Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu

Minggu, 30 Agustus 2026 16:03 WIB

LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!

Minggu, 30 Agustus 2026 15:10 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!

Minggu, 30 Agustus 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu
  • LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!
  • Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!
  • Sandy Walsh dan 2 Pemain Persib Resmi Absen, Begini Siasat Igor Tolic Lawan Manila Digger
  • Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027
  • Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang
  • Persib vs Manila Digger: Balsa Sekulic Jadi Ujung Tombak, Trio Maut Siap Menggila
  • Buruan Tukarkan! Kode Redeem FF 30 Agustus 2026 Bisa Dapat Skin SG2 dan Emote
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Akses Garut–Tasikmalaya Lumpuh Total, Longsor Tutup Jalan di Tiga Titik

By Aga GustianaSabtu, 28 Juni 2025 16:20 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Longsor. Foto: IStockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Tasikmalaya lumpuh total akibat bencana longsor yang terjadi di sejumlah titik pada Sabtu (28/6/2025). Longsor menutup seluruh badan jalan, memaksa pihak berwenang menutup arus kendaraan di kedua arah.

“Untuk sementara kendaraan tidak bisa melintas karena material longsor sepenuhnya menutupi jalan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Inspektur Satu Aang Andi Suhandi.

Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan sejak Jumat malam, (27/5/2025). Air hujan menggerus tebing di sepanjang jalan utama, hingga akhirnya longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi AI untuk Mitigasi Bencana Alam

Tiga Titik Longsor Ganggu Mobilitas Warga

Peristiwa ini melibatkan tiga titik longsor. Dua lokasi berada di wilayah Kabupaten Garut, tepatnya di Kampung Cikangkung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu—tidak jauh dari Pasar Bojongloa. Kedua titik ini berjarak sekitar 400 meter satu sama lain.

Satu titik lainnya berada di wilayah Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Babakansari (area tapal kuda), Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu. Di lokasi ini, longsoran berasal dari tebing setinggi 10 meter dengan ketebalan material mencapai dua meter.

Baca Juga:  Purwakarta Siaga: Tanah Bergerak Terus Meluas, Warga Dilarang Mendekat

Beruntung, hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut.

Evakuasi Terkendala Cuaca dan Alat Berat

Petugas gabungan dari kepolisian, pemerintah daerah, dan warga setempat saat ini tengah berupaya membersihkan material longsor. Namun, evakuasi masih terhambat karena belum tersedianya alat berat di lokasi. Kondisi ini diperparah dengan hujan yang masih mengguyur kawasan terdampak.

“Kami masih berupaya membuka akses, namun diperlukan alat berat karena volume material sangat besar,” jelas Aang.

Lalu Lintas Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

Baca Juga:  Longsor Cisarua: PMI Siaga, Tim SAR Terus Cari Korban di Tengah Medan Berat

Dengan akses utama tidak bisa dilalui, pihak kepolisian memberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Pengendara dari Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya diminta menggunakan jalur alternatif via Nagreg–Gentong.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melewati jalur nasional Malangbong dan Gentong. Hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan jalur utama bisa kembali dibuka,” tambahnya.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari wilayah rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem. Upaya penanganan akan terus dilakukan hingga jalur vital ini kembali normal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.