- Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
- Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
- Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
- Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
- Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
- Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
- Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama
- Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
Penulis: Aga Gustiana
Memiliki pengalaman di dunia jurnalisme sejak tahun 2015, memulai karier di media lokal dengan dedikasi tinggi terhadap pemberitaan yang akurat dan mendalam. Saat ini berperan sebagai editor di Bukamata.id, mengawal proses editorial dan memastikan kualitas konten yang disajikan tetap tajam, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.
bukamata.id – Nama Andini Permata tengah menjadi pusat perhatian publik setelah beredarnya video viral yang diduga mengandung unsur eksploitasi terhadap anak. Video tersebut pertama kali muncul di platform X (sebelumnya Twitter) dan TikTok sejak 6 Juli 2025, diunggah oleh sejumlah akun anonim. Dalam video itu, tampak sosok perempuan yang disebut-sebut menyerupai Andini, bersama seorang anak laki-laki dalam situasi yang dinilai tidak pantas. Andini Membantah Keterlibatan: “Itu Bukan Saya” Menanggapi ramainya perbincangan publik, pihak yang mengaku sebagai Andini Permata segera memberikan klarifikasi. Melalui unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam video yang dimaksud. “Video itu bukan saya.…
bukamata.id – Nama Kusuma Anggraini atau yang akrab disapa Ninik tengah menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Ia mencuri perhatian setelah secara terbuka mengungkap dugaan perselingkuhan suaminya, Kompol Arif Purnama Oktora, dengan seorang artis bernama Iris Wullur. Melalui akun Instagram pribadinya, Ninik mengunggah foto sang suami tengah bersama seorang wanita yang diduga Iris di sebuah kafe. Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai reaksi publik dan media. Tak hanya soal isu perselingkuhan, Ninik juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Meski secara hukum masih terikat pernikahan, keduanya disebut sudah tidak hidup bersama. Siapa Kusuma Anggraini? Di balik…
bukamata.id – Nama Kompol Arif Purnama Oktora mendadak mencuat di tengah sorotan publik usai diduga terlibat dalam polemik asmara bersama selebgram sekaligus artis, Iris Wullur. Kabar ini beredar luas setelah seorang perempuan bernama Niknik, yang mengaku sebagai istri sah Arif, membagikan sejumlah unggahan mengejutkan di media sosial. Melalui akun Instagram @niknik102, ia membeberkan dugaan perselingkuhan suaminya dengan Iris. Akun gosip @chillmarket_ turut mengunggah ulang tangkapan layar yang menunjukkan bukti kedekatan antara Arif dan Iris, termasuk foto-foto pribadi yang tak disensor. “Diduga Iris Wullur yang kemarin diselingkuhi suami, kini berselingkuh dengan suami orang. Masa sih? Shock,” tulis Niknik dalam unggahannya yang…
bukamata.id – Nama selebgram Airis Emiliana, atau yang lebih dikenal dengan Iris Wullur, tengah menjadi sorotan tajam publik. Perempuan berdarah campuran Indonesia-Belanda itu dituding menjalin hubungan spesial dengan Kompol Arif Purnama Oktora, yang diketahui masih berstatus sebagai suami sah Kusuma Anggraini. Tudingan tersebut pertama kali mencuat setelah Kusuma Anggraini membagikan unggahan di media sosial miliknya pada Kamis (17/7/2025). Dalam unggahan tersebut, Kusuma mempublikasikan foto yang diduga menunjukkan suaminya tengah memeluk Iris Wullur. Ia menyebutkan bahwa hubungan antara keduanya terjadi saat rumah tangganya dengan Arif masih berlangsung secara sah. “Belum cerai, tapi sudah bermesraan dengan yang bukan muhrimnya,” tulis Kusuma dalam…
bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menanggapi laporan dugaan serangan digital terhadap aktivis demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati. Serangan digital yang dialami Neni diduga melibatkan akun Instagram resmi milik Diskominfo Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Herman menyatakan akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut. “Nanti saya cek dulu, saya mau ketemu sama Kadiskominfo,” ujar Herman kepada awak media, Kamis (17/7/2025). Saat ditanya mengenai bagaimana Pemerintah Provinsi merespons kritik dari masyarakat, Herman menegaskan bahwa masukan dan saran merupakan bagian penting dalam proses demokrasi di Jawa Barat. “Ya nggak apa-apa, masukan,…
bukamata.id – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menetapkan dan menahan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan caravan mobil laboratorium COVID-19 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), tahun anggaran 2021. Nilai kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp3,3 miliar. Ketiga tersangka adalah ES, mantan Kepala Dinas Kesehatan KBB; RDS, pejabat pembuat komitmen (PPK); serta CG, Direktur PT Multi Artasari Sejahtera (MAS) selaku penyedia jasa. “Ketiga tersangka telah kami tahan hari ini setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka oleh tim penyidik Pidsus,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Donny Haryono, dalam konferensi pers pada Kamis (17/7/2025). Donny membeberkan bahwa proyek pengadaan…
bukamata.id – Menyusul kekhawatiran masyarakat terkait dugaan kasus penjualan bayi, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan langkah tegas dengan memperketat pengawasan di seluruh rumah sakit, khususnya terhadap ibu yang baru melahirkan. “Kami mengimbau kepada seluruh rumah sakit agar melakukan pengawasan ketat terhadap para ibu yang baru melahirkan. Petugas keamanan, seperti satpam, harus lebih waspada. Prosedur penamaan bayi, pemberian tanda identitas, dan pengawasan terhadap keluar-masuknya orang juga harus diperketat,” ujar Erwin saat menghadiri acara di SMA Kartika XIX-1 Bandung, Rabu (16/7/2025). Ia juga meminta dukungan dari unsur aparat keamanan untuk turut menjaga ketat area rumah sakit demi menjamin keselamatan bayi baru…
bukamata.id – Untuk pertama kalinya sejak didirikan pada tahun 2024, Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (Federasi SP BPD SI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Acara bersejarah ini berlangsung pada 17–19 Juli 2025 di Pulau Dewata, Bali, dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi serta sinergi antaranggota serikat pekerja BPD dari seluruh penjuru Indonesia. Rakernas perdana ini diprakarsai oleh Serikat Pekerja Bank BPD Bali sebagai tuan rumah, dengan partisipasi perwakilan dari 15 Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah beserta afiliasinya. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, pejabat Pemerintah Provinsi Bali, serta jajaran direksi…
bukamata.id – Aktivis demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati, mengaku menjadi korban serangan digital atau doxing yang diduga melibatkan akun resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui keterangan tertulis yang disampaikan pada Kamis (17/7/2025), Neni mengungkapkan bahwa serangan digital tersebut berlangsung intens selama dua hari berturut-turut, yakni pada 15 dan 16 Juli 2025. “Saya, Neni Nur Hayati, Aktivis Demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, dalam waktu dua hari ini, tertanggal 15-16 Juli 2025, saya mendapatkan serangan serius melalui akun digital Instagram @neni1783 dan akun TikTok @neninurhayati36 yang tidak ada…
bukamata.id – Jagat maya kembali diguncang dengan munculnya pengakuan kontroversial dari Lisa Mariana. Sosok yang sempat menjadi bahan perbincangan karena kedekatannya dengan tokoh publik kini menjadi sorotan usai mengonfirmasi keterlibatannya dalam sebuah video pribadi yang sempat menggegerkan publik. Dalam sesi pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat pada Selasa malam, 15 Juli 2025, Lisa hadir didampingi oleh kuasa hukum. Usai lebih dari lima jam diperiksa, ia akhirnya memberikan pernyataan yang menjawab rasa penasaran banyak pihak. Saat ditanya oleh awak media mengenai kebenaran identitas pemeran dalam video intim yang viral, Lisa menjawab tegas, “Iya, betul.” Jawaban singkat tersebut…













