Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne

Senin, 26 Oktober 2026 18:35 WIB

Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC

Senin, 26 Oktober 2026 18:23 WIB

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP
  • Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat
  • Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak
  • Bayern Muenchen Kudeta Dortmund dari Puncak Klasemen Bundesliga
  • Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Akses Garut–Tasikmalaya Lumpuh Total, Longsor Tutup Jalan di Tiga Titik

By Aga GustianaSabtu, 28 Juni 2025 16:20 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Longsor. Foto: IStockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Tasikmalaya lumpuh total akibat bencana longsor yang terjadi di sejumlah titik pada Sabtu (28/6/2025). Longsor menutup seluruh badan jalan, memaksa pihak berwenang menutup arus kendaraan di kedua arah.

“Untuk sementara kendaraan tidak bisa melintas karena material longsor sepenuhnya menutupi jalan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Inspektur Satu Aang Andi Suhandi.

Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan sejak Jumat malam, (27/5/2025). Air hujan menggerus tebing di sepanjang jalan utama, hingga akhirnya longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  Purwakarta Siaga: Tanah Bergerak Terus Meluas, Warga Dilarang Mendekat

Tiga Titik Longsor Ganggu Mobilitas Warga

Peristiwa ini melibatkan tiga titik longsor. Dua lokasi berada di wilayah Kabupaten Garut, tepatnya di Kampung Cikangkung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu—tidak jauh dari Pasar Bojongloa. Kedua titik ini berjarak sekitar 400 meter satu sama lain.

Satu titik lainnya berada di wilayah Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Babakansari (area tapal kuda), Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu. Di lokasi ini, longsoran berasal dari tebing setinggi 10 meter dengan ketebalan material mencapai dua meter.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Tol Cisumdawu KM 177 Memburuk, Badan Geologi Rekomendasikan Mitigasi Struktural Serius

Beruntung, hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut.

Evakuasi Terkendala Cuaca dan Alat Berat

Petugas gabungan dari kepolisian, pemerintah daerah, dan warga setempat saat ini tengah berupaya membersihkan material longsor. Namun, evakuasi masih terhambat karena belum tersedianya alat berat di lokasi. Kondisi ini diperparah dengan hujan yang masih mengguyur kawasan terdampak.

“Kami masih berupaya membuka akses, namun diperlukan alat berat karena volume material sangat besar,” jelas Aang.

Lalu Lintas Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

Baca Juga:  Emak-emak Ini Minta Gunung Semeru Dipindahkan: Celoteh Lucu yang Menyimpan Keresahan Warga

Dengan akses utama tidak bisa dilalui, pihak kepolisian memberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Pengendara dari Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya diminta menggunakan jalur alternatif via Nagreg–Gentong.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melewati jalur nasional Malangbong dan Gentong. Hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan jalur utama bisa kembali dibuka,” tambahnya.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari wilayah rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem. Upaya penanganan akan terus dilakukan hingga jalur vital ini kembali normal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Alam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Ilustrasi Hujan.

Peta Penyemaian Hujan Buatan di Jabar: Ini 3 Zona Target Operasi Modifikasi Cuaca BNPB

Tewas Usai Nonton Persib di Pakansari, Kematian Pelajar SMA di Bogor Masih Jadi Misteri

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.