Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Titik Pembangunan Jalur dan Halte BRT Bandung, Siap Hadapi Macet 2 Tahun?

By SusanaJumat, 11 Juli 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proyek pengembangan transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya siap dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kota Bandung sebagai salah satu wilayah utama dalam rute layanan BRT ini akan menjadi lokasi pembangunan jalur khusus BRT dan halte BRT di sejumlah titik strategis.

Pembangunan fasilitas penunjang BRT Bandung Raya ini mencakup jalur khusus dan halte untuk naik turun penumpang. Namun, proses konstruksi diprediksi akan menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama Kota Bandung selama dua tahun ke depan.

“Kita akan membangun konstruksi BRT yang akan membuat Bandung macet sampai dua tahun ke depan,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga:  Pemkot Bandung Tegaskan Kebun Binatang Tetap Jadi Ruang Hijau untuk Warga

Transformasi Transportasi Publik di Bandung

Meskipun akan menimbulkan dampak sementara, Farhan menegaskan bahwa pembangunan jalur khusus dan halte BRT ini merupakan langkah penting dalam transformasi transportasi publik Kota Bandung.

BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang selama ini membelenggu kota berjuluk Paris van Java ini.

“Ini investasi jangka panjang untuk perbaikan transportasi. Kita perlu bersabar menghadapi dampak konstruksi,” kata Farhan.

Belum Ada Jadwal Pasti Dimulainya Pembangunan

Farhan belum mengumumkan jadwal pasti kapan pembangunan jalur khusus dan halte BRT dimulai, apakah pada pertengahan atau akhir tahun 2025. Namun, beberapa survei awal dan peninjauan lapangan telah dilakukan sejak April 2025.

Baca Juga:  Sosok Dekat Wali Kota Muhammad Farhan Jadi Tersangka Korupsi, Dinamika Politik Bandung Memanas

Lokasi survei meliputi ruas-ruas jalan yang menjadi rute BRT Bandung Raya, termasuk:

  • Halte Alun-alun Bandung (Jalan Asia Afrika)
  • Gedung Koperasi dan Jalan Otista
  • Museum Sri Baduga (Jalan BKR)
  • Pintu Masuk ITC Kebon Kalapa (Jalan Moh. Toha)
  • Jalan Naripan (dekat Warung Makan Ceu Mar)

Farhan menjelaskan, akan ada dua jenis jalur BRT:

  • Dedicated Lane dengan marka jalan (pembatas cat di aspal)
  • Separator beton sebagai jalur eksklusif kendaraan BRT

BRT Diharapkan Dongkrak Sektor Pariwisata dan UMKM

Selain untuk memperbaiki sistem transportasi, kehadiran halte BRT di titik-titik wisata di Kota Bandung diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung UMKM lokal.

Baca Juga:  Ojol Hilang Usai Antar Orderan ke Dago, Wali Kota Bandung Turun Tangan Koordinasi dengan Polisi

“Seperti di Tegallega depan Museum Sri Baduga, atau kuliner legendaris di Ceu Mar, halte BRT bisa membantu menarik lebih banyak pelanggan,” ujar Farhan.

Jam Operasional dan Pengamanan Halte BRT Bandung

BRT Bandung Raya direncanakan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi halte agar tidak disalahgunakan.

“Kalau malam, halte BRT ditutup menggunakan pagar besi agar tidak dijadikan tempat menginap atau toilet umum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.