Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus

Minggu, 28 Juni 2026 02:00 WIB

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 01:00 WIB

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
  • Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Kezaliman, Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Desak Pemerintah Batalkan Proyek Eco City Rempang

By Fahlevi MercedesSelasa, 26 September 2023 20:12 WIB2 Mins Read
Warga Rempang
Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau. (Foto: Google Maps)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Bela Rempang menggelar aksi di Gedung Sate hingga Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (26/9/2023). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan yang salah satunya mendesak pemerintah membatalkan proyek Eco City.

Mereka yang turun aksi tersebut berasal dari sejumlah komponen masyarakat. Ada kalangan ulama, purnawirawan, akademisi, dan juga aktivis.

Peserta aksi, Asep Syaripudin menerangkan, demonstrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pada masyarakat Rempang yang kini tengah menghadapi konflik penggusuran tanah untuk proyek Eco City.

“Kita mendukung perjuangan masyarakat rempang untuk mengusir investor, kerena mereka tidak memberdayakan warga, kita menolak kezaliman, rempang itu Indonesia,” ujar Asep.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Buka Opsi Perpanjang Masa Darurat Sampah

Asep menuturkan, unjuk rasa tersebut tak luput dari sejumlah tuntutan yang dibawa. Satu di antaranya mendesak pemerintah pusat untuk mencabut atau membatalkan proyek yang akan menggusur lahan-lahan masyarakat Rempang, Batam.

“Mendesak pemerintah batalkan proyek rempang Eco City. Mengembalikan hak warga rempang, mereka tinggal ratusan tahun kalau belum ada sertifikat ya permudah,” kata Ketua Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar itu.

Kemudian, lanjut Asep, pemerintah pusat dalam melakukan pendekatan pada warga Rempang juga harus mengedepankan sopan santun. Asep menilai, saat ini yang terjadi di lapangan justru pendekatan yang berakhir pada kericuhan.

Baca Juga:  Deretan Makanan Khas Batak yang Melegenda, Nomor 4 Hidangan Raja dan Orang Istana

“Penanganan harus humanis, mereka bukan penumpang, ini penduduk yang sudah ada sejak Indonesia merdeka. Kita warga Indonesia menyikapi kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Asep, aksi yang digelar di Gedung Sate dan Gedung Merdeka memiliki arti yang mendalam. Dua gedung ini sangat bersejarah dan sangat tepat untuk menyuarakan dukungan pada warga Rempang yang saat ini menghadapi konflik agraria.

Baca Juga:  Tak Berpotensi Tsunami, Gempa Bumi Sukabumi Akibat Lempeng Indo-Australia

“Ini kan simbol pemerintah pusat di Bandung dan spirit gedung merdeka adalah perlawanan penjajahan. Kita akan terus berupaya agar tidak terjadi pembangunan,” tandasnya.

Untuk diketahui, aksi ini turut dihadiri oleh Letjen TNI Purn. Yayat Sudrajat, SE (Koord . Pejuang & Purnawirawan Siliwangi/ PPS), Mayjen TNI Purn. Deddy S Budiman (Ketum APP- TNI), Brigjen TNI Purn. Hidayat Poernomo (Ketum Gerakan Bela Negara), Dindin S Maolani, SH (Presidium FKP2B/ Inisiator PETISI 100), serta beberapa lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asep Syaripudin Eco City Featured Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Bela Rempang Rempang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.