Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:44 WIB

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Titik Pembangunan Jalur dan Halte BRT Bandung, Siap Hadapi Macet 2 Tahun?

By SusanaJumat, 11 Juli 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proyek pengembangan transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya siap dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kota Bandung sebagai salah satu wilayah utama dalam rute layanan BRT ini akan menjadi lokasi pembangunan jalur khusus BRT dan halte BRT di sejumlah titik strategis.

Pembangunan fasilitas penunjang BRT Bandung Raya ini mencakup jalur khusus dan halte untuk naik turun penumpang. Namun, proses konstruksi diprediksi akan menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama Kota Bandung selama dua tahun ke depan.

“Kita akan membangun konstruksi BRT yang akan membuat Bandung macet sampai dua tahun ke depan,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Jumat (11/7/2025).

Transformasi Transportasi Publik di Bandung

Meskipun akan menimbulkan dampak sementara, Farhan menegaskan bahwa pembangunan jalur khusus dan halte BRT ini merupakan langkah penting dalam transformasi transportasi publik Kota Bandung.

BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang selama ini membelenggu kota berjuluk Paris van Java ini.

“Ini investasi jangka panjang untuk perbaikan transportasi. Kita perlu bersabar menghadapi dampak konstruksi,” kata Farhan.

Belum Ada Jadwal Pasti Dimulainya Pembangunan

Farhan belum mengumumkan jadwal pasti kapan pembangunan jalur khusus dan halte BRT dimulai, apakah pada pertengahan atau akhir tahun 2025. Namun, beberapa survei awal dan peninjauan lapangan telah dilakukan sejak April 2025.

Lokasi survei meliputi ruas-ruas jalan yang menjadi rute BRT Bandung Raya, termasuk:

  • Halte Alun-alun Bandung (Jalan Asia Afrika)
  • Gedung Koperasi dan Jalan Otista
  • Museum Sri Baduga (Jalan BKR)
  • Pintu Masuk ITC Kebon Kalapa (Jalan Moh. Toha)
  • Jalan Naripan (dekat Warung Makan Ceu Mar)

Farhan menjelaskan, akan ada dua jenis jalur BRT:

  • Dedicated Lane dengan marka jalan (pembatas cat di aspal)
  • Separator beton sebagai jalur eksklusif kendaraan BRT

BRT Diharapkan Dongkrak Sektor Pariwisata dan UMKM

Selain untuk memperbaiki sistem transportasi, kehadiran halte BRT di titik-titik wisata di Kota Bandung diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung UMKM lokal.

“Seperti di Tegallega depan Museum Sri Baduga, atau kuliner legendaris di Ceu Mar, halte BRT bisa membantu menarik lebih banyak pelanggan,” ujar Farhan.

Jam Operasional dan Pengamanan Halte BRT Bandung

BRT Bandung Raya direncanakan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi halte agar tidak disalahgunakan.

“Kalau malam, halte BRT ditutup menggunakan pagar besi agar tidak dijadikan tempat menginap atau toilet umum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya jalur khusus BRT Bandung kemacetan Bandung Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.