Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Plastik Melejit! Kedai Kopi di Bandung Ajak Pelanggan Bawa Tumbler Sendiri

Selasa, 7 April 2026 16:58 WIB

Benarkah Teuku Ryan? Ressa Rosano Akhirnya Bongkar Ciri-ciri Ayah Kandungnya: Clue-nya Orang Aceh!

Selasa, 7 April 2026 16:45 WIB
ilustrasi bansos

Lampu Kuning Ekonomi! Rupiah Terkapar Akibat ‘Perang’, APBN Mulai Terancam?

Selasa, 7 April 2026 16:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Plastik Melejit! Kedai Kopi di Bandung Ajak Pelanggan Bawa Tumbler Sendiri
  • Benarkah Teuku Ryan? Ressa Rosano Akhirnya Bongkar Ciri-ciri Ayah Kandungnya: Clue-nya Orang Aceh!
  • Lampu Kuning Ekonomi! Rupiah Terkapar Akibat ‘Perang’, APBN Mulai Terancam?
  • Jadwal Persib vs Bali United: Ujian Berat Maung Bandung di GBLA, Duel Perebutan Poin Krusial!
  • Alur Geger Aliran STJ di Tasikmalaya: Dari Larangan Salat Jumat Hingga Aksi Spontan Pembakaran oleh Warga
  • Viral Motor Listrik untuk SPPG di Jabar: Intip Spek Kendaraan Operasional Seharga Rp50 Juta
  • Jangan Tertipu! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 Heboh di Medsos, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya!
  • Putri Gus Dur Diam-Diam Menikah, Ini Profil Lengkap Suami Inayah Wahid
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 7 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Tagih Pembayaran Lahan, Pemkab Bandung Barat Masih Nunggak Sejak 2009

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 12:47 WIB2 Mins Read
Pemkab KBB
Lahan warga diduga dikuasi Pemkab KBB tapi belum dibayar pembebasan lahan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 126 warga Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menanti kejelasan nasib lahan milik mereka yang sejak 2009 telah masuk dalam rencana pembangunan kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat.

Meski telah lebih dari 16 tahun, lahan seluas sekitar 11 hektare tersebut belum juga dibebaskan atau dibayar oleh pemerintah daerah. Padahal, kawasan itu kini telah menjadi bagian dari kompleks perkantoran Pemda KBB, mencakup area depan, tengah, hingga belakang gedung-gedung pemerintahan.

“Sejak tahun 2009 lahan warga itu sudah masuk penlok (penetapan lokasi) untuk kantor Pemda KBB. Tapi hingga batas waktu Penlok habis tahun 2018, hingga sekarang gak ada kepastian mau dibeli atau tidak,” ungkap Dadang Alamsyah, salah satu warga Kampung Karyalaksana RT 03/05, Kamis (17/7/2025).

Status lahan yang “menggantung” membuat warga kesulitan melakukan aktivitas di atas tanah mereka sendiri. Mereka tak berani membangun atau menjualnya, karena berada dalam zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan Ibu Kota KBB. Proses mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pun menjadi kendala besar.

Baca Juga:  PN Bandung Gugurkan Praperadilan Muller Bersaudara atas Sengketa Tanah Dago Elos

“Kepastian jadi tidaknya dibebaskan oleh pemerintah daerah sangat berarti bagi kami, jangan diganggayong seperti sekarang,” keluh Dadang.

Warga berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, untuk menyampaikan keluhan yang telah lama tertunda. Surat permohonan audiensi telah dikirimkan ke Bupati dan Sekretaris Daerah pada 30 Juni 2025. Sebelumnya, perwakilan warga juga telah berdialog dengan Komisi III DPRD KBB.

Baca Juga:  301 Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Pemkab Segera Umumkan KLB

“Kemarin kami sudah beraudiensi dengan Komisi III DPRD KBB. Warga berharap bisa langsung berkomunikasi dengan Bupati, karena dinas teknis bisa bergerak ketika ada instruksi dari bupati sebagai bos mereka,” lanjutnya.

Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys, mendukung langkah warga dan mendesak Pemda segera memberi kepastian terkait pembebasan lahan yang sudah direncanakan sejak lama.

“Tanah mereka sudah terplot dalam siteplan zona Ibu Kota KBB. Sesuai aturan, bangunan tidak boleh didirikan atau diperjualbelikan. Warga sudah mematuhi, sekarang tinggal Pemda yang harus menepati,” kata Pither.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Barat Lunasi Utang Perbaikan Jalan Senilai Rp285 Miliar ke PT SMI

Menurutnya, total anggaran pembebasan lahan warga diperkirakan mencapai Rp176 miliar. Namun warga tetap membuka diri jika pembayarannya dilakukan secara bertahap hingga 10 tahun, selama ada kepastian yang jelas.

“Kalau oleh Pemda dibayar secara bertahap sampai 10 tahun, warga juga tidak keberatan, asal ada kepastian,” tegasnya.

Warga kini menanti langkah nyata dari Pemkab Bandung Barat untuk menyelesaikan persoalan yang telah mengendap selama lebih dari satu dekade. Kepastian pembebasan lahan menjadi kunci bagi mereka untuk melanjutkan kehidupan dan perencanaan masa depan tanpa bayang-bayang ketidakjelasan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kompleks pemda lahan belum dibayar Ngamprah pembebasan lahan Pemkab Bandung Barat sengketa tanah warga Mekarsari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Lampu Kuning Ekonomi! Rupiah Terkapar Akibat ‘Perang’, APBN Mulai Terancam?

Alur Geger Aliran STJ di Tasikmalaya: Dari Larangan Salat Jumat Hingga Aksi Spontan Pembakaran oleh Warga

Viral Motor Listrik untuk SPPG di Jabar: Intip Spek Kendaraan Operasional Seharga Rp50 Juta

Putri Gus Dur Diam-Diam Menikah, Ini Profil Lengkap Suami Inayah Wahid

Istri Ono Surono Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek

Dianggap Keluarga Ternyata Pelakor! Bos Grosir Bulukumba Bongkar 2 Anak Hasil Hubungan Gelap Suami dan Karyawan!

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Jangan Tertipu! Link Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ini Diduga Jebakan Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.