Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 11:30 WIB

Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu

Senin, 5 Oktober 2026 11:14 WIB
Sungai Cikapundung

Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang

Senin, 5 Oktober 2026 11:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung
  • Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu
  • Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang
  • 4 Assist Lawan Bangladesh, Ole Romeny Malah Diragukan Main di Final Indonesia vs Thailand
  • Jelang Duel Port FC vs Persib, Maung Bandung Kehilangan Banyak Pemain! Ini Daftarnya
  • Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram
  • Detik-detik Mencekam Kebakaran Ponpes di Cirebon, Warga dan Santri Bahu-membahu Padamkan Api Pakai Ember
  • Ambisi Digital Rp3,5 T vs Keadilan Ekologis: Sisi Gelap Proyek AI Data Center Jatiluhur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Rumah Makan Padang di Cirebon Dirazia Ormas Gegara Jual Harga Murah

By Aga GustianaSelasa, 29 Oktober 2024 19:08 WIB2 Mins Read
Aksi pencopotan tulisan 'Masakan Padang' di Cirebon. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial sebuah video yang menunjukan aksi pencopotan tulisan ‘Masakan Padang’ yang tertempel di etalase sebuah rumah makan di Cirebon, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 38 detik itu terlihat salah seorang mengenakan kemeja bertuliskan PRMPC atau Perhimpunan Rumah Makan Padang Cirebon yang mencopot plang masakan padang tersebut.

Dikabarkan, aksi tersebut merupakan razia terkait rumah makan Padang yang bukan dimiliki oleh orang Minang.

Penasihat PRMPC, Erlinus Tahar menanggapi viralnya video tersebut. Ia membantah jika aksi itu merupakan razia rumah makan Padang berdasarkan asal pemiliknya.

Baca Juga:  Jadi Terkenal dan Dimintai Foto, Pegi Setiawan Akui Sempat Nyamar Pakai Jilbab saat ke Luar Rumah

“Kami tidak pernah bermaksud merazia rumah makan Padang berdasarkan pemiliknya Minang atau bukan. Itu murni salah paham,” kata Erlinus kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).

Aksi yang dilakukan PRMPC itu, kata Erlinus, untuk melakukan penertiban bagi rumah makan Padang yang menawarkan harga murah, seperti dari Rp8 ribu atau Rp10 ribu.

Harga murah tersebut, jelas Erlinus, berpotensi merusak stabilitas harga di antara pengusaha rumah makan Padang di Cirebon.

Baca Juga:  Telan Biaya RP12 Miliar, Pj Gubernur Jabar Harap Perbaikan Jalan di Cirebon Tingkatkan Ekonomi Warga

“Harga yang sangat murah ini tentu berdampak pada omzet kami, karena dengan harga seperti itu, pengusaha sulit bertahan,” katanya.

Selain itu, Erlinus juga menepis kabar jika PRMPC berafiliasi dengan ormas atau memiliki agenda tertentu di luar kepentingan usaha.

“Kami ini hanya wadah silaturahmi sesama pedagang RM Padang di Cirebon, bukan ormas yang punya afiliasi tertentu,” jelasnya.

Baca Juga:  Generasi Sat-Set Cirebon Gelar Pelatihan Seni sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Adapun video yang beredar di media sosial bukan video resmi dari PRMPC. Video itu diunggah secara pribadi oleh salah satu rekannya.

“Kami mohon maaf bila ada yang salah paham. Itu bukan video resmi kami, dan ada kalimat-kalimat yang tidak mencerminkan sikap resmi PRMPC,” ujarnya.

“Mari kita bicarakan baik-baik jika ada pihak yang merasa dirugikan. Maksud kami hanya untuk menjaga kelangsungan usaha tanpa memandang etnis atau asal pemilik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung

Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu

Sungai Cikapundung

Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang

Detik-detik Mencekam Kebakaran Ponpes di Cirebon, Warga dan Santri Bahu-membahu Padamkan Api Pakai Ember

Ambisi Digital Rp3,5 T vs Keadilan Ekologis: Sisi Gelap Proyek AI Data Center Jatiluhur

Buku Perlinsos Sepanjang Hayat: Panduan Lengkap Semua Perlindungan Sosial di era Presiden Prabowo

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.