Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Persib vs Persebaya Final Piala Presiden 2026: Mariano Peralta Starter atau Jadi Senjata Kejutan?

Rabu, 5 Agustus 2026 21:27 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk

Rabu, 5 Agustus 2026 21:14 WIB

Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo

Rabu, 5 Agustus 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Persib vs Persebaya Final Piala Presiden 2026: Mariano Peralta Starter atau Jadi Senjata Kejutan?
  • Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk
  • Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo
  • Bukan Pemain Pelapis! Umuh Ungkap Kualitas Skuad Persib yang Bikin Lawan Ketar Ketir
  • Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung
  • Garuda di Ujung Tanduk! Cek Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura
  • Persib Tak Siapkan Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Bidik Liga dan ACL 2
  • Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ustadz Adi Hidayat Spill Makna Mendalam di Balik ‘Bismillahirrahmanirrahim’

By SusanaSelasa, 26 November 2024 12:00 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. Foto: Youtube Adi Hidayat Official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam salah satu kajiannya, Ustadz Adi Hidayat mengungkap makna luar biasa lafal Bismillahirrahmanirrahim.

Allah SWT memulai setiap wahyu-Nya dalam Al-Qur’an dengan kalimat ini, yang mengisyaratkan pentingnya memulai segala sesuatu dengan menyebut nama-Nya yang penuh kasih sayang.

Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa meneladani Allah SWT, yang membuka setiap wahyu dengan kalimat tersebut, adalah kewajiban bagi setiap hamba.

“Jika Allah saja membuka firman-Nya dengan Bismillahirrahmanirrahim, maka setiap hamba lebih patut untuk memulai segala aktivitasnya dengan kalimat ini,” ujar UAH, dikutip dari YouTube @Assunnah321, Selasa (26/11/2024).

Lebih lanjut, UAH menjelaskan bahwa para ulama ahli Al-Qur’an menekankan pentingnya memahami setiap ayat dan surah secara mendalam.

Untuk itu, diperlukan metode interaksi yang dikenal dengan khams taats atau lima langkah.

Langkah pertama dalam metode ini adalah tamhid, yaitu pengantar yang memperkenalkan kita pada ayat dan surah yang akan dibaca.

Menurut UAH, tamhid mencakup beberapa hal, antara lain mengenal nama surah, alasan penamaannya, waktu turunnya, tempat turunnya, serta peristiwa yang melatarbelakangi turunnya surah tersebut.

Dengan memahami konteks ini, seseorang akan memiliki rasa penasaran dan motivasi untuk mengenal Al-Qur’an lebih dalam.

“Sebagai contoh, ketika kita membaca suatu surah, apakah kita sudah tahu kenapa surah itu dinamakan demikian? Dalam suasana apa surah itu diturunkan? Ini semua adalah bagian dari tamhid yang akan memotivasi kita untuk membaca Al-Qur’an dengan lebih bermakna,” jelasnya.

Langkah kedua dalam metode ini adalah tilawah, yaitu membaca Al-Qur’an dengan benar dan penuh pemahaman.

Membaca Al-Qur’an, menurut UAH, tidak sama dengan membaca teks biasa. Karena merupakan firman Allah, cara membacanya harus sesuai dengan tata cara yang benar.

“Kita diajarkan membaca sejak kecil dengan bimbingan. Begitu pula membaca Al-Qur’an, perlu pembimbing agar kita tidak salah dalam pengucapan,” jelasnya.

Selain tamhid dan tilawah, UAH mengingatkan pentingnya memahami makna dari kalimat Bismillahirrahmanirrahim.

Banyak orang tidak menyadari keutamaannya, sehingga enggan memulai aktivitas dengan menyebut kalimat ini. Padahal, keutamaannya sangat besar jika dipahami.

“Orang yang tidak mengenal keutamaan Bismillahirrahmanirrahim, apa manfaatnya, apa kemuliaannya, belum tentu mau memulai dengan kalimat ini. Itu sebabnya tamhid menjadi sangat penting,” katanya.

Proses tilawah juga menuntut seseorang untuk memahami bahwa membaca Al-Qur’an adalah aktivitas yang sakral.

UAH mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an dengan asal-asalan akan mengurangi keberkahan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kalimat keutamaan lafal Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo

Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.