Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usung Tema Kolaborasi, Peruji Gelar Indonesia Underwriting Summit 2024 di Bandung

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 14:25 WIB3 Mins Read
Ketua Umum Peruj, Radix Yunanto. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (Peruji) menggelar acara Indonesia Underwriting Summit 2024 di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, Kamis (15/8/2024).

Ketua Umum Peruj, Radix Yunanto mengatakan, dalam penyelenggaraan summit yang kelima ini, pihaknya mengambil tema kolaborasi.

“Jadi kita melakukan kolaborasi seperti tadi yang disampaikan oleh Pak Iwan bahwa perlunya kolaborasi antara unit-unit yang berada dalam satu sircum perusahaan asuransi jiwa itu sendiri,” ucap Radix.

Radix mengatakan, pihaknya pun sudah merencanakan untuk menjalin kolaborasi dengan perusahaan asuransi dalam satu proses penerimaan bisnis asuransi jiwa.

“Supaya tidak ada saling salah menyalahkan, jadi semuanya itu dalam satu jalan yang sama, satu arah yang sama, bisa menentukan asumsi bareng-bareng. Sehingga pada gilirannya itu bisa membangun industri ini menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Radix mengaku cukup terkejut dengan antusias peserta yang hadir dalam acara Indonesia Underwriting Summit 2024 ini.

“Untuk kali ini kami agak surprise yah. Tadinya kami hanya menargetkan sekitar 150 orang, tapi untuk pendaftar sendiri mencapai lebih dari 200 orang. Jadi kalau ditotal dengan tim-tim semuanya, yang hadir hari ini sekitar 250 orang,” imbuhmya.

Di sisi lain, pihaknya pun menyambut positif saran-saran yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami sangat menampung positif saran-saran dari OJK tadi. Dan kita memang sudah planning bahwa untuk tahun ini kami dengan Clean dan tahun depan kita dengan Acori,” katanya.

“Selain itu kami juga sudah menandatangani MoU dengan Amei, tujuannya untuk meningkatkan kualitas underwriter itu sendiri,” lanjutnya.

Disinggung soal masih adanya masyarakat yang meragukan perusahaan asuransi, Radix mengatakan jika hal tersebut menjadi bagian dari tugasnya untuk terus mensosialisasikan keberadaan asuransi ini.

“Tapi saya kira, kita sudah mulai berjalan dengan baik, kemarin itu ada pemaparan dari Dirut BPJS, dengan kesuksesan BPJS itu di dalam memberikan jaminan kepastian pertanggungan, itu saya rasa menjadi satu termin yang positif bagi industri asuransi,” jelasnya.

“Akhirnya kita semua akan sadar nantinya, oh ternyata dengan adanya BPJS, dengan adanya asuransi, dengan BPJS yang semakin baik hari ini, ternyata asuransi itu memang dibutuhkan, sehingga nanti meningkatkan kesadaran,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun berterima kasih kepada BPJS yang juga ikut berperan dalam sosialisasikan pentingnya asuransi bagi masyarakat.

“Karena BPJS inilah dengan progres yang semakin membaik itu akan memicu orang ‘wah kalau BPJS kan batasannya sekian, kalau mau lebih kemana?’, ya larinya ke asuransi komersial,” ungkapnya.

“Saya kira itulah sekarang, jadi itu masalah edukasi dan memang itu jadi tanggung jawab kita bersama para perusahaan asuransi, bagaimana kita mengedukasi masyarakat ini supaya asuransi jiwanya ada,” tandasnya.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Underwriting Summit 2024 Kota Bandung Peruji Underwriter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.