Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luka Menalo Langsung Jatuh Hati pada Bandung! Rekrutan Baru Persib Puji Keramahan Warga

Senin, 13 Juli 2026 13:47 WIB

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Senin, 13 Juli 2026 13:08 WIB

Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati

Senin, 13 Juli 2026 13:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luka Menalo Langsung Jatuh Hati pada Bandung! Rekrutan Baru Persib Puji Keramahan Warga
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Fish It Terbaru Juli 2026 Hadiah Potion hingga Cave Crystal Gratis
  • Spanyol Dihantui Cedera Jelang Hadapi Prancis, Bisakah Nico Williams Tampil Sejak Menit Awal?
  • Farhan Ungkap Penyebab Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kini Kondisinya Berangsur Pulih
  • Rumor Transfer Ramon Tanque Makin Panas! Persita Tangerang Disebut Siap Bajak Striker Persib
  • Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Terancam Dipecat PDIP Usai Viral ‘Rampok Uang Negara’

By Aga GustianaSabtu, 20 September 2025 09:27 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Gorontalo
Anggota DPRD Gorontalo viral. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Gorontalo dari Fraksi PDIP, Wahyudin Moridu, tengah menghadapi ancaman pemecatan dari partai sekaligus kehilangan status sebagai wakil rakyat. Hal ini buntut dari viralnya video dirinya yang menyatakan keinginan untuk “merampok uang negara.”

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menegaskan bahwa pernyataan tersebut sudah menjadi bahan evaluasi serius di internal partai.

“Sudah masuk evaluasi, termasuk pelanggaran berat, ancaman sanksi pemecatan,” kata Guntur, Sabtu (20/9/2025).

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik, Wahyudin terlihat sedang berada di dalam mobil bersama seorang perempuan. Ia mengaku sedang dalam perjalanan dinas menuju Makassar, Sulawesi Selatan, sambil melontarkan ucapan yang dianggap tidak pantas.

Baca Juga:  Video Viral 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

“Hari ini kita menuju ke Makassar, menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini, kan. Kita habiskan saja. Biar negara ini semakin miskin,” ucap Wahyudin sambil tertawa, Jumat (19/9/2025).

Setelah menuai kecaman luas, Wahyudin akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial pribadinya.

“Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo,” tulisnya.

Dalam klarifikasinya, ia menyebut dirinya didampingi istri saat video itu dibuat. “Saya mohon maaf atas video yang diviralkan di media TikTok beberapa waktu lalu,” ujar Wahyudin.

Baca Juga:  Link Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor' Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

Dalam Kondisi Mabuk

Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo telah memanggil Wahyudin untuk dimintai klarifikasi. Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, menjelaskan bahwa Wahyudin mengaku dalam keadaan mabuk akibat konsumsi minuman keras sebelum perjalanan.

“Yang bersangkutan menyampaikan kalau dari tadi malam, dia minum-minuman keras sampai besok paginya, itu ke bandara masih dalam keadaan kondisi tidak sadar, artinya dalam keadaan mabuk,” kata Fikram, Jumat (19/9/2025).

BK juga menanyakan maksud ucapan Wahyudin yang menyebut ingin merampok uang negara dalam video tersebut.

Baca Juga:  Hadir di HUT PDIP, Wapres Ma’ruf Amin Bahas Pemenang Pilpres

“Wahyudin Moridu mengaku tidak tahu mengucapkan kata-kata itu dan tidak tahu kalau video,” jelas Fikram.

Menurut Fikram, sebetulnya hasil klarifikasi tidak boleh dibuka ke publik sesuai aturan kode etik. Namun, karena ada persetujuan langsung dari Wahyudin, BK akhirnya mengungkapkan.

“Ini kami sampaikan sebenarnya dalam aturan kode etik kami, tidak boleh dibuka, tapi atas persetujuan yang bersangkutan makanya kami sampaikan ke publik. Jadi pada intinya, yang bersangkutan menyatakan bahwa ucapan itu disampaikan dalam keadaan tidak sadar dan dia tidak mengetahui kalau itu divideokan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Gorontalo PDIP rampok uang negara video viral Wahyudin Moridu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati

Farhan Ungkap Penyebab Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kini Kondisinya Berangsur Pulih

Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru

Farhan Pastikan Seluruh Anak di Kota Bandung Kebagian Bangku Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.