membuatnya dikenal sebagai sosok tegas. Namun, di sisi lain, berbagai aktivitas pribadinya memperlihatkan kepribadian yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.
Ketika Jabatan Tak Menghapus Hobi dan Kesederhanaan
Di banyak negara, kepala negara identik dengan protokol ketat, pengawalan berlapis, serta berbagai fasilitas eksklusif.
Namun Petr Pavel justru memperlihatkan sisi yang berbeda.
Ia tidak ragu mengenakan rompi fotografer, berdiri berjam-jam di tepi lintasan balap, dan membaur bersama para fotografer profesional demi mendapatkan sudut pengambilan gambar terbaik.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan tinggi tidak selalu mengubah seseorang.
Di balik statusnya sebagai presiden, Petr Pavel tetaplah seorang pencinta fotografi yang menikmati suara mesin balap, aroma ban yang terbakar, dan kepuasan ketika berhasil mengabadikan momen sempurna melalui bidikan kameranya.
Kesederhanaan inilah yang kemudian membuat namanya kembali menjadi perbincangan dunia dan menuai banyak apresiasi dari publik internasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










