Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Jumat, 18 September 2026 14:57 WIB
peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Jumat, 18 September 2026 14:38 WIB

Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo

Jumat, 18 September 2026 14:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

341 Ribu Data Polisi Diduga Bocor Usai Penangkapan Pria yang Mengaku Bjorka

By Aga GustianaSelasa, 7 Oktober 2025 08:43 WIB3 Mins Read
Data Polri diduga bocor usai penangkapan pria yang mengaku Bjorka. (Foto: X)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Metro Jaya angkat bicara mengenai dugaan kebocoran data pribadi 341 ribu anggota Polri yang diduga dilakukan oleh peretas dengan nama samaran Bjorka. Isu ini mencuat setelah penyidik menangkap seseorang berinisial WFT di Minahasa, Sulawesi Utara, yang mengaku sebagai Bjorka.

Informasi dugaan peretasan pertama kali ramai dibicarakan setelah pakar keamanan siber Teguh Aprianto membagikan unggahan di platform X (Twitter) melalui akun @secgron. Ia menyebut data yang bocor mencakup nama lengkap, pangkat, satuan tugas, nomor telepon, hingga alamat email anggota Polri.

“Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker alias peniru. Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri,” tulis Teguh dalam unggahannya dikutip Selasa (7/10/2025).

Polda Metro Jaya Dalami Identitas WFT

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sosok WFT yang mengaku sebagai Bjorka.

Baca Juga:  Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?

“Kan sudah saya sampaikan, Wadirsiber juga sampaikan, everybody can be anybody di internet, siapapun bisa jadi siapa saja di internet,” kata Reonald di Polda Metro Jaya, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, penyidik belum dapat memastikan apakah WFT memiliki keterkaitan langsung dengan peretas Bjorka yang selama ini dikenal publik.

“Bisa saja ada yang mengakui Bjorka-bjorka lain atau ini, lagi didalami apakah Bjorka ini dengan identik dengan Bjorka yang sebelumnya kan juga akan didalami,” sambungnya.

Menurut Reonald, tim siber juga tengah menelusuri jejak digital WFT. Ia menyebut, WFT diketahui beberapa kali mengubah identitas di forum gelap internet (dark web).

Baca Juga:  Link Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor' Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

“Karena yang berhasil ditangkap ini kan sudah beberapa kali juga mengubah nama di dark web,” ucapnya.

Polda Metro Jaya juga memastikan akan menyelidiki lebih lanjut dugaan kebocoran data yang dilakukan oleh Bjorka asli.

“Itu kita dalami lagi,” pungkas Reonald.

Penangkapan WFT Berawal dari Laporan Bank Swasta

WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa, pada Selasa (23/9/2025). Penangkapannya berawal dari laporan sebuah bank swasta pada 17 April 2025. Dalam laporan tersebut, WFT diduga mengunggah tampilan database nasabah ke akun X @bjorkanesiaa, dan mengklaim telah meretas 4,9 juta akun nasabah.

Kasubdit IV Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, mengungkapkan motif WFT melakukan aksi tersebut adalah untuk memeras bank.

Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk Viral Masih Diburu Nitizen, Isu Pemeran Ditangkap Bikin Geger

Namun, rencana pemerasan itu gagal dilakukan karena pihak bank langsung melaporkan ke polisi sebelum WFT sempat bertindak lebih jauh.

Mengaku Sebagai Bjorka Sejak 2020

Hasil pemeriksaan menunjukkan WFT telah aktif di media sosial dengan identitas Bjorka sejak tahun 2020. Ia bahkan memiliki akun di dark forum dengan nama Bjorka. Pada 5 Februari 2025, akunnya sempat menjadi sorotan publik hingga akhirnya ia mengganti nama menjadi SkyWave.

Kini, WFT resmi ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 46 juncto Pasal 30 dan/atau Pasal 48 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keamanan Siber Polda Metro Jaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.