bukamata.id – Jagat maya dihebohkan dengan rekaman video aksi anarkis seorang pemuda yang menghadang serta merusak mobil pemudik di wilayah Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Insiden yang memperlihatkan kaca depan dan spion mobil hancur tersebut sempat viral sebelum akhirnya ditangani oleh pihak kepolisian.
Dalam potongan video yang beredar, pelaku terlihat mengejar mobil yang sedang melaju, lalu berhenti tepat di depannya untuk memblokade jalan. Penumpang di dalam kabin sempat merekam detik-detik saat pemuda tersebut turun dari motor, memukul spion hingga pecah, dan melempar benda keras ke arah kaca depan di bawah tatapan warga sekitar.
Pihak kepolisian dari Polres Ciamis segera bergerak cepat merespons kegaduhan ini. Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026).
“Benar kejadiannya kemarin (hari Jumat) di wilayah Sukamantri, Ciamis,” ujar Carsono saat memberikan keterangan, Sabtu (28/3/2026).
Menurut penjelasan AKP Carsono, personel Polsek Panjalu langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan mediasi. Beruntung, konflik ini tidak berlanjut ke ranah hukum karena kedua belah pihak memilih jalan kekeluargaan.
“Anggota Polsek Panjalu juga langsung respon cepat dan melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak. Hasilnya, kedua belah pihak sudah berdamai dan saling memaafkan,” tuturnya.
Pemicu kemarahan pelaku diduga kuat karena adanya miskomunikasi saat berkendara. Berdasarkan hasil pemeriksaan, insiden bermula ketika mobil pemudik tersebut hendak berputar arah. Di saat bersamaan, motor pelaku melintas dan hampir terjadi tabrakan. Merasa tidak terima, pelaku kemudian mengejar dan melakukan pengrusakan.
“Saat ini, pengendara motor sudah melakukan klarifikasi dan meminta maaf terhadap pengemudi mobil dan juga masyarakat. Tidak hanya itu pemuda itu juga sudah bersedia mengganti kerugian kepada pihak yang dirugikan, sehingga peristiwa itu telah selesai dengan berdamai oleh kedua belah pihak,” pungkas Carsono.
Sebagai penutup, kepolisian mengimbau warga untuk selalu menahan emosi di jalan raya dan memanfaatkan layanan call center 110 jika memerlukan bantuan petugas. Pelaku sendiri telah mengunggah video permohonan maaf secara terbuka melalui kanal Humas Polres Ciamis.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









