Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 20 Februari 2026 21:25 WIB
knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Jumat, 20 Februari 2026 21:20 WIB

Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya

Jumat, 20 Februari 2026 21:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
  • Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya
  • Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur
  • Link Video Botol Golda No Sensor Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran
  • Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji
  • Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar
  • Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tradisi Nasionalisme, TRAMP Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Ciremai

By SusanaMinggu, 17 Agustus 2025 20:50 WIB2 Mins Read
TRAMP kembali sukses membentangkan bendera merah putih raksasa di tebing Kawah Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (17/8/2025). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Perkumpulan Pendaki Gunung TRAMP kembali sukses membentangkan bendera merah putih raksasa di tebing Kawah Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (17/8/2025).

“Alhamdulillah, tradisi kita membentangkan bendera merah putih di Kawah Gunung Ciremai kembali berhasil. Setelah melakukan instalasi dan pengecekan safety sehari sebelumnya, tepat pukul 07.30 WIB tanggal 17 Agustus 2025, bendera berhasil terbentang,” ujar Ketua Umum TRAMP, Julianto Wibowo atau yang akrab disapa Iyan.

Tradisi Pengibaran Bendera di Gunung Tertinggi Jawa Barat

Gunung Ciremai yang memiliki ketinggian 3.078 mdpl menjadi saksi pembentangan bendera merah putih raksasa untuk ketiga kalinya oleh TRAMP. Kegiatan ini disebut Iyan sebagai legacy yang akan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, setelah bendera terbentang di dinding kawah, seluruh tim melakukan upacara penghormatan di Puncak Gunung Ciremai. Prosesi berjalan khidmat dengan semangat nasionalisme yang tinggi.

Ukuran Bendera Lebih Besar dan Tantangan Lebih Berat

Menurut Iyan, ukuran bendera merah putih yang dibentangkan tahun ini lebih besar dibanding sebelumnya. Hal itu membuat proses pengibaran jauh lebih menantang dan memerlukan tenaga ekstra.

Meski begitu, berbekal pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya serta latihan intensif beberapa pekan sebelum acara, para anggota muda TRAMP berhasil menyelesaikan misi dengan baik.

Keberhasilan ini juga didukung oleh Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Komunitas AKAR Kuningan, Pemkab Kuningan, BPBD Kuningan, serta PPGC Linggasana.

“Cuaca yang cerah dan dukungan dari berbagai pihak sangat membantu kelancaran pembentangan bendera merah putih tahun ini,” tambah Iyan.

Dorong Generasi Muda Cinta Alam dan Tanah Air

Iyan berharap, kegiatan pengibaran bendera di Gunung Ciremai bisa menumbuhkan kecintaan generasi muda pada alam, petualangan, sekaligus memperkuat rasa nasionalisme.

Namun ia menegaskan, pengibaran bendera di tebing kawah Gunung Ciremai tidak bisa dilakukan sembarangan. Persiapan matang, latihan intensif, serta perizinan resmi wajib ditempuh agar kegiatan berlangsung aman.

Jalur Pendakian Linggasana Jadi Pilihan

Menariknya, tahun ini TRAMP memilih jalur pendakian Linggasana, jalur yang relatif baru dan masih sepi pendaki. Pemilihan jalur ini sekaligus bertujuan mendorong potensi ekonomi masyarakat sekitar.

“Harapannya, jalur Linggasana bisa lebih populer sehingga berdampak positif bagi perekonomian warga. Tapi tetap harus dijaga kebersihan dan kelestariannya,” tegas Iyan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji

Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.