Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Kamis, 5 November 2026 09:22 WIB

Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026

Kamis, 5 November 2026 09:05 WIB

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Kamis, 5 November 2026 08:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?
  • Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Pengeroyokan di Bandung Berujung Kematian, Polisi Lakukan Eksumasi

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 11:03 WIB2 Mins Read
pria di bandung
Seorang pria di Bandung dikeroyok hingga tewas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video berdurasi singkat yang merekam aksi pengeroyokan brutal di Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, viral di media sosial. Insiden yang tragis itu berujung pada kematian seorang pria berinisial A.

Dalam rekaman video, korban yang mengenakan sweater dan topi hitam tampak datang bersama rekannya dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah. Namun, sebelum sempat turun dari kendaraan, ia langsung diserang oleh sekelompok pria yang memukulinya tanpa ampun. Meskipun ada yang mencoba melerai, serangan terus berlanjut hingga korban mengalami luka berat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, membenarkan adanya tindak pidana pengeroyokan di wilayah tersebut. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.

“Iya betul terkait video viral, saat ini kami tim gabungan sedang melaksanakan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap dan mengidentifikasi para pelaku yang melakukan aksi tindak pidana tersebut terhadap korban,” ujar Luthfi saat ditemui pada Jumat (18/7/2025).

Baca Juga:  Demi Konten! Emak-emak Ini Nekat Bercandain Ayat Suci, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Korban telah diidentifikasi dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Namun, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, polisi berencana melakukan eksumasi atau pembongkaran makam guna proses autopsi.

“Korban kami sudah identifikasi yaitu berinisial A, yang saat ini sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Rencana akan dilaksanakan eksumasi di hari Sabtu besok,” jelasnya.

Baca Juga:  Viral 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2' Bikin Geger! Pakar Bongkar Bahaya Link Full Video yang Bisa Bobol HP

Peristiwa pengeroyokan tersebut diketahui terjadi pada 8 Juli 2025. Namun, polisi baru menerima laporan dari pihak keluarga setelah korban dimakamkan.

“Jadi, untuk kronologis awal sebagaimana laporan oleh pihak keluarga, kejadian ini sebenarnya terjadi pada tanggal 8 Juli 2025. Korban meninggal dunia kemarin dan baru setelah dimakamkan, pihak keluarga datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,” terang Luthfi.

Setelah menerima laporan, aparat segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan tim forensik untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Polisi Simulasi Bentrok dengan Massa Aksi di Kabupaten Bandung

“Setelah ada laporan, kami segera melaksanakan olah TKP dan cek lokasi serta berkoordinasi ke dokter forensik untuk dilakukan eksumasi, guna mencari tahu penyebab pasti kematian korban,” imbuhnya.

Terkait pelaku dan motif pengeroyokan, Luthfi menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Polisi kini mengandalkan keterangan para saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi para pelaku.

“Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap atau mengidentifikasi para pelaku berbekal dari keterangan para saksi yang ada di TKP maupun dari CCTV,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baleendah Polresta Bandung video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.