Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan

Sabtu, 26 September 2026 16:58 WIB

Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?

Sabtu, 26 September 2026 16:06 WIB

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Sabtu, 26 September 2026 15:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan
  • Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
  • Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ancam 36 Rumah, PVMBG Analisa Penyebab Pergerakan Tanah di Cigombong

By Putri Mutia RahmanSabtu, 2 Maret 2024 15:42 WIB2 Mins Read
Analisa PVMBG soal pergerakan tanah di Cigombong Kabupaten Bandung Barat. (PVMBG)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pusat vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis keterangan resmi mengenai penyebab terjadinya pergerakan tanah di Kampung Cigombong, RT 04/RW 13, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga,Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (18/2/2024).

Dalam keterangannya pihak PVMBG menjelaskan lokasi bencana masuk kedalam zona menengah hingga tinggi potensi terjadinya pergerakan tanah. Pada zona ini berpotensi terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Kecamatan Rongga termasuk dalam zona potensi gerakan tanah Menengah – Tinggi. Artinya daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” ucap koordinator gerakan tanah Badan Geologi, Oktory prambada.

Adapun faktor penyebab lainnya yaitu, adanya kemiringan lereng yang curam, bidang lemah berupa kontak antara tanah pelapukan dengan batuan yang bersifat lebih kedap dan berfungsi sebagai bidang gelincir, dan curah hujan yang tinggi yang melanda Kampung Cigombong.

Baca Juga:  Hampir Seluruh Jabar Berpotensi Gerakan Tanah, Peta Mitigasi Justru Kurang Dimanfaatkan

Dampak dari kejadian tersebut, setidaknya 1 rumah rusak berat, 6 rumah rusak ringan, 32 rumah terancam dan 1 sekolah rusak berat.

Untuk menghindari potensi longsoran susulan, Oktory menyarankan seluruh elemen masyarakat untuk evakuasi diri ke tempat yang lebih aman dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu kestabilan lereng serta memenuhi arahan petugas setempat.

Baca Juga:  Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Warga Diminta Waspada Potensi Hujan Abu

“Mengingat curah hujan yang masih tinggi maka sebagai langkah antisipasi potensi longsoran susulan maka direkomendasikan warga, aparat maupun tim yang bertugas untuk evakuasi mengingat daerah tersebut masih rawan longsor, tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kestabilan lereng, mengikuti arahan dari aparat pemerintah setempat dan BPBD,” lanjutnya.

Baca Juga:  Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Waspada

Pihaknya juga meminta para petugas kewilayahan, aparat, maupun tim yang bertugas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kampung Cigombong tentang gerakan tanah.

“Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah,” tutup Oktory.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PVMBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.