Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta

Sabtu, 30 Mei 2026 22:24 WIB

Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield

Sabtu, 30 Mei 2026 20:41 WIB

Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib

Sabtu, 30 Mei 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
  • Bukan Gaji, Ini Penyebab Sebenarnya Persib Bandung Masuk Daftar Larangan Transfer FIFA
  • Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 31 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Bandung Barat Tandu Pasien Gegara Jalan Rusak

By Aga GustianaJumat, 18 April 2025 15:05 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Warga Sindangkerta, KBB, gotong pasien pakai tandu buatan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, kembali menyoroti kondisi jalan penghubung antar-desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Jalan sepanjang 4,8 kilometer yang menghubungkan lima desa—Cintakarya, Weninggalih, Mekarwangi, Wangunsari, dan Rancasenggang—telah lama dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan.

Jalan kabupaten tersebut terakhir kali diperbaiki pada tahun 2013, dan sejak itu tidak ada upaya lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Akses ini merupakan jalur vital bagi warga setempat, namun sebagian besar permukaannya kini dipenuhi bebatuan besar dan licin, dengan beberapa titik yang melewati kawasan hutan dan perbukitan. Jalan tersebut sangat sulit dilalui, terlebih bagi kendaraan roda dua yang rawan terguling saat melintas.

Baca Juga: Eks Muncikari Bongkar Tarif ‘Kencan’ Lisa Mariana, Dituding Peras Ridwan Kamil

Baca Juga:  Jawa Barat dan DKI Jakarta Jadi Sarang Pemain Judol

Kondisi semakin memprihatinkan ketika warga yang sakit harus digotong secara manual lantaran ambulans maupun kendaraan lainnya tidak bisa masuk ke area perkampungan.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Revan M Nurrizky di grup BARAYA URANG SINDANGKERTA memperlihatkan warga yang harus berjalan kaki dan menggotong pasien menggunakan peralatan seadanya demi membawa pasien menuju fasilitas kesehatan.

“Sudah berkali-kali warga harus menggotong orang sakit untuk ke rumah sakit karena jalan rusak parah, mobil tidak bisa masuk,” tulis Revan dalam unggahannya, dikutip Jumat (18/4/2025).

Baca Juga:  Bapenda Jabar Siapkan Transformasi Pajak, Permudah Layanan Badan Usaha

Video tersebut pun viral dan mengundang gelombang simpati serta kritik dari warganet. Banyak yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap hak-hak dasar masyarakat, termasuk akses transportasi yang layak.

“Mari perjuangkan hak kita. Fungsi pajak buat apa jika masyarakat masih kesulitan mendapat akses? Pajak makin tinggi, tapi jalan masih rusak,” tulis salah satu komentar.

Baca Juga: Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akan Realisasikan Cita-cita Pj Gubernur Jabar Bangun KRL Rute Bandung Raya

“Ampun Gusti,” sahut warganet lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat akses kesehatan, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan, ekonomi, dan mobilitas harian masyarakat. Aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen pun terganggu karena kendaraan pengangkut tidak bisa melintas.

Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan demi meningkatkan kualitas hidup dan menjamin keselamatan warga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jawa barat sindangkerta warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.