bukamata.id – Dinamika pasar komoditas tanah air kembali memperlihatkan tren menarik di paruh pertengahan tahun ini. Bagi Anda yang sedang menyusun strategi keuangan atau berencana mengamankan aset dalam bentuk logam mulia, memantau pergerakan grafik harian adalah sebuah kewajiban sebelum melangkah ke butik logam mulia.
Memasuki perdagangan hari Selasa (23/6/2026), grafik harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau belum bergerak dari area tertingginya. Berdasarkan pembaruan data internal dari situs resmi Logam Mulia pada pagi hari pukul 06.15 WIB, harga beli untuk pecahan dasar satu gram masih bertengger di angka Rp 2.668.000.
Nilai tersebut menunjukkan pergerakan yang stagnan alias jalan di tempat apabila disandingkan dengan penutupan pasar pada hari sebelumnya. Sebagai catatan, pada awal pekan kemarin, harga emas sempat terpangkas tipis sebesar Rp 5.000 per gram dari posisi puncaknya yang sempat menyentuh Rp 2.673.000.
Dilema Investor: Amankan Aset Sekarang atau Menanti Jam Rilis Resmi?
Fenomena mandeknya harga emas di level tinggi ini memicu respons beragam dari para pelaku pasar. Di satu sisi, ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi global yang belum mereda membuat sebagian masyarakat bergegas memindahkan dana mereka ke instrumen safe haven ini. Emas dinilai sebagai pelindung nilai (wealth protector) yang paling tangguh dalam jangka panjang untuk melawan gerusan inflasi.
Namun, di sisi lain, tidak sedikit calon pembeli yang memilih menahan diri (wait and see). Hal ini dikarenakan PT Antam baru akan merilis nota harga resmi terbaru harian secara menyeluruh pada pukul 08.30 WIB setiap harinya. Perubahan harga setelah jam rilis tersebut kerap kali memengaruhi keputusan final para investor ritel.
Keunggulan utama dari produk Antam terletak pada variasi ukurannya yang sangat fleksibel. Bagi kalangan pemula yang memiliki anggaran terbatas, investasi bisa dimulai dari kepingan mini berukuran 0,5 gram. Sementara untuk korporasi atau investor bermodal besar, tersedia opsi ukuran jumbo hingga 1 kilogram yang menawarkan efisiensi biaya cetak per gramnya.
Rincian Harga Jual Emas Antam (Selasa Pagi, 23 Juni 2026)
Sebelum Anda mengunjungi gerai atau melakukan transaksi secara daring, berikut adalah rujukan harga pecahan emas Antam sebelum pembaruan berkala jam setengah sembilan pagi:
- Pecahan 0,5 gram: Rp 1.384.000
- Pecahan 1 gram: Rp 2.668.000
- Pecahan 2 gram: Rp 5.276.000
- Pecahan 3 gram: Rp 7.889.000
- Pecahan 5 gram: Rp 13.115.000
- Pecahan 10 gram: Rp 26.175.000
- Pecahan 25 gram: Rp 65.312.000
- Pecahan 50 gram: Rp 130.545.000
- Pecahan 100 gram: Rp 261.012.000
- Pecahan 250 gram: Rp 652.265.000
- Pecahan 500 gram: Rp 1.304.320.000
- Pecahan 1.000 gram (1 kg): Rp 2.608.600.000
Aspek Regulasi: Jangan Lupa Hitung Komponen Pajak Pembelian dan Buyback
Selain memantau fluktuasi harga murni, perencanaan investasi yang matang juga wajib memperhitungkan instrumen perpajakan. Sesuai dengan koridor hukum yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap aktivitas perdagangan emas batangan akan mengikat Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Berikut adalah skema tarif pajak yang wajib Anda ketahui:
- Pajak Saat Membeli Emas:
- Masyarakat yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) hanya dikenakan tarif 0,45 persen.
- Masyarakat yang belum memiliki atau tidak menyertakan NPWP dikenakan tarif lebih tinggi, yaitu 0,9 persen.
- Setiap pembeli nantinya akan mendapatkan bukti potong resmi sebagai lampiran laporan SPT tahunan.
- Pajak Saat Menjual Kembali (Buyback): Jika Anda berniat mencairkan aset emas Anda kembali ke PT Antam dengan nilai transaksi di atas Rp 10 juta, terdapat potongan langsung dengan ketentuan:
- Pemilik NPWP dikenakan potongan sebesar 1,5 persen.
- Non-NPWP dikenakan potongan sebesar 3 persen.
Melihat posisi harga yang bertahan di Rp 2.668.000 per gram ini, kalkulasi yang cermat mengenai tujuan finansial sangat diperlukan. Pastikan dana yang Anda gunakan merupakan “uang dingin” agar Anda bisa menikmati imbal hasil yang optimal dari tingginya likuiditas emas di masa depan. Tetap pantau pergerakan harga global yang dapat berubah sewaktu-waktu demi momentum transaksi yang tepat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










