Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung

Minggu, 21 Juni 2026 21:31 WIB

Bek Persib Ungkap Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Prancis Jadi Ancaman Serius Argentina

Minggu, 21 Juni 2026 20:17 WIB

Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat

Minggu, 21 Juni 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung
  • Bek Persib Ungkap Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Prancis Jadi Ancaman Serius Argentina
  • Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat
  • Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2
  • UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile
  • Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
  • TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Pengeroyokan di Bandung Berujung Kematian, Polisi Lakukan Eksumasi

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 11:03 WIB2 Mins Read
pria di bandung
Seorang pria di Bandung dikeroyok hingga tewas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video berdurasi singkat yang merekam aksi pengeroyokan brutal di Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, viral di media sosial. Insiden yang tragis itu berujung pada kematian seorang pria berinisial A.

Dalam rekaman video, korban yang mengenakan sweater dan topi hitam tampak datang bersama rekannya dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah. Namun, sebelum sempat turun dari kendaraan, ia langsung diserang oleh sekelompok pria yang memukulinya tanpa ampun. Meskipun ada yang mencoba melerai, serangan terus berlanjut hingga korban mengalami luka berat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, membenarkan adanya tindak pidana pengeroyokan di wilayah tersebut. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.

“Iya betul terkait video viral, saat ini kami tim gabungan sedang melaksanakan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap dan mengidentifikasi para pelaku yang melakukan aksi tindak pidana tersebut terhadap korban,” ujar Luthfi saat ditemui pada Jumat (18/7/2025).

Baca Juga:  RSUD Cibabat Dituding Lambat Tangani Pasien BPJS, Ini Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Korban telah diidentifikasi dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Namun, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, polisi berencana melakukan eksumasi atau pembongkaran makam guna proses autopsi.

“Korban kami sudah identifikasi yaitu berinisial A, yang saat ini sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Rencana akan dilaksanakan eksumasi di hari Sabtu besok,” jelasnya.

Baca Juga:  Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Peristiwa pengeroyokan tersebut diketahui terjadi pada 8 Juli 2025. Namun, polisi baru menerima laporan dari pihak keluarga setelah korban dimakamkan.

“Jadi, untuk kronologis awal sebagaimana laporan oleh pihak keluarga, kejadian ini sebenarnya terjadi pada tanggal 8 Juli 2025. Korban meninggal dunia kemarin dan baru setelah dimakamkan, pihak keluarga datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,” terang Luthfi.

Setelah menerima laporan, aparat segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan tim forensik untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga:  Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Hancur di Bandung, Polisi Ajak Orang Tua Awasi Anak

“Setelah ada laporan, kami segera melaksanakan olah TKP dan cek lokasi serta berkoordinasi ke dokter forensik untuk dilakukan eksumasi, guna mencari tahu penyebab pasti kematian korban,” imbuhnya.

Terkait pelaku dan motif pengeroyokan, Luthfi menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Polisi kini mengandalkan keterangan para saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi para pelaku.

“Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap atau mengidentifikasi para pelaku berbekal dari keterangan para saksi yang ada di TKP maupun dari CCTV,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baleendah eksumasi pengeroyokan bandung Polresta Bandung video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.