Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 07:45 WIB

Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2

Rabu, 4 November 2026 07:34 WIB

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Rabu, 4 November 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Turun Signifikan Selama 4 Tahun Terakhir

By Putra JuangJumat, 10 Januari 2025 21:05 WIB3 Mins Read
Dadang Supriatna saat ekspos OPD di Disnaker dan Diaperdagin, Jumat (10/1/2025). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabupaten Bandung kembali mencetak prestasi membanggakan. Kurang dari empat tahun terakhir masa kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, angka pengangguran di Kabupaten Bandung terus mengalami penurunan signifikan.

Hebatnya lagi, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bandung pada akhir 2024 lalu yang hanya 6,36 persen, lebih rendah dari angka rata-rata pengangguran tingkat Jawa Barat yang mencapai 6,75 persen.

“Alhamdulillah capaian kinerja kita, berkat kolaborasi seluruh OPD, angka pengangguran di Kabupaten Bandung turun signifikan dalam empat tahun terakhir. Angka pengangguran kita tinggal 6,36 persen,” ucap Dadang Supriatna saat ekspos OPD di Disnaker dan Diaperdagin, Jumat (10/1/2025).

Prestasi ini menempatkan Kabupaten Bandung pada jajaran kabupaten/kota dengan angka pengangguran terkecil di Jawa Barat.

Secara khusus, Dadang mengucapkan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung yang dinilai fokus dalam menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran.

Baca Juga:  Tahun Depan, Dadang Supriatna Jamin Tarif Air Minum Tidak Naik

Berdasarkan data Disnaker Kabupaten Bandung, pada 2020 ketika masa pemerintahan sebelumnya, angka pengangguran di Kabupaten Bandung pernah mencapai rekor tertinggi yakni 8,58 persen.

Namun setelah Dadang dilantik sebagai Bupati Bandung pada 2021, angka pengangguran mulai menunjukkan tren menurun.

Pada 2021 angka pengangguran turun menjadi 8,32 persen. Kemudian dengan berbagai strategi jitu, politikus PKB itu sukses menurunkan angka pengangguran secara signifikan hingga 2 digit yakni ke angka 6,98 persen pada 2022 dari awalnya 8,32 persen.

Kemudian pada 2023, angka pengangguran terbuka Kabupaten Bandung kembali turun ke angka 6,52 persen. Dan di akhir 2024, angka pengangguran di Kabupaten Bandung berhasil menembus angka 6,36 persen.

Keberhasilan menaklukkan gelombang angka pengangguran terbuka ini tak lepas dari komitmen tinggi yang ditunjukkan nahkoda kapal besar Kabupaten Bandung bernama Dadang Supriatna alias Kang DS.

Salah satu faktor kunci keberhasilan Dadang adalah program-program inovatif dalam menciptakan lapangan kerja baru. Kolaborasi Disnaker dan Disperdagin dinilai sukses mengurangi angka pengangguran secara signifikan.

Baca Juga:  Dirasakan Langsung Masyarakat, Dadang Supriatna Janji Lanjutkan 13 Program Prioritas

Program pelatihan wirausahawan muda, misalnya, telah berhasil memberdayakan banyak pemuda untuk memulai usaha sendiri dan menjadi pencipta lapangan kerja.

“Salah satu program percepatan untuk mengatasi pengangguran yang kami siapkan adalah menciptakan 50 ribu wirausahawan muda dan lapangan kerja baru. Program ini diperuntukkan bagi kaum milenial dan gen Z,” ungkapnya.

Selain program pelatihan wirausahawan muda yang dilaksanakan Disnaker dan Disperdagin, kata Dadang, pihaknya juga menyiapkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan keterampilan anak-anak muda

Misalnya, kursus bahasa Jepang dan Korea gratis, pelatihan marketing digital atau jualan online, pelatihan merias atau make up artist, animasi, konveksi, otomotif, dan jenis pelatihan usaha lainnya.

Bagi masyarakat terutama kaum milenial dan gen Z yang ingin menjadi karyawan misalnya, mereka akan dibekali dengan sertifikasi kompetensi atau keahlian. Mereka kemudian akan disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Bandung.

Baca Juga:  Antara Mimpi dan Realita: Kumpulan Curhat Pilu Mereka yang 'Kalah' Oleh Keadaan

“Jadi skemanya, seribu untuk tenaga migran ke Korea dan Jepang, 4 ribu untuk wirausaha muda dan make up artist dan 5 ribu orang untuk menjadi karyawan. Jadi dalam lima tahun, bisa terserap minimal 50 ribu orang,” jelasnya.

Dadang juga memberikan kemudahan bagi generasi milenial dan gen Z di Kabupaten Bandung yang ingin membuka usaha.

“Bagi anak-anak muda yang ingin membuka usaha, kami sediakan permodalannya yakni melalui pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Silakan dimanfaatkan,” imbuhnya.

Di sektor lainnya, Dadang juga berencana mengadakan pelatihan-pelatihan keterampilan untuk membuka peluang kerja di sektor manufaktur, pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) untuk mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru yang berbasis kreativitas dan inovasi.

“Penurunan angka pengangguran ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. Ke depan kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pengangguran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.