Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inara Rusli Tagih Isbat Nikah, Insanul Fahmi Justru Hadir di Ulang Tahun Anak Bersama Mawa

Senin, 26 Oktober 2026 12:36 WIB

Teja Paku Alam Cedera, Lini Belakang Persib Bandung Kian Mengkhawatirkan

Senin, 26 Oktober 2026 12:16 WIB

Kartu Merah Jadi Petaka, Pelatih Garudayaksa Akui Timnya Dirugikan Lawan Persib

Senin, 26 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inara Rusli Tagih Isbat Nikah, Insanul Fahmi Justru Hadir di Ulang Tahun Anak Bersama Mawa
  • Teja Paku Alam Cedera, Lini Belakang Persib Bandung Kian Mengkhawatirkan
  • Kartu Merah Jadi Petaka, Pelatih Garudayaksa Akui Timnya Dirugikan Lawan Persib
  • Tragedi Maut Pasar Caringin Bandung: Pemicu Bentrokan, Fakta Korban, dan Respons Farhan
  • Sempat Lambaikan Tangan, Atlet Selam Peraih 2 Emas Porprov Jateng Meninggal saat Bertanding
  • Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Daftar Pelanggaran yang Diincar
  • Menang Dramatis di Menit 90+1, Igor Tolic Larang Persib Larut dalam Euforia
  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Oktober 2026: Rp2,54 Juta, Buyback Rp2,33 Juta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tunjangan Kinerja PNS 2025 Naik Fantastis, Tertinggi Capai Rp33,2 Juta per Bulan

By SusanaRabu, 9 Juli 2025 04:00 WIB2 Mins Read
CPNS Kemenag
Ilustrasi PNS. Foto: Internet.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pengesahan Perpres ini dilakukan pada 27 Maret 2025, namun kembali ramai diperbincangkan publik karena besaran tukin yang fantastis, khususnya untuk kelas jabatan tertinggi.

Tukin Tertinggi PNS Tembus Rp33,2 Juta

Dalam Perpres tersebut, disebutkan bahwa tunjangan kinerja tertinggi mencapai Rp33.240.000 per bulan, atau lebih dari 5 kali lipat gaji pokok PNS golongan IVe dengan masa kerja 32 tahun.

Sebagai catatan, tunjangan kinerja merupakan komponen penghasilan di luar gaji pokok yang diberikan berdasarkan penilaian kinerja pegawai. Besaran tukin PNS berbeda-beda tergantung anggaran masing-masing kementerian.

Namun dalam konteks Perpres Nomor 19 Tahun 2025, hanya PNS di lingkungan Kemendiktisaintek yang masuk dalam 17 kelas jabatan yang berhak menerima tukin tersebut.

Berikut rincian tunjangan kinerja PNS 2025 berdasarkan kelas jabatan:

  • Kelas jabatan 17: Rp33.240.000
  • Kelas jabatan 16: Rp27.577.500
  • Kelas jabatan 15: Rp19.280.000
  • Kelas jabatan 14: Rp17.064.000
  • Kelas jabatan 13: Rp10.936.000
  • Kelas jabatan 12: Rp9.896.000
  • Kelas jabatan 11: Rp8.757.600
  • Kelas jabatan 10: Rp5.979.200
  • Kelas jabatan 9: Rp5.079.200
  • Kelas jabatan 8: Rp4.595.150
  • Kelas jabatan 7: Rp3.915.950
  • Kelas jabatan 6: Rp3.510.400
  • Kelas jabatan 5: Rp3.134.250
  • Kelas jabatan 4: Rp2.985.000
  • Kelas jabatan 3: Rp2.898.000
  • Kelas jabatan 2: Rp2.708.250
  • Kelas jabatan 1: Rp2.531.250

Tukin Dihitung Sejak Januari 2025

Meskipun disahkan pada Maret, pembayaran tunjangan kinerja PNS 2025 mulai dihitung sejak 1 Januari 2025. Namun, tidak semua PNS menerima nominal penuh sebagaimana tercantum di atas.

Bagi PNS yang menjabat sebagai pejabat fungsional dan menerima tunjangan profesi, maka tukin dibayarkan hanya sebesar selisih antara tukin dan tunjangan profesi. Bila tunjangan profesi lebih besar, maka yang dibayarkan adalah tunjangan profesi saja.

PNS Wajib Lanjutkan Reformasi Birokrasi

Selain menerima tunjangan kinerja, setiap PNS juga diharuskan mempertahankan kinerja dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab atas insentif besar yang diberikan negara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi Maut Pasar Caringin Bandung: Pemicu Bentrokan, Fakta Korban, dan Respons Farhan

Sempat Lambaikan Tangan, Atlet Selam Peraih 2 Emas Porprov Jateng Meninggal saat Bertanding

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Daftar Pelanggaran yang Diincar

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Oktober 2026: Rp2,54 Juta, Buyback Rp2,33 Juta

Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan

Kabar Duka! Bobotoh 16 Tahun Meninggal Usai Laga Persib di Pakansari

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.