Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ditahan Malaysia 0-0, Timnas U-20 Terancam? Ini Skenario Garuda Muda Lolos Piala Asia

Selasa, 1 September 2026 17:31 WIB

Bakal Hadapi 3 Raksasa Asia, Ini Jadwal Lengkap Perjuangan Persib di ACL Two

Selasa, 1 September 2026 17:19 WIB

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Selasa, 1 September 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ditahan Malaysia 0-0, Timnas U-20 Terancam? Ini Skenario Garuda Muda Lolos Piala Asia
  • Bakal Hadapi 3 Raksasa Asia, Ini Jadwal Lengkap Perjuangan Persib di ACL Two
  • Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay
  • Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara
  • September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya
  • Tak Banyak Gaya, Mariano Peralta Bawa Persib Terbang ke Fase Grup ACL Two
  • Dikenal Sebagai Pendakwah, Aksi Ustaz Riza di Gym Malah Bikin Netizen Geram! Ada Apa?
  • Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis di Subang: Siswa SMK Bacok Ibu Kandung Gegara Masalah HP dan Ayam

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 09:20 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pembunuhan. (nuansamalut.com)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, digegerkan oleh peristiwa penganiayaan yang dilakukan seorang siswa SMK terhadap ibu kandungnya. Pelaku berinisial F (18), tega membacok Bayinah (51) dengan golok hanya karena masalah sepele terkait pembelian handphone dan ayam.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Sabtu malam, 4 Mei 2025. Usai melakukan aksinya, F langsung diamankan oleh warga setempat dan keluarganya. Video penangkapan F yang memperlihatkan dirinya dengan tangan dan kaki terikat viral di media sosial.

Kapolsek Kalijati, AKP Teguh Subang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa penganiayaan dipicu oleh pertengkaran kecil antara ibu dan anak. “Awalnya korban menasihati F terkait pembelian HP dan ayam. Pelaku merasa tersinggung, lalu mengambil golok dari dalam rumah dan menyerang ibunya dari belakang sambil mengucapkan takbir. Golok mengenai punggung korban,” jelas Teguh, Minggu (5/5/2025).

Baca Juga:  Bulan Ramadhan di Depan Mata, Cek Jadwal Libur Awal Puasa 2025

Luka Serius, Korban Jalani Operasi

Akibat serangan tersebut, Bayinah mengalami luka serius di bagian punggung dan kepala. Ia segera dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani operasi dan perawatan intensif.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk kakak pelaku yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Baca Juga:  Antara Ambisi dan Potensi, Orang Tua Harus Pahami Stres Akademik pada Siswa Demi Masa Depan

Dugaan Gangguan Kejiwaan

Kapolsek menambahkan, berdasarkan informasi keluarga, F diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak orang tuanya bercerai.

“Saat diinterogasi, pelaku terlihat diam dan matanya kosong. Keluarga menyebut F mulai bertingkah aneh setelah kembali tinggal bersama ibunya. Atas persetujuan keluarga, pelaku akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Cisarua,” ungkap Teguh.

Versi Keluarga: Masalah Sepele Jadi Penyebab

Ainil, kakak korban, mengungkapkan bahwa konflik bermula dari kesepakatan pembelian HP menggunakan uang hasil penjualan ayam. “Setengah ayam dijual buat beli HP, setengahnya lagi untuk kebutuhan makan. Tapi F malah menjual semua ayam tanpa sepengetahuan mama. Saat dinasihati, dia mungkin merasa tertekan, dan dendam yang selama ini dipendam akhirnya meledak,” katanya.

Baca Juga:  Subang Dilanda Longsor, 1 Orang Meninggal 12 Luka Ringan

Ainil juga membenarkan bahwa adiknya mulai berubah sejak perceraian orang tua mereka. “Dulu waktu SD-SMP dia normal. Tapi sejak dibawa ayah lalu kembali lagi ke rumah, perilakunya mulai aneh. Padahal Senin ini dia rencana ikut acara perpisahan sekolah,” tambahnya.

Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja, terutama dalam situasi keluarga yang penuh tekanan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

siswa Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya

Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah

Pesawat Militer AS Globemaster III Mendarat di Bandara Husein

Pendopo Kota Bandung Ditata Kembali ke Desain Masa Lalu, Bakal Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional Kelas A

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.