Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Dipinjamkan ke Persis Solo, Febri Hariyadi Siap Kembali Bersama Persib

Jumat, 17 Juli 2026 18:18 WIB

Buntut Kontroversi Spanduk Malvinas, Pemain Argentina Terancam Larangan Bermain di Final

Jumat, 17 Juli 2026 17:10 WIB
Bansos

Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 17:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Dipinjamkan ke Persis Solo, Febri Hariyadi Siap Kembali Bersama Persib
  • Buntut Kontroversi Spanduk Malvinas, Pemain Argentina Terancam Larangan Bermain di Final
  • Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026
  • Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung
  • Eksodus Besar-besaran Persib: Daftar 11 Pemain Hengkang, Terbaru Frans Putros
  • Link DANA Kaget 17 Juli 2026 Banyak Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
  • Persib Bandung Segera Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Jangan Khawatir!
  • Pelatih Persib Ungkap Alasan Gagal Pertahankan Frans Putros: Situasinya Berubah Usai Piala Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingkatkan Kehigienisan Mangga Gedong Gincu, Pemkab Sumedang Bangun Vapour Heat Treatment

By Putra JuangSelasa, 4 Juni 2024 11:34 WIB2 Mins Read
Mangga Gedong Gincu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menyatakan, saat ini baru tersedia 3.600 hektare lahan mangga Gedong Gincu yang ada di Kabupaten Sumedang.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang, Sajidin, untuk memenuhi permintaan ekspor dibutuhkan kerja sama dengan kabupaten lain.

Selain itu, pengembangan Gedong Gincu juga mendapat dukungan dari Pemprov Jabar dan berbagai perguruan tinggi untuk membangun tempat agar mangga lebih higienis.

“Ada metode tersendiri untuk lebih meningkatkan kehigienisan dengan metode intervensi uap panas. Mengingat soal kehigienisan Jepang sangat ketat untuk ini,” ucap Sajidin, Selasa (4/6/2024).

Baca Juga:  Laga Persib Vs Persik Dipimpin Wasit Jepang, Erick Thohir: Peningkatan Kualitas Perangkat Pertandingan

Sajidi mengatakan, tempat yang dimaksud adalah vapour heat treatment (VHT) yang akan dibangun di bekas Pasar Tolengas, Kecamatan Tomo, seluas 6000 meter persegi.

“Tempat ini akan dibangun di Tolengas sehingga mangga dari berbagai kecamatan seperti Tomo, Ujungjaya, Jatigede akan disterilkan di tempat yang dinamakan VHT, dikemas kemudian siap diangkut untuk diekspor ke Jepang,” katanya.

Baca Juga:  Lantik Tuti Ruswati Jadi Sekda Sumedang, Pj Bupati: Jadilah Figur ASN

Adapun kebutuhan ekspor yang dimaksud, kata Sajidin, sekitar 1200 ton pertahun. Jika nantinya tidak terpenuhi, maka pihaknya telah menyiapkan upaya dengan cara berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar untuk mengkoordinasikan kabupaten tetangga seperti Kuningan dan Majalengka untuk bisa memenuhi kebutuhan ekspor.

Baca Juga:  Bangunan Liar dan Lapak PKL di Cipacing Sumedang Dibongkar

“Jepang membutuhkan buah-buahan dari negara tropis akan tetapi rata-rata harganya mahal sehingga dicari untuk dibeli yang murah. Terlebih Jepang mempunyai program menghadirkan buah-buahan tropis untuk rumah tangga sehingga anak-anak diwajibkan memakan buah-buahan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekspor Jepang Kabupaten Sumedang mangga gedong gincu Pemkab Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026

Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung

Kredit SME Meroket 33%, Bank Muamalat dan BPKH Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Begal

Aksi Begal di Bandung Kembali Marak, Polisi Tingkatkan Patroli Malam

Geger Grup Facebook LGBT di Majalengka, Ribuan Anggota Terdeteksi dalam Ruang Digital

Ramai Dikecam! Bhayangkara Dog Run 2026 Viral Gara-gara Hadiah, Panitia Klarifikasi Hanya Boneka?

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Plot Twist Insiden Lamborghini di Malaysia: Klarifikasi Karyn Putri yang Bikin Netizen Berbalik Arah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.