bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciwangun akan segera dibongkar setelah proses pengalihan aset kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat rampung.
Hal tersebut disampaikan Dedi saat diwawancarai usai menghadiri groundbreaking pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).
Menurut Dedi, langkah pertama yang dilakukan Pemprov Jabar adalah menyelesaikan persoalan tenaga kerja yang selama ini bekerja di TPA Ciwangun agar proses penanganan dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru.
“Yang paling utama adalah saya rekrut tenaga kerjanya dulu. Pertama, tenaga kerja yang tidak ada kontraknya. Itu kan harus dialokasikan dulu dia kerja di mana. Kita rencanakan mereka menjadi tenaga kebersihan Pemprov Jabar,” ujar Dedi.
Ia mengatakan, untuk pekerja yang masih memiliki kontrak kerja, pemerintah akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
“Kemudian nanti bagaimana yang punya kontrak ketenagakerjaannya ingin kita lihat. Pokoknya minggu ini kita putuskan,” katanya.
Dedi juga membenarkan bahwa penanganan pekerja tersebut akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penyelesaian persoalan TPA Ciwangun dapat berlangsung lebih cepat.
“Iya, betul. Biar cepat penanganannya dan cepat selesai masalahnya,” ucapnya.
Selain penanganan tenaga kerja, Pemprov Jawa Barat juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPA Ciwangun. Pemeriksaan tersebut akan disertai pemberian stimulus kesehatan bagi warga yang terdampak.
“Nanti akan kita melakukan pemeriksaan semuanya ke warga. Pemprov Jabar akan memeriksa seluruh kesehatan warga di sana. Kemudian kita nanti memberikan stimulus untuk kesehatan warganya,” jelas Dedi.
Terkait pembongkaran TPA Ciwangun, Dedi menegaskan proses tersebut akan langsung dilakukan setelah status aset resmi beralih menjadi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Nanti setelah tercatat sebagai aset Pemprov, segera kita lakukan pembongkaran,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










