bukamata.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di Kampung Nagrak, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Senin (20/7/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor perempuan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk yang diduga langsung melarikan diri usai kejadian.
Saat ini, Satlantas Polresta Bandung tengah memburu pengemudi truk misterius tersebut dengan menyisir sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Korban Kecelakaan di Rancaekek Meninggal Dunia di Lokasi
Korban diketahui bernama Intan Permatasari (26), warga Kabupaten Garut. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi D 2615 VCH.
Berdasarkan informasi kepolisian, korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh di badan jalan dan mengalami benturan dengan truk yang melaju dari arah yang sama.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga menuju RSUD Cicalengka untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bandung–Garut
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, Iptu Lilim, menjelaskan bahwa laporan kecelakaan diterima sekitar pukul 08.00 WIB, tidak lama setelah peristiwa terjadi sekitar pukul 07.50 WIB.
Menurut hasil penyelidikan sementara, korban melaju dari arah Cicalengka menuju Rancaekek.
Saat melintasi lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali atas sepeda motornya hingga terjatuh ke badan jalan.
Pada saat bersamaan, sebuah truk yang melaju dari belakang diduga bersentuhan dengan korban dan terus melanjutkan perjalanan tanpa berhenti.
“Ada informasi dari saksi, korban jatuh terlebih dahulu, kemudian terjadi perkenaan dengan truk yang berada di sampingnya. Truk tersebut tidak berhenti setelah kejadian,” ujar Iptu Lilim, Senin (20/7/2026).
Pihak kepolisian belum menyampaikan identitas maupun jenis truk yang terlibat karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Polisi Buru Sopir Truk, CCTV Jadi Petunjuk Utama
Usai kejadian, pengemudi truk diduga langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada korban.
Untuk mengungkap identitas kendaraan tersebut, Satlantas Polresta Bandung kini melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Petugas juga menyisir rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi, baik sebelum titik kecelakaan, saat kejadian, maupun setelah kendaraan diduga melarikan diri.
“Kami sedang mencari truk beserta nomor polisinya. Tim dipimpin langsung untuk membuka rekaman CCTV di rumah warga maupun pertokoan di sekitar lokasi. Kami juga terus mencari saksi tambahan yang melihat kejadian,” kata Lilim.
Polisi berharap rekaman kamera pengawas dapat membantu mengidentifikasi kendaraan maupun pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Polisi: Dugaan Awal Dipicu Human Error
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyebut dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia (human error).
Korban diduga kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor hingga akhirnya terjatuh di jalur kendaraan.
Sementara itu, kondisi jalan dinilai tidak menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Menurut kepolisian, ruas Jalan Raya Bandung–Garut di lokasi kejadian memiliki kondisi yang cukup baik, dengan karakteristik jalan lurus, permukaan beton yang kering, marka jalan terlihat jelas, serta cuaca cerah saat peristiwa berlangsung.
Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian penyebab kecelakaan, termasuk peran kendaraan truk yang diduga terlibat.
Sepeda Motor Diamankan sebagai Barang Bukti
Selain melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk, polisi juga telah mengamankan sepeda motor milik korban sebagai barang bukti.
Kendaraan tersebut mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp500 ribu.
Satlantas Polresta Bandung mengimbau masyarakat yang memiliki informasi, rekaman kamera dasbor (dashcam), maupun CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Polisi memastikan upaya pencarian terhadap sopir truk yang diduga terlibat tabrak lari tersebut masih terus dilakukan hingga identitas kendaraan berhasil diketahui.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









