Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingkatkan Pencegahan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Jabar Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif

By SusanaRabu, 4 September 2024 20:45 WIB3 Mins Read
Bawaslu Provinsi Jabar menggelar kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), Rabu (4/9/2024). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pencegahan pelanggaran dan sengketa dalam proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jabar menggelar kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P).

Kegiatan tersebut digelar di Novena Hotel Jl. Dr. Setiabudi, Lembang, Bandung Barat, dimulai hari ini Rabu (4/9/2024) hingga Jumat (6/9/2024).

Kordiv. Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah mengatakan kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang sebelumnya telah melakukan kerja sama.

“Pertama ada Organisasi Kepemudaan (OKP), juga ada BEM yang tentu kampusnya sudah bekerja sama dengan kita, perwakilan Komunitas Gereja, kemudian Komunitas Inklusif yaitu Disabilitas,” ujar Nuryamah.

Kegiatan P2P ini, kata Nuryamah, termasuk ke dalam tahapan Pilkada seperti yang tercantum dalam Perbawaslu 2 Tahun 2023.

Nuryamah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader-kader partisipatif yang ikut andil mengawasi seluruh tahapan.

Baca Juga:  Selain Popularitas, Pengamat Sebut Isi Tas dan Penerimaan Warga Penting bagi Artis yang Maju di Pilkada

“Dengan keterbatasan kita, dengan keterbatasan SDM, kita sangat membutuhkan Kader Pengawasan ini untuk membantu dalam konteks pengawasan partisipatif di setiap tahapannya,” ujarnya.

“Kalau kita melihat di SE 204, di situ memang ada namanya 4 pembentukan kader, pertama kader terlatih, kedua kader terbentuk, ketiga kader berfungsi dan keempat adalah kader bergerak, yang sudah bisa melakukan fungsi tadi dan bergerak,” sambungnya.

Untuk itu, Nuryamah mengatakan, pihaknya ingin melahirkan kader yang nantinya menjadi pengawas partisipatif, konteksnya menyampaikan kembali ke masyarakat, juga harus pada level bergerak atau bahkan berfungsi.

“Bergerak ini mereka menyampaikan kepada masyarakat, tidak hanya menyampaikan tapi juga mau dan mampu melaporkan ketika ada temuan,” katanya.

Nuryamah berharap dengan kegiatan P2P ini bisa menghasilkan tahapan ataupun standarisasi dari kelompok kader yang sudah dibuat.

Baca Juga:  Sosialisasi Pilkada 2024, Pemuda Diimbau Cerdas Pilih Pemimpin dan Hindari Hoaks

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jabar, Zacky Muhammad Zam Zam mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 tidak lama lagi akan segera digelar.

“Tentu kami Bawaslu sebagian dari penyelenggara pemilihan yang konsen pada tugas pengawasan, pencegahan, penanganan, pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses pemilu,” ujar Zam Zam.

Maka dari itu, kata Zam Zam, Bawaslu sangat berkepentingan untuk melibatkan sebanyak-banyaknya kekuatan, diantaranya adalah kekuatan rekan civil society, rekan-rekan organisasi kepemudaan untuk terlibat aktif dalam proses pengawasan pemilihan kepala daerah 2024 yang diselenggarakan secara serentak.

“Oleh karena itu tentu Bawaslu Jabar menyelenggarakan kegiatan yang menjadi bagian dari upaya untuk melakukan pencegahan-pencegahan dengan melibatkan sebanyak-banyaknya mahasiswa, sebanyak-banyaknya kader, aktivis untuk mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif,” paparnya.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Terima 46 Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, kegiatan P2P ini diharapkan bisa lebih advance lagi dari Sekolah Kader Pengawas Partisipatif yang sudah ditarik pada tingkat pusat (Bawaslu RI) pada saat itu.

“Ada Basic Training, ada Intermediate Training dan Advance Training, pada saat itu latihan di pusat yang diambil dari masing-masing provinsi,” ujarnya.

Bagja menilai Pilkada kali ini adalah pilkada terbesar dalam sejarah pilkada di Indonesia.

“2020, itu 170 wilayah, sekarang semuanya pilkada kecuali Provinsi Yogyakarta, kecuali 6 daerah kota/kabupaten di Jakarta. Jadi itu yang tidak pilkada, 508 daerah pilkada untuk tingkat kabupaten/kota,” tandasnya.

Maka, Bagja berharap bahwa kegiatan P2P ini bisa menumbuhkan semangat untuk melakukan pengawasan di Pilkada kali ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar P2P pelanggaran pencegahan pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.