Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Spionase di Tengah Gencatan Senjata: Iran Ringkus Kuartet Terduga Mata-mata Israel

Kamis, 16 April 2026 18:12 WIB

Di Balik Gaji Kecil: Ketulusan Luar Biasa Pak Untung Mengajar Meski Fisik Terbatas

Kamis, 16 April 2026 18:03 WIB

Eliano Reijnders vs Ivar Jenner: Duel Sahabat di Laga Krusial Dewa United Kontra Persib

Kamis, 16 April 2026 17:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Spionase di Tengah Gencatan Senjata: Iran Ringkus Kuartet Terduga Mata-mata Israel
  • Di Balik Gaji Kecil: Ketulusan Luar Biasa Pak Untung Mengajar Meski Fisik Terbatas
  • Eliano Reijnders vs Ivar Jenner: Duel Sahabat di Laga Krusial Dewa United Kontra Persib
  • Rafael Situmorang: Posisi Kepolisian Ideal di Bawah Presiden, Tapi Pengawasan Harus Diperkuat
  • Bikin Bule Brasil Betah! Orang Persib Ini Tak Ingin Tinggalkan Bandung
  • Dugaan Pencabulan Balita di Garut, Ibu Korban Berjuang Penjarakan ‘Abah’ Terduga Pelaku
  • Dulu Dihujat, Sekarang Disalut! Transformasi Luar Biasa Anak Punk Gunungkidul
  • Unpad Ambil Sikap, Dosen Terduga Kasus Kekerasan Seksual Langsung Dinonaktifkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Unpad Ambil Sikap, Dosen Terduga Kasus Kekerasan Seksual Langsung Dinonaktifkan

By SusanaKamis, 16 April 2026 16:19 WIB2 Mins Read
Kasus dugaan pelecehan seksual oleh guru besar Unpad terhadap mahasiswi exchange viral di media sosial. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) menonaktifkan sementara seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Rektor Unpad, Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menegaskan bahwa pihak kampus tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual dan akan menindaklanjuti setiap laporan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah menerima laporan secara lengkap, pada hari yang sama Unpad segera mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan. Unpad akan konsisten melakukan proses pembuktian dan penindakan sesuai perundang-undangan serta memprioritaskan keselamatan korban,” ujarnya di Sumedang, Kamis (16/4/2026).

Unpad Bentuk Tim Investigasi

Baca Juga:  Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

Langkah penonaktifan dilakukan setelah kampus menerima laporan lengkap terkait dugaan kasus yang melibatkan salah satu dosen atau guru besar tersebut.

Selain itu, Unpad juga membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran secara objektif dan menyeluruh. Tim ini melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur Senat Fakultas.

Baca Juga:  Sebagai Anggota MWA, Pj Gubernur Jabar Hadiri Rapat Pleno Pemilihan Rektor Unpad

Kampus Kedepankan Proses Hukum dan Perlindungan Korban

Pihak kampus menegaskan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses pembuktian agar tidak terjadi kesalahan keputusan, namun tetap berpihak pada korban.

“Unpad akan selalu memperhatikan prosedur pembuktian dengan seksama melalui perangkat yang ada agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, walaupun keberpihakan tetap kepada korban,” tegasnya.

Jika dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, Unpad memastikan akan menjatuhkan sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga:  Resmi, Pembangunan RSPTN Unpad Tahap 2 Pakai Skema KPBU

Komitmen Ciptakan Lingkungan Kampus Aman

Unpad menegaskan bahwa penanganan kasus kekerasan seksual bukan hanya dilakukan pada kasus ini saja, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan kondusif.

Pihak kampus juga mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dosen Unpad kasus kekerasan seksual kampus Rektor Unpad Satgas PPKS Universitas Padjadjaran Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Spionase di Tengah Gencatan Senjata: Iran Ringkus Kuartet Terduga Mata-mata Israel

Rafael Situmorang: Posisi Kepolisian Ideal di Bawah Presiden, Tapi Pengawasan Harus Diperkuat

kekerasan

Dugaan Pencabulan Balita di Garut, Ibu Korban Berjuang Penjarakan ‘Abah’ Terduga Pelaku

Tragedi Banjaran Bandung! Warga Hanyut, Bencana Hidrometeorologi Makin Mengkhawatirkan

Solusi Miliki Hunian Idaman, KPR bank bjb Beri Kepastian Bunga Jangka Panjang

Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.