Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 10:38 WIB

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Sabtu, 21 Februari 2026 09:33 WIB

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia
  • Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tinjau Bendungan Cipanas, Dedi Taufik Pastikan Pemanfaatan Optimal untuk Pertanian Indramayu

By SusanaSenin, 14 Oktober 2024 09:30 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bendungan Cipanas, yang terletak di Kabupaten Sumedang, diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 9 Juli 2024. Keberadaan proyek infrastruktur ini menjadi harapan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.

Dengan kapasitas maksimal 250 juta kubik, bendungan ini berfungsi untuk mengairi lahan pertanian seluas 6.000 hektar, terutama di Kecamatan Terisi, Losarang, dan Kandanghaur, serta berpotensi untuk menambah 3.000 hektar lahan lainnya.

Saat ini, pengisian bendungan ditargetkan akan selesai pada awal tahun 2026.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Indramayu, Dedi Taufik, telah meninjau lokasi untuk memantau kondisi terkini dan melanjutkan koordinasi dengan pengelola Bendungan Cipanas.

Baca Juga:  Guncang Dunia Pendidikan, Sekda Herman Harap Unwim Ciptakan Calon Pemimpin Pertanian

Selain itu, ia juga mengunjungi Bendungan Salam Darma dan Waduk Cipancuh.

“Pertengahan pekan lalu, saya meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan pihak pengelola. Kami ingin memastikan lahan pertanian yang memanfaatkan bendungan ini tidak menghadapi kendala,” ujar Dedi Taufik.

Dedi menjelaskan, lahan pertanian di wilayah Tengah, terutama di Kecamatan Terisi, Losarang, dan Kandanghaur, saat ini bergantung pada saluran dari Cipelang.

Kehadiran Bendungan Cipanas diharapkan dapat memberikan manfaat hingga ke hilir.

Baca Juga:  Siap Berlaku Mulai 2025, Ini Cara Menghitung Pajak Kendaraan Usai Ada Aturan Opsen

“Kami ingin memastikan lahan pertanian tetap produktif, sehingga para petani tidak mengalami gagal panen atau gagal tanam di masa depan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa kondisi pertanian Indramayu untuk musim tanam I (rendeng) saat ini masih aman berkat musim hujan.

Namun, perhatian khusus diarahkan pada musim tanam II (gadu) yang akan datang setelah hujan berakhir.

“Kita akan memaksimalkan sumber air dari saluran Cipelang, Cipanas, Cipancuh, dan Salam Darma,” tegas Dedi Taufik.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Pilkades Digital Jabar Tak Ubah Esensi Pemilihan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah segera menuntaskan semua kebutuhan pengairan untuk lahan pertanian.

Program Rentang Irrigation Modern System (RIMS) masih dalam tahap penyelesaian untuk saluran Cipelang dan saluran lainnya.

“Beberapa hari lalu, kami mengunjungi Bendungan Cipanas untuk berkoordinasi dan mendapatkan penjelasan langsung dari pengelola. Kami berharap ada percepatan dalam penanganan irigasi ini agar kasus gagal panen dan gagal tanam dapat dihindari,” kata Sugeng.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bendungan Cipanas Dedi Taufik Indramayu pertanian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.