Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap

Selasa, 20 Oktober 2026 11:05 WIB

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Separator Exit Tol Soroja Tuai Pro-Kontra, PUTR Tegaskan Demi Keselamatan

By SusanaSenin, 19 Januari 2026 19:34 WIB2 Mins Read
1. Mobil sedan di jalan utama Bukamata.id, lalu lintas lancar di area perkotaan.
Pembangunan separator jalan di ruas Terusan Exit Tol Soroja, Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, viral di media sosial. Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id/ – Pembangunan separator jalan di ruas Terusan Exit Tol Soroja, Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, viral di media sosial.

Meski menuai beragam komentar, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung menegaskan pembangunan tersebut dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.

PPTK Jalan Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Agung Priatna, mengatakan separator dibangun sepanjang 1,50 kilometer dan dibagi dua arah, yakni menuju akses Tol Soroja dan ke arah Al-Fathu.

Dengan penataan itu, jalan dibagi menjadi jalur lambat selebar 4 meter dan jalur cepat 7 meter.

“Kalau dilihat dari historisnya, di lokasi itu sering terjadi kecelakaan dan parkir liar. Jadi separator ini dibuat untuk keamanan jalan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Agung, Selasa (19/1/2026).

Ia menjelaskan, jalur lambat diperuntukkan bagi pejalan kaki dan penyeberang jalan sekaligus menertibkan aktivitas yang tidak sesuai fungsi jalan.

Menurutnya, secara aturan tidak diperbolehkan adanya parkir maupun aktivitas berjualan di sepanjang jalur tersebut.

“Intinya ini untuk kelayakan jalan. Tidak boleh ada parkir liar atau aktivitas lain di badan jalan,” katanya.

Terkait masih adanya pengendara yang parkir sembarangan meski separator sudah terpasang, Agung menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub, kepolisian, dan Satpol PP untuk pengawasan dan penertiban.

“Koordinasi sudah dilakukan dengan Dishub dan Polsek,” ujarnya.

Agung menambahkan, keberadaan separator diharapkan mendorong pelaku usaha di sekitar lokasi untuk menyediakan kantong parkir sendiri. 

“Dengan separator ini, otomatis pengusaha-pengusaha membuat lahan parkir mandiri,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui respons dari pelaku usaha tidak seragam. Sebagian mendukung, namun ada juga yang keberatan.

“Dalam setiap pembangunan pasti ada yang pro dan kontra,” kata Agung.

Ke depan, Pemkab Bandung berencana melengkapi ruas tersebut dengan rambu lalu lintas.

“Nanti akan kita koordinasikan dengan Dishub untuk pemasangan rambu-rambu,” ujarnya.

Pemkab Bandung berharap penataan jalan di akses Tol Soroja ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.