Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral di Telegram! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Penipuan Online?

By SusanaSelasa, 14 April 2026 12:00 WIB3 Mins Read
Viral video ibu tiri vs anak tiri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Belakangan ini, pencarian video berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” berdurasi sekitar 7 menit kembali meningkat di berbagai platform media sosial.

Mulai dari TikTok, X (Twitter), hingga Telegram, konten ini ramai diburu dalam berbagai versi seperti “Part 2 di kebun sawit” hingga “versi dapur” yang diklaim sebagai lanjutan cerita.

Namun di balik tingginya rasa penasaran publik, muncul peringatan serius terkait ancaman keamanan digital yang mengintai pengguna internet.

Modus Baru: Konten Viral Dijadikan Umpan Link Berbahaya

Fenomena ini tidak hanya sekadar viral biasa. Di balik label sensasional seperti “full no sensor”, sejumlah akun tidak dikenal diduga memanfaatkan tren tersebut untuk menyebarkan link mencurigakan yang berpotensi membahayakan pengguna.

Modusnya sederhana: memancing rasa penasaran, lalu mengarahkan pengguna untuk mengklik tautan eksternal yang diklaim berisi video lengkap.

Padahal, sekali klik, pengguna bisa diarahkan ke situs berbahaya yang berpotensi mencuri data pribadi hingga akses finansial.

Dugaan Manipulasi Konten: Potongan Video Diduga Tidak Utuh

Hasil analisis literasi digital menunjukkan adanya sejumlah kejanggalan pada video yang beredar. Perbedaan kualitas gambar, lokasi, hingga pakaian yang dikenakan dalam beberapa potongan video mengindikasikan bahwa konten tersebut bukan satu rangkaian utuh.

Diduga kuat, video ini merupakan gabungan dari beberapa klip berbeda yang berasal dari luar negeri, kemudian disusun ulang dan diberi narasi lokal agar lebih mudah viral di Indonesia.

Strategi semacam ini kerap digunakan untuk meningkatkan engagement sekaligus memperluas sebaran tautan berbahaya.

Ancaman Siber: Phishing hingga Malware Mengintai Pengguna

Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa tautan yang tersebar di grup percakapan dan media sosial berpotensi menjadi pintu masuk kejahatan siber.

Beberapa ancaman yang sering digunakan dalam modus seperti ini antara lain:

  • Phishing: Tautan palsu untuk mencuri akun media sosial, email, atau data login
  • Malware / Spyware: File berbahaya (termasuk APK) yang dapat mencuri OTP dan mengakses mobile banking
  • Ransomware: Program yang mengunci perangkat dan meminta tebusan untuk membuka kembali akses

Jika pengguna tidak berhati-hati, dampaknya bisa serius, mulai dari kehilangan akun hingga saldo rekening yang terkuras tanpa disadari.

Risiko Hukum: Sebar Link Asusila Bisa Dipidana

Selain risiko digital, penyebaran link bermuatan konten tidak pantas juga memiliki konsekuensi hukum. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang ITE, distribusi konten yang melanggar kesopanan dapat dikenakan hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

Bahkan, membagikan tautan di grup WhatsApp atau kolom komentar media sosial, meskipun hanya sekadar ikut menyebarkan, tetap dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Pola Lama yang Terus Berulang di Dunia Digital

Fenomena ini menunjukkan pola yang terus berulang di ruang digital: konten sensasional diberi judul provokatif, ditambah label “Part 2” atau “full version”, lalu disebarkan melalui akun anonim untuk menarik klik sebanyak mungkin.

Tujuannya tidak selalu sekadar viral, tetapi juga bisa mengarah pada monetisasi ilegal hingga kejahatan siber yang lebih serius.

Imbauan: Jangan Tertipu Rasa Penasaran

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah tergoda dengan tautan yang tidak jelas sumbernya. Verifikasi informasi menjadi langkah penting sebelum mengklik atau membagikan sesuatu di media sosial.

Di era digital saat ini, rasa penasaran sesaat bisa berakibat panjang jika tidak diiringi kewaspadaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hoaks internet Ibu Tiri vs Anak Tiri keamanan digital kejahatan siber link berbahaya Telegram malware APK phishing Indonesia scam internet video viral 7 menit Video Viral TikTok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap

Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.