Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 30 Juli 2026 02:00 WIB

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usulkan Ekonomi Kreatif Masuk Kurikulum Pendidikan Dasar, Koswara: Kunci Daya Saing

By SusanaSenin, 27 Januari 2025 02:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi ekonomi kreatif. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengusulkan agar ekonomi kreatif dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dasar.

Usulan ini bertujuan untuk memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri kreatif yang sedang berkembang pesat.

Koswara menyebutkan bahwa Kota Bandung memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif, didukung oleh ekosistem yang baik dan melimpahnya talenta-talenta berbakat di berbagai bidang.

“Ekonomi kreatif harus dikenalkan sejak dini. Saat ini, hubungan antara pendidikan dasar dan industri kreatif masih belum kuat. Oleh karena itu, kurikulum di sekolah dasar perlu diperkuat, termasuk dengan memperkenalkan sektor-sektor seperti pengembangan gim, yang membutuhkan kemampuan algoritma, storytelling, dan pemecahan masalah. Literasi digital kreatif sangat penting untuk menyiapkan generasi yang lebih kompetitif,” papar Koswara, Jumat (24/1/2025).

Koswara menambahkan, pengenalan ekonomi kreatif di tingkat pendidikan dasar bisa dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler serta edukasi formal.

Hal ini penting untuk membangun fondasi yang kuat bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan global, terutama di sektor-sektor yang saat ini sebagian besar dikuasai oleh pihak luar.

Selain mengusulkan pengintegrasian ekonomi kreatif dalam kurikulum, Koswara juga menyebutkan bahwa tim transisi pemerintahan saat ini tengah fokus pada pembenahan infrastruktur pendidikan.

Ia mengungkapkan masih ada beberapa sekolah di Bandung yang rawan banjir dan memerlukan langkah strategis untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Kami ingin membangun lingkungan belajar yang aman dan inovatif. Infrastruktur harus diperbaiki, dan ini menjadi prioritas,” kata Koswara.

Lebih lanjut, Koswara menegaskan pentingnya membangun ekosistem kreatif yang kuat melalui pameran seni, perlombaan, dan jejaring yang dapat dimulai dari pendidikan dasar.

Menurutnya, seni merupakan bagian penting dari ekonomi kreatif, dan Kota Bandung harus memanfaatkan potensi ini sebaik-baiknya.

“Dengan banyaknya talenta yang ada di Bandung, kami perlu mendorong ekosistem seni yang lebih kuat. Semua bisa dimulai dari sekolah dasar, dengan mengadakan kegiatan seperti pameran seni, lomba kreatif, dan kolaborasi antar sekolah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara ekonomi kreatif kurikulum pendidikan dasar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.