Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peredaran narkoba

Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen

Rabu, 21 Oktober 2026 14:02 WIB
PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Rabu, 21 Oktober 2026 13:45 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 13:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen
  • ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi
  • BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM
  • Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja, Ini Informasi Jadwal dan Cara Ceknya
  • STY Buka Suara soal Wacana Pengurangan Poin Persija, Singgung Aturan FIFA
  • Ini Alasan Persib Bisa Pertahankan Marc Klok hingga Pensiun seperti Jupe
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

7 Film Indonesia Angkat Isu Kekerasan Seksual: Ada Pasir Berbisik hingga Please Be Quiet

By Putra JuangSabtu, 18 Mei 2024 13:01 WIB4 Mins Read
Film Please Be Quiet. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kekerasan seksual menjadi hal yang kini ramai diperbicangkan oleh banyak kalangan. Pasalnya, belakangan ini ada banyak sekali kasus kekerasan seksual yang terjadi di masyarakat.

Beberapa sineas tanah air coba untuk mengekspresikan kasus kekerasan seksual itu dalam bentuk film. Beberapa film Indonesia tentang kekerasan seksual ini, tidak hanya sekedar mengeksploitasi kejadian korban namun juga menilik dari sisi lain.

Berikut ini 7 film Indonesia tentang kekerasan seksual yang ditampilkan dengan menarik dan edukatif tanpa mengeksploitasi kejadian yang menimpa korban, dilansir dari laman Kincir, Sabtu (18/5/2024).

1. Like and Share

Rilis tahun 2022, tema besar tentang kekerasan seksual ditampilkan dalam film ini. Setidaknya ada dua kisah tentang penyintas kekerasan seksual.

Satu tentang seseorang yang video syurnya tersebar satu lagi tentang penyintas perkosaan. Kedua karakter ini melewati masa sulit lantaran menjadi korban yang justru disudutkan masyarakat.

Namun Like and Share coba untuk melihat itu dari sudut pandang lain. Penonton diajak menyelami rasa ketakutan dan kesedihan yang dialami oleh penyintas kekerasan seksual.

Sembari menunjukan jika para penyintas juga harus bangkit dan kembali ke masyarakat dengan percaya diri yang penuh. Hal itu ditunjukan dari beberapa karakter yang mendukung para penyintas.

Baca Juga:  Catat, Ini Jadwal Rilis Film Deadpool & Wolverine di Disney+

2. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Film Indonesia yang satu ini rilis tahun 2017. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak hadir dengan premis yang tidak biasa. Berkisah soal janda yang terancam karena rumahnya disatroni maling.

Bukan hanya disatroni, maling tersebut juga memperkosa Marlina. Namun Marlina melawan dengan memenggal kepala si maling dan membawanya ke kantor polisi sebagai pembuktian.

Film ini tidak berfokus hanya pada kekerasan seksual yang dialami oleh Marlina. Film ini justru berfokus pada nilai perlawanan yang dilakukan oleh Marlina dengan menebas leher pelaku dan berani bilang ke publik untuk membuktikan jika ia adalah seorang korban.

3. 27 Steps of May

Kelam, mungkin jadi kata yang tepat untuk gambarkan Film 27 Steps of May. Film ini berkisah tentang May yang hidupnya berubah setelah mendapat kekerasan seksual. May bahkan enggak berani keluar rumah karena trauma yang menimpa May benar-benar membuat hidupnya berubah.

Film Indonesia tentang kekerasan seksual ini tidak hanya mengeksploitasi apa yang menimpa May sebagai penyintas, tapi juga apa yang dirasa oleh keluarga terdekatnya. Film ini akan membuat penontonnya tetap iba melihat betapa terganggunya apa yang menimpa penyintas dan keluarganya.

4. Pasir Berbisik

Baca Juga:  Topeng Dukun Terbongkar! Pria di Bandung Cabuli Korban dengan Alasan Ritual Penyembuhan

Saat film Indonesia mati suri pada tahun 90-an, Pasir Berbisik hadir justru dengan premis yang enggak biasa. Membawa muatan cerita tentang kekerasan seksual.

Pasir Berbisik berkisah tentang Daya si pemeran utama yang mendapat pelecehan seksual dari teman ayahnya. Ia mengalami trauma yang hebat hingga jatuh sakit.

Pasir Berbisik juga memotret tentang pelaku pelecehan seksual yang menganggap dirinya bukan orang jahat dan merasa perbuatannya bukanlah hal yang salah. Tanpa eksploitasi berlebihan tentang kejadian pelecehan seksualnya, penonton akan bersimpati pada Daya yang mengalami trauma.

5. Please Be Quiet

Film Indonesia tentang kekerasan seksual juga datang dari sebuah film pendek berdurasi 20 menit ini juga ada segudang pesan moral yang menohok tentang kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang bisa penonton ambil.

Please Be Quiet berkisah tentang seorang karyawati yang mengalami pelecehan seksual oleh atasannya. Ia tidak bisa melawan dan menceritakan apa yang dia alami karena tekanan yang dia terima.

Pun begitu dengan temannya yang jadi saksi, dia juga tidak bisa berbuat banyak atas apa yang ia lihat. Kasus kekerasan seksual dalam film ini dibuat dengan pendekatan yang mungkin relate oleh banyak orang ketika hal tersebut terjadi di kantor.

Penggambaran mulut yang hilang sudah cukup menampar penonton tentang terpojoknya korban kekerasan seksual.

Baca Juga:  Intip 4 Film Terbaru Joko Anwar yang Siap Tayang di Bioskop Sepanjang 2025-2026

6. Penyalin Cahaya

Penyalin Cahaya jadi film terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2021 lalu. Film ini menyoroti kisah tentang Suryani yang menjadi korban pelecehan seksual setelah foto dirinya tersebar ke masyarakat

Suryani mencoba melawan namun yang terjadi justru perundungan bersamaan dengan dihilangkannya beasiswa yang ia dapatkan.

Film ini menyoroti tentang perjuangan seorang Suryani untuk membuktikan jika dia enggak bersalah. Bukan hanya berfokus pada sekadar apa yang menimpa dirinya.

Sayangnya film ini justru mendapat masalah setelah penulis skenarionya dikabarkan melakukan tindak pelecehan seksual.

7. Dear Nathan Thankyou Salma

Hadir sebagai film ke tiga Dear Nathan coba memberi sentuhan baru. Dari sebuah kisah percintaan remaja berubah jadi sebuah kisah romansa yang lebih matang, mengangkat latar Nathan dan Salma di kampus, film ini juga menyoroti tentang kasus kekerasan seksual yang terjadi terhadap salah seorang kawan Nathan.

Film ini mampu memberikan perspektif tentang teman-teman korban yang terus mendampingi korban dan melawan pelaku kejahatan seksual meskipun pelakunya adalah orang terdekat mereka. Seengaknya film ini menampilkan apa yang harusnya dilakukan oleh orang sekeliling terhadap korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

film film indonesia Kekerasan Seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.