Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Jumat, 30 Oktober 2026 21:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Jumat, 30 Oktober 2026 20:42 WIB

Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory

Jumat, 30 Oktober 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

TMJ Sindir FIFA Usai Banding FAM Ditolak: Sanksi Malaysia Berat, Israel Tak Disentuh

By Aga GustianaRabu, 5 November 2025 09:10 WIB2 Mins Read
Tunku Ismail Idris atau lebih dikenal sebagai TMJ, bertemu langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Malaysia
Tunku Ismail Idris atau lebih dikenal sebagai TMJ, bertemu langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Malaysia. (Foto: X)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tunku Mahkota Johor (TMJ), Tunku Ismail ibni Sultan Ibrahim, kembali menjadi sorotan publik usai mengomentari keputusan FIFA yang menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dalam kasus tujuh pemain naturalisasi.

Menurut TMJ, keputusan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan justru sarat dengan kepentingan politik.

Keputusan itu diumumkan Komite Banding FIFA pada Senin (3/11/2025) malam waktu Malaysia. Dalam hasil sidang tersebut, FIFA tetap menjatuhkan hukuman kepada FAM atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Malaysia.

FAM dijatuhi denda sebesar CHF 350.000 (sekitar Rp7,3 miliar), sementara tujuh pemain tersebut masing-masing harus membayar CHF 2.000 (sekitar Rp41 juta) dan tidak diperbolehkan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.

Baca Juga:  Luis Milla Terancam Sanksi Hukum, Persib Bandung Ajukan Gugatan ke CAS

TMJ: FIFA Salah Terapkan Aturan

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, TMJ menyebut bahwa FIFA telah keliru dalam menerapkan aturan yang tertuang dalam FIFA Code. Menurutnya, pasal yang digunakan untuk menghukum pemain tidak tepat sasaran.

“Pasal 22 dalam FIFA Code menyatakan bahwa hukuman hanya berlaku bagi pihak yang memalsukan atau menggunakan dokumen palsu. Pemain tidak seharusnya dijatuhi sanksi,” tulis TMJ.

Ia juga menilai keputusan tersebut tidak berdasarkan hukum yang adil dan lebih berbau politik.

“Sanksi ini lebih bermotif politik daripada berdasar hukum,” tambahnya.

Baca Juga:  7 Pemain Naturalisasi Ikut Perkuat Timnas Indonesia di Pelatihan Piala Asia

Akan Bawa Kasus ke CAS

Pemilik klub Johor Darul Ta’zim (JDT) itu menegaskan komitmennya untuk mendukung para pemain dan FAM dalam memperjuangkan keadilan.

Ia memastikan akan membawa kasus ini ke Court of Arbitration for Sport (CAS), lembaga hukum olahraga internasional yang bersifat independen.

“Ada yang memilih diam, ada yang mencari kambing hitam. Saya memilih berjuang dan mendukung pemain sampai akhir, bahkan hingga ke CAS,” tegas TMJ.

TMJ Sindir Sikap FIFA terhadap Israel

Dalam unggahan berikutnya, TMJ kembali membuat pernyataan yang memicu diskusi hangat di dunia maya.

Baca Juga:  NDRC Indonesia Diakui FIFA, Jadi Satu-satunya di Asia dan Kelima Sedunia

Ia menilai FIFA bersikap tidak konsisten karena memberikan sanksi berat kepada Malaysia, sementara tidak mengambil tindakan terhadap Israel di tengah konflik Gaza yang menuai kecaman global.

“Saat FIFA tidak menghukum Israel, banyak yang mengutuk FIFA. Tapi ketika Malaysia dijatuhi sanksi, kalian malah memuji FIFA. Ini contoh nyata kemunafikan,” tulis TMJ dengan tagar #gameisrigged.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan luas, baik di kalangan publik Malaysia maupun pecinta sepak bola Asia.

Banyak yang menilai, TMJ menyuarakan rasa kecewa terhadap keputusan FIFA yang dianggap tidak konsisten dalam menegakkan keadilan di dunia sepak bola internasional

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS FAM FIFA Israel Pemain Naturalisasi sepak bola Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.