Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Sabtu, 26 September 2026 05:00 WIB

Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda

Sabtu, 26 September 2026 04:00 WIB

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Sabtu, 26 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

4.858 Warga Sumedang Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Tersebar di 8 Kecamatan

By Putra JuangSabtu, 11 Mei 2024 19:19 WIB1 Min Read
Ilustrasi penduduk miskin. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/aa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mencatat, saat ini terdapat 4.858 orang atau 954 KK yang termasuk golongan miskin ekstrem.

Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengatakan, jumlah tersebut tersebar di delepan kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Karena saat ini sudah terdata ada 4.858 orang atau 954 KK yang termasuk golongan miskin ekstrem yang tersebar di 8 kecamatan,” ucap Yudia, Sabtu (11/5/2024).

Yudia mengatakan, golongan yang masuk ke dalam miskin ekstrem adalah masyarakat yang mempunyai penghasilan Rp280 ribu per bulan. Apalagi jika ditambah dengan tangggungan hidup kepala kelurganya lebih dari dua orang.

Baca Juga:  Belum Tersentuh Teknologi Modern, Pengolahan Sampah di TPAS Cibeureum Masih Manual

Untuk itu, pihaknya akan berupaya dengan berbagai program dalam penghapusan kemiskinan ekstrem, salah satunya dengan melibatkan para alim ulama Muhammadiyah.

“Insya Allah dengan keterlibatan perangkat daerah dan jajaran Muhammadiyah Kabupaten Sumedang, kemiskinan ekstrem di Sumedang dapat dihapuskan sesuai dengan target,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jalan Conggeang-Ujungjaya Sumedang Ambles, Warga Diimbau Berhati-hati

Yudia mengatakan, kehadiran Muhammadiyah merupakan perjuangan dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumedang.

“Dengan kerja keras dan kerja sama semua pihak, termasuk di dalamnya jajaran organisasi Muhammadiyah, saya selaku Pj Bupati optimistis bahwa kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumedang akan nol persen pada bulan Desember,” tandasnya.

Baca Juga:  10 Tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warganet Geruduk Instagram Pj Bupati Sumedang

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Sumedang Pemkab Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.