Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli

Selasa, 5 Mei 2026 20:52 WIB

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

Selasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Selasa, 5 Mei 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan
  • BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan
  • Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey
  • Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai
  • Transfer Panas! Persib Siap Datangkan Kiper Eropa, Jejak Thom Haye Terulang?
  • bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau
  • Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Raya Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi dan Bantuan Rp10 Juta per KK

By SusanaRabu, 10 Desember 2025 15:44 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berbincang bersama warga yang akan di relokasi di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana relokasi besar-besaran bagi warga yang tinggal di bantaran sungai di Bandung Raya kembali ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Langkah ini dinilai menjadi solusi mendesak agar masyarakat tidak terus menjadi korban banjir yang berulang setiap musim hujan.

Dedi menjelaskan bahwa sebagian wilayah Bandung kini berada pada kondisi cekung dan lebih rendah dari permukaan sekitar, sehingga air mudah meluap. Selama permukiman masih berdiri di tepi sungai, risiko banjir disebut akan selalu menghantui.

“Relokasi ini supaya warga tidak terus-terusan jadi korban. Bupati Bandung juga kesulitan tiap musim hujan karena air pasti naik. Permukaan tanahnya sudah sangat rendah sekarang,” ujar Dedi saat meninjau kondisi banjir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Tahap Awal: Bantuan Kontrakan Sementara

Baca Juga:  Aksi Buang Sampah di Gedung DPRD Jabar Tuai Kritik Dedi Mulyadi: Nambah Kerjaan!

Untuk mengawali proses relokasi, Pemerintah Provinsi Jabar menyiapkan bantuan biaya sewa kontrakan bagi warga terdampak. Sementara itu, Pemprov bekerja sama dengan Pemkab Bandung dalam menyiapkan lokasi relokasi permanen yang lebih aman.

“Sekarang yang penting mereka pindah dulu. Kita carikan tempat kontrakan sambil menyiapkan lahan relokasi,” jelasnya.

Penataan Sungai dan Pembangunan Embung

Selain pemindahan warga, relokasi akan dibarengi dengan penataan sungai secara besar-besaran. Ini mencakup pelebaran alur sungai untuk menampung debit air lebih besar dan mencegah luapan ke permukiman.

Baca Juga:  Stadion Si Jalak Harupat Siap Gelar Piala Presiden 2025, Dedi Mulyadi: Ini Mahkota Jabar

“Kalau sungai sudah diperlebar dan tak ada rumah di bantaran, banjir tak akan separah sekarang. Nanti juga dibangun embung sebagai solusi jangka panjang,” kata Dedi.

Pembangunan embung di beberapa titik disebut menjadi strategi penting untuk mengendalikan volume air dan mengurangi tekanan banjir tahunan.

Jumlah Warga yang Direlokasi Mencapai Ribuan

Dedi menyebutkan bahwa tahap awal mencakup 292 kepala keluarga (KK) di wilayah Bojongsoang. Namun jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena seluruh permukiman di bantaran sungai akan masuk program relokasi.

Baca Juga:  Lucky Hakim Terancam Sanksi Usia Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Begini Kata Dedi Mulyadi

“Kalau ada 1.000 KK ya 1.000 direlokasi. Kalau 2.000 ya 2.000. Semua yang tinggal di bantaran sungai akan kita pindahkan,” tegasnya.

Sebelumnya, melalui unggahan Instagram pribadinya, Dedi mengumumkan bahwa pemerintah akan merelokasi 372 KK korban banjir di Bojongsoang. Setiap keluarga akan menerima bantuan Rp10 juta untuk biaya kontrak hunian sementara di zona aman.

“Saya kasih Rp10 juta per KK supaya bisa ngontrak dulu di tempat yang aman,” jelas KDM saat memantau banjir pada Senin (8/12/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandung raya bantuan kontrakan banjir Bojongsoang banjir Dedi Mulyadi embung Bandung Pemprov Jabar penataan sungai Bandung relokasi Bandung relokasi warga bantaran sungai solusi banjir Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey

Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.