bukamata.id – Sosok Hendrik Irawan kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya viral karena aksi joget sambil memamerkan penghasilan Rp6 juta per hari, kini ia menuai kritik akibat diduga parkir sembarangan di Bandung.
Aksi tersebut dinilai mengganggu pengguna jalan karena mobil mewah miliknya terlihat melintang hingga memakan badan jalan dan memicu kemacetan.
Dari Viral Joget hingga Tuai Kontroversi Baru
Nama Hendrik Irawan sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video dirinya berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial.
Dalam video tersebut, ia menyebut bisa meraup penghasilan hingga Rp6 juta per hari dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Namun, viralitas itu berujung polemik. Ia bahkan sempat mendatangi kantor polisi karena tidak terima videonya disebarkan dengan narasi negatif.
Dapur MBG Ditutup Usai Temuan Pelanggaran
Setelah kasus tersebut mencuat, Badan Gizi Nasional melakukan penelusuran dan menemukan sejumlah pelanggaran teknis, termasuk standar higienitas dapur yang tidak sesuai prosedur.
Akibatnya, dapur SPPG yang dikelola Hendrik pun ditutup. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Parkir Sembarangan Picu Kemacetan
Belum lama mereda, Hendrik kembali menjadi sorotan setelah mobil listrik BYD miliknya dengan nomor polisi D 1213 MBG terekam parkir sembarangan.
Dalam unggahan akun Instagram @bandungterkini, mobil tersebut terlihat berhenti di badan jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
“Bukannya prestasi, kali ini malah bikin susah warga Bandung karena mobil yang diduga miliknya terekam parkir sembarangan sampai bikin jalanan macet,” tulis akun tersebut.
Mobil Diamankan Polisi, Hendrik Siap Minta Maaf
Aktor sekaligus penyanyi Erwin Moron mengungkap bahwa dirinya dihubungi langsung oleh Hendrik melalui pesan pribadi.
Dalam keterangannya, Hendrik mengaku saat itu hendak menuju Bandung Electronic Center (BEC), namun terhambat karena adanya penutupan jalan sehingga memilih parkir di lokasi tersebut.
Saat ini, mobil miliknya telah diamankan di Polrestabes Bandung. Hendrik juga disebut akan membuat video permintaan maaf kepada warga.
“Beliau langsung menghubungi saya untuk meminta maaf ke warga Kota Bandung melalui video setelah mengambil mobilnya,” tulis Erwin melalui akun media sosialnya.
Sorotan Publik Terus Berlanjut
Kasus ini kembali memicu perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang menilai figur publik atau sosok yang tengah viral seharusnya lebih bijak dalam bersikap di ruang publik.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya tertib berlalu lintas demi kenyamanan bersama, terutama di kota besar seperti Bandung yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










