bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merespons kabar hilangnya pengemudi ojek online (ojol), Diki Akbari (23), yang tak diketahui keberadaannya setelah mengantarkan pesanan ke kawasan Dago, Kota Bandung.
Farhan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan perkembangan pencarian Diki yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (25/7) malam.
Hal itu disampaikan Farhan saat ditemui di Dispusip Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
“Orangnya menghilang? Nanti saya tanyakan ke polisi. Mudah-mudahan sudah ada laporannya. Belum ada laporan ke saya,” ujar Farhan.
Farhan memastikan Pemkot Bandung akan segera mengecek informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
“Baik, nanti kita cek ke polisi. Insyaallah segera,” katanya.
Diki Akbari diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu sekitar pukul 21.00 WIB untuk mengambil dan mengantarkan pesanan makanan ke wilayah Cihaurgeulis.
Setelah menyelesaikan pesanan tersebut, Diki kembali mendapat order ke kawasan Saparua dan Dago. Setelah berada di Dago, Diki sempat berkomunikasi dengan istrinya, Arni Mardiani.
Dalam komunikasi tersebut, Diki menyebut baterai telepon genggamnya dalam kondisi lemah. Arni kemudian meminta suaminya berhati-hati di jalan dan mengira Diki akan segera pulang.
Namun, hingga sekitar pukul 23.00 WIB, Diki tak kunjung tiba di rumah. Setelah itu, komunikasi terputus dan telepon genggamnya tidak lagi aktif.
Keluarga kemudian melaporkan hilangnya Diki ke Polsek Cibeunying Kidul. Hingga Rabu (29/7/2026), polisi masih melakukan penelusuran dan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan Diki.
Menanggapi kasus tersebut, Farhan mengatakan Pemkot Bandung memang tengah memperkuat komunikasi dengan kepolisian terkait persoalan keamanan di wilayah Kota Bandung.
“Soalnya sekarang komunikasi antara Pemkot dengan kepolisian berlangsung setiap hari karena kami mendapat tugas dari Pak Gubernur untuk melakukan penertiban bank keliling dan berbagai titik penataan kota,” tuturnya.
Menurut Farhan, aspek keamanan masyarakat menjadi perhatian pemerintah, termasuk dalam mengantisipasi tindak kriminal seperti begal.
“Gubernur juga memantau hampir setiap hari. Kami memastikan persoalan begal dan rasa aman masyarakat harus kembali,” katanya.
Farhan menegaskan Pemkot Bandung bersama kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Karena itu Pemerintah Kota Bandung bersama kepolisian akan terus bekerja setiap hari agar rasa aman masyarakat bisa kembali,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










