Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Main! Persib Bangkit Usai Dipermalukan Persija, Igor Tolic Ungkap Rahasia Mental Maung Bandung

Rabu, 23 September 2026 14:25 WIB

Jelang HJKB ke-216, Mahasiswa Tagih Progres Pemkot Bandung Tangani Sampah hingga Kemacetan

Rabu, 23 September 2026 14:03 WIB

Bikin Merinding! Bocah 6 Tahun Asal Cirebon Tundukkan Rider 8 Negara di Kejuaraan Dunia

Rabu, 23 September 2026 13:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Main! Persib Bangkit Usai Dipermalukan Persija, Igor Tolic Ungkap Rahasia Mental Maung Bandung
  • Jelang HJKB ke-216, Mahasiswa Tagih Progres Pemkot Bandung Tangani Sampah hingga Kemacetan
  • Bikin Merinding! Bocah 6 Tahun Asal Cirebon Tundukkan Rider 8 Negara di Kejuaraan Dunia
  • Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun di 21 Cabor, Esports Mulai Buru Medali
  • Sempat Terkendala Alat Berat, Crossing Drainase Ibrahim Adjie Akhirnya Rampung
  • 10 Pasangan Nikah Gratis di MPP Bandung, Dapat KTP, KK hingga Voucher Hotel
  • Sumber Air Menyusut Drastis hingga Ratusan Lahan Terbakar, Bupati Bandung Keluarkan Instruksi Darurat Hadapi Kemarau
  • Ngeri! Bentrokan Berdarah Diduga Ormas di Sukalarang Sukabumi, Polisi Turun Tangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Bandung Barat Tandu Pasien Gegara Jalan Rusak

By Aga GustianaJumat, 18 April 2025 15:05 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Warga Sindangkerta, KBB, gotong pasien pakai tandu buatan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, kembali menyoroti kondisi jalan penghubung antar-desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Jalan sepanjang 4,8 kilometer yang menghubungkan lima desa—Cintakarya, Weninggalih, Mekarwangi, Wangunsari, dan Rancasenggang—telah lama dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan.

Jalan kabupaten tersebut terakhir kali diperbaiki pada tahun 2013, dan sejak itu tidak ada upaya lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Akses ini merupakan jalur vital bagi warga setempat, namun sebagian besar permukaannya kini dipenuhi bebatuan besar dan licin, dengan beberapa titik yang melewati kawasan hutan dan perbukitan. Jalan tersebut sangat sulit dilalui, terlebih bagi kendaraan roda dua yang rawan terguling saat melintas.

Baca Juga: Eks Muncikari Bongkar Tarif ‘Kencan’ Lisa Mariana, Dituding Peras Ridwan Kamil

Baca Juga:  Ma’ruf Amin Sebut Pemangkasan Hibah Pesantren di Jabar Sebagai Anomali

Kondisi semakin memprihatinkan ketika warga yang sakit harus digotong secara manual lantaran ambulans maupun kendaraan lainnya tidak bisa masuk ke area perkampungan.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Revan M Nurrizky di grup BARAYA URANG SINDANGKERTA memperlihatkan warga yang harus berjalan kaki dan menggotong pasien menggunakan peralatan seadanya demi membawa pasien menuju fasilitas kesehatan.

“Sudah berkali-kali warga harus menggotong orang sakit untuk ke rumah sakit karena jalan rusak parah, mobil tidak bisa masuk,” tulis Revan dalam unggahannya, dikutip Jumat (18/4/2025).

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Diseminasi Aplikasi Sapawarga

Video tersebut pun viral dan mengundang gelombang simpati serta kritik dari warganet. Banyak yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap hak-hak dasar masyarakat, termasuk akses transportasi yang layak.

“Mari perjuangkan hak kita. Fungsi pajak buat apa jika masyarakat masih kesulitan mendapat akses? Pajak makin tinggi, tapi jalan masih rusak,” tulis salah satu komentar.

Baca Juga: Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Baca Juga:  Candaan Jadi Gubernur Jawa Barat, Sosok Ini Lempar Peringatan ke Dedi Mulyadi

“Ampun Gusti,” sahut warganet lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat akses kesehatan, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan, ekonomi, dan mobilitas harian masyarakat. Aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen pun terganggu karena kendaraan pengangkut tidak bisa melintas.

Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan demi meningkatkan kualitas hidup dan menjamin keselamatan warga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jawa barat warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jelang HJKB ke-216, Mahasiswa Tagih Progres Pemkot Bandung Tangani Sampah hingga Kemacetan

Sempat Terkendala Alat Berat, Crossing Drainase Ibrahim Adjie Akhirnya Rampung

10 Pasangan Nikah Gratis di MPP Bandung, Dapat KTP, KK hingga Voucher Hotel

Sumber Air Menyusut Drastis hingga Ratusan Lahan Terbakar, Bupati Bandung Keluarkan Instruksi Darurat Hadapi Kemarau

Ngeri! Bentrokan Berdarah Diduga Ormas di Sukalarang Sukabumi, Polisi Turun Tangan

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.