Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Minggu, 11 Oktober 2026 17:04 WIB

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Minggu, 11 Oktober 2026 16:02 WIB

Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat

Minggu, 11 Oktober 2026 15:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
  • Persib vs Dewa United Malam Ini, Bobotoh Wajib Tahu Aturan Stadion Si Jalak Harupat
  • Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya
  • Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung
  • Persib vs Dewa United: Igor Tolic Waspadai Egy, Tiga Pemain Maung Bandung Berpeluang Pulih
  • Chelsea Bantai Bournemouth 5-1, Henderson dan Joao Pedro Sama-sama Cetak Brace
  • Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Jemaah Haji Indonesia Tidur di Luar Tenda Mina, Diduga Akibat Over Capacity

By SusanaJumat, 29 Mei 2026 10:47 WIB3 Mins Read
Viral di media sosial kondisi memprihatinkan yang dialami ratusan jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial kondisi memprihatinkan yang dialami ratusan jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi. Mereka dilaporkan terpaksa tidur di luar tenda karena area maktab yang disediakan mengalami kelebihan kapasitas atau over capacity.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah video dan foto kondisi jemaah beredar di TikTok melalui akun @a.dimyati69 dan @marhabandluyufurrahman. Dalam unggahan itu terlihat banyak jemaah duduk hingga berbaring di area luar tenda dengan kondisi yang memprihatinkan.

Jemaah Lansia Dominasi Kondisi Terlantar di Mina

Situasi ini disebut semakin mengkhawatirkan karena sebagian besar jemaah yang terdampak merupakan kelompok lanjut usia atau lansia.

Mereka terlihat kesulitan mendapatkan tempat istirahat yang layak di tengah padatnya area tenda Mina saat puncak ibadah haji berlangsung.

Kondisi tersebut memicu keprihatinan publik di media sosial. Banyak netizen berharap pihak terkait segera mengambil langkah cepat demi kenyamanan dan keselamatan para jemaah.

Diduga Dipicu Kebijakan Pencopotan Penanda Tenda

Berdasarkan informasi yang beredar dari lapangan, masalah ini diduga dipicu perubahan kebijakan terkait sistem penandaan tenda jemaah.

Selama ini, petugas kloter dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) biasanya memasang tanda khusus di setiap kemah untuk memudahkan jemaah mengenali lokasi tenda mereka masing-masing.

Penanda tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi jemaah lansia, sekaligus menjaga keteraturan antar kloter.

Namun, kebijakan pencopotan tanda tenda yang disebut diinstruksikan oleh Wakil Menteri Haji memicu polemik di kalangan jemaah dan petugas lapangan.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan alasan bahwa tenda merupakan fasilitas bersama dalam satu kloter sehingga tidak boleh ada upaya “mengkapling” tempat tertentu.

Tenda Penuh, Banyak Jemaah Kehilangan Tempat Istirahat

Tanpa adanya penandaan yang jelas, batas antar kelompok jemaah disebut menjadi kabur. Akibatnya, terjadi tumpang tindih penempatan antar kloter maupun antar daerah asal jemaah.

Banyak jemaah dilaporkan mendapati tenda mereka sudah dipenuhi jemaah dari kelompok lain saat kembali dari rangkaian ibadah.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian jemaah akhirnya tidak mendapatkan tempat beristirahat dan memilih bertahan di luar tenda.

Desakan Evaluasi untuk PPIH dan Syarikah

Situasi ini memunculkan desakan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan pihak penyedia layanan atau syarikah agar segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Publik menilai sistem penempatan jemaah perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama saat puncak ibadah haji yang dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara.

Selain itu, dibutuhkan solusi darurat untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan hak dasar berupa tempat istirahat yang aman dan layak.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat Indonesia terus mengirimkan doa agar seluruh jemaah haji diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Viral Dugaan Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Pilih Tidur di Lobi

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.