Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Sampai Terlewat! Bansos September 2026 Bisa Dicek Online, Ini Caranya

Senin, 31 Agustus 2026 06:00 WIB

Cari Tempat Pijat dan Spa di Bandung? Ini 5 Lokasi yang Bisa Jadi Pilihan

Senin, 31 Agustus 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH-BPNT Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Jadwal dan Besaran Bantuan

Senin, 31 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Terlewat! Bansos September 2026 Bisa Dicek Online, Ini Caranya
  • Cari Tempat Pijat dan Spa di Bandung? Ini 5 Lokasi yang Bisa Jadi Pilihan
  • PKH-BPNT Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Jadwal dan Besaran Bantuan
  • Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026
  • Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut
  • Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini
  • Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP
  • 143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 31 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

7 Film Indonesia Angkat Isu Kekerasan Seksual: Ada Pasir Berbisik hingga Please Be Quiet

By Putra JuangSabtu, 18 Mei 2024 13:01 WIB4 Mins Read
Film Please Be Quiet. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kekerasan seksual menjadi hal yang kini ramai diperbicangkan oleh banyak kalangan. Pasalnya, belakangan ini ada banyak sekali kasus kekerasan seksual yang terjadi di masyarakat.

Beberapa sineas tanah air coba untuk mengekspresikan kasus kekerasan seksual itu dalam bentuk film. Beberapa film Indonesia tentang kekerasan seksual ini, tidak hanya sekedar mengeksploitasi kejadian korban namun juga menilik dari sisi lain.

Berikut ini 7 film Indonesia tentang kekerasan seksual yang ditampilkan dengan menarik dan edukatif tanpa mengeksploitasi kejadian yang menimpa korban, dilansir dari laman Kincir, Sabtu (18/5/2024).

1. Like and Share

Rilis tahun 2022, tema besar tentang kekerasan seksual ditampilkan dalam film ini. Setidaknya ada dua kisah tentang penyintas kekerasan seksual.

Satu tentang seseorang yang video syurnya tersebar satu lagi tentang penyintas perkosaan. Kedua karakter ini melewati masa sulit lantaran menjadi korban yang justru disudutkan masyarakat.

Namun Like and Share coba untuk melihat itu dari sudut pandang lain. Penonton diajak menyelami rasa ketakutan dan kesedihan yang dialami oleh penyintas kekerasan seksual.

Sembari menunjukan jika para penyintas juga harus bangkit dan kembali ke masyarakat dengan percaya diri yang penuh. Hal itu ditunjukan dari beberapa karakter yang mendukung para penyintas.

Baca Juga:  8 Rekomendasi Film Bertema Perjuangan, Cocok Ditonton saat HUT ke-79 RI

2. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Film Indonesia yang satu ini rilis tahun 2017. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak hadir dengan premis yang tidak biasa. Berkisah soal janda yang terancam karena rumahnya disatroni maling.

Bukan hanya disatroni, maling tersebut juga memperkosa Marlina. Namun Marlina melawan dengan memenggal kepala si maling dan membawanya ke kantor polisi sebagai pembuktian.

Film ini tidak berfokus hanya pada kekerasan seksual yang dialami oleh Marlina. Film ini justru berfokus pada nilai perlawanan yang dilakukan oleh Marlina dengan menebas leher pelaku dan berani bilang ke publik untuk membuktikan jika ia adalah seorang korban.

3. 27 Steps of May

Kelam, mungkin jadi kata yang tepat untuk gambarkan Film 27 Steps of May. Film ini berkisah tentang May yang hidupnya berubah setelah mendapat kekerasan seksual. May bahkan enggak berani keluar rumah karena trauma yang menimpa May benar-benar membuat hidupnya berubah.

Film Indonesia tentang kekerasan seksual ini tidak hanya mengeksploitasi apa yang menimpa May sebagai penyintas, tapi juga apa yang dirasa oleh keluarga terdekatnya. Film ini akan membuat penontonnya tetap iba melihat betapa terganggunya apa yang menimpa penyintas dan keluarganya.

Baca Juga:  Topeng Dukun Terbongkar! Pria di Bandung Cabuli Korban dengan Alasan Ritual Penyembuhan

4. Pasir Berbisik

Saat film Indonesia mati suri pada tahun 90-an, Pasir Berbisik hadir justru dengan premis yang enggak biasa. Membawa muatan cerita tentang kekerasan seksual.

Pasir Berbisik berkisah tentang Daya si pemeran utama yang mendapat pelecehan seksual dari teman ayahnya. Ia mengalami trauma yang hebat hingga jatuh sakit.

Pasir Berbisik juga memotret tentang pelaku pelecehan seksual yang menganggap dirinya bukan orang jahat dan merasa perbuatannya bukanlah hal yang salah. Tanpa eksploitasi berlebihan tentang kejadian pelecehan seksualnya, penonton akan bersimpati pada Daya yang mengalami trauma.

5. Please Be Quiet

Film Indonesia tentang kekerasan seksual juga datang dari sebuah film pendek berdurasi 20 menit ini juga ada segudang pesan moral yang menohok tentang kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang bisa penonton ambil.

Please Be Quiet berkisah tentang seorang karyawati yang mengalami pelecehan seksual oleh atasannya. Ia tidak bisa melawan dan menceritakan apa yang dia alami karena tekanan yang dia terima.

Pun begitu dengan temannya yang jadi saksi, dia juga tidak bisa berbuat banyak atas apa yang ia lihat. Kasus kekerasan seksual dalam film ini dibuat dengan pendekatan yang mungkin relate oleh banyak orang ketika hal tersebut terjadi di kantor.

Baca Juga:  Lewat CineFuture 2023, FTV UPI Harap Film Diperspektif sebagai Karya Seni

Penggambaran mulut yang hilang sudah cukup menampar penonton tentang terpojoknya korban kekerasan seksual.

6. Penyalin Cahaya

Penyalin Cahaya jadi film terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2021 lalu. Film ini menyoroti kisah tentang Suryani yang menjadi korban pelecehan seksual setelah foto dirinya tersebar ke masyarakat

Suryani mencoba melawan namun yang terjadi justru perundungan bersamaan dengan dihilangkannya beasiswa yang ia dapatkan.

Film ini menyoroti tentang perjuangan seorang Suryani untuk membuktikan jika dia enggak bersalah. Bukan hanya berfokus pada sekadar apa yang menimpa dirinya.

Sayangnya film ini justru mendapat masalah setelah penulis skenarionya dikabarkan melakukan tindak pelecehan seksual.

7. Dear Nathan Thankyou Salma

Hadir sebagai film ke tiga Dear Nathan coba memberi sentuhan baru. Dari sebuah kisah percintaan remaja berubah jadi sebuah kisah romansa yang lebih matang, mengangkat latar Nathan dan Salma di kampus, film ini juga menyoroti tentang kasus kekerasan seksual yang terjadi terhadap salah seorang kawan Nathan.

Film ini mampu memberikan perspektif tentang teman-teman korban yang terus mendampingi korban dan melawan pelaku kejahatan seksual meskipun pelakunya adalah orang terdekat mereka. Seengaknya film ini menampilkan apa yang harusnya dilakukan oleh orang sekeliling terhadap korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

film film indonesia Kekerasan Seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cari Tempat Pijat dan Spa di Bandung? Ini 5 Lokasi yang Bisa Jadi Pilihan

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!

Game Free Fire

Buruan Tukarkan! Kode Redeem FF 30 Agustus 2026 Bisa Dapat Skin SG2 dan Emote

Sah Secara Agama Tapi Salahi Etika? Pernikahan Ustaz Khalifah dan Adik Ipar Menuai Perdebatan Panas

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp48 Ribu, Segini Harganya

Kode Redeem FF 30 AGUSTUS 2026: Jangan Sampai Telat, Klaim Skin Weapons & Bundle Gratisan Ini!

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 25 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.