Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Nama Penerima PKH dan BPNT dengan NIK KTP

Kamis, 6 Agustus 2026 13:19 WIB

Sekolah Digembok, Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Dipulangkan Paksa

Kamis, 6 Agustus 2026 12:56 WIB

Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2026! Persija Tantang Arema FC, Siapa Lebih Unggul?

Kamis, 6 Agustus 2026 12:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Nama Penerima PKH dan BPNT dengan NIK KTP
  • Sekolah Digembok, Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Dipulangkan Paksa
  • Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2026! Persija Tantang Arema FC, Siapa Lebih Unggul?
  • Kode Redeem FF 6 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini, Klaim Skin Senjata dan Bundle Gratis
  • Beauty Warehouse Sale Makeupuccino Hadir di Cimahi, Diskon hingga 80 Persen dan Hadirkan 100 Ribu Produk Kecantikan
  • Panduan Lengkap Bantuan Beras 30 Kg Agustus 2026: Jadwal Penyaluran, Kriteria, dan Cara Cek Penerima
  • Rancangan Anggaran Jabar 2027 Disepakati, DPRD Dorong APBD Lebih Transparan dan Efektif
  • PHK Massal PT Namnam Fashion Industries Jadi Alarm Industri Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Raya Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi dan Bantuan Rp10 Juta per KK

By SusanaRabu, 10 Desember 2025 15:44 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berbincang bersama warga yang akan di relokasi di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana relokasi besar-besaran bagi warga yang tinggal di bantaran sungai di Bandung Raya kembali ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Langkah ini dinilai menjadi solusi mendesak agar masyarakat tidak terus menjadi korban banjir yang berulang setiap musim hujan.

Dedi menjelaskan bahwa sebagian wilayah Bandung kini berada pada kondisi cekung dan lebih rendah dari permukaan sekitar, sehingga air mudah meluap. Selama permukiman masih berdiri di tepi sungai, risiko banjir disebut akan selalu menghantui.

“Relokasi ini supaya warga tidak terus-terusan jadi korban. Bupati Bandung juga kesulitan tiap musim hujan karena air pasti naik. Permukaan tanahnya sudah sangat rendah sekarang,” ujar Dedi saat meninjau kondisi banjir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Tahap Awal: Bantuan Kontrakan Sementara

Untuk mengawali proses relokasi, Pemerintah Provinsi Jabar menyiapkan bantuan biaya sewa kontrakan bagi warga terdampak. Sementara itu, Pemprov bekerja sama dengan Pemkab Bandung dalam menyiapkan lokasi relokasi permanen yang lebih aman.

“Sekarang yang penting mereka pindah dulu. Kita carikan tempat kontrakan sambil menyiapkan lahan relokasi,” jelasnya.

Penataan Sungai dan Pembangunan Embung

Selain pemindahan warga, relokasi akan dibarengi dengan penataan sungai secara besar-besaran. Ini mencakup pelebaran alur sungai untuk menampung debit air lebih besar dan mencegah luapan ke permukiman.

“Kalau sungai sudah diperlebar dan tak ada rumah di bantaran, banjir tak akan separah sekarang. Nanti juga dibangun embung sebagai solusi jangka panjang,” kata Dedi.

Pembangunan embung di beberapa titik disebut menjadi strategi penting untuk mengendalikan volume air dan mengurangi tekanan banjir tahunan.

Jumlah Warga yang Direlokasi Mencapai Ribuan

Dedi menyebutkan bahwa tahap awal mencakup 292 kepala keluarga (KK) di wilayah Bojongsoang. Namun jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena seluruh permukiman di bantaran sungai akan masuk program relokasi.

“Kalau ada 1.000 KK ya 1.000 direlokasi. Kalau 2.000 ya 2.000. Semua yang tinggal di bantaran sungai akan kita pindahkan,” tegasnya.

Sebelumnya, melalui unggahan Instagram pribadinya, Dedi mengumumkan bahwa pemerintah akan merelokasi 372 KK korban banjir di Bojongsoang. Setiap keluarga akan menerima bantuan Rp10 juta untuk biaya kontrak hunian sementara di zona aman.

“Saya kasih Rp10 juta per KK supaya bisa ngontrak dulu di tempat yang aman,” jelas KDM saat memantau banjir pada Senin (8/12/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandung raya bantuan kontrakan banjir Bojongsoang banjir Dedi Mulyadi embung Bandung Pemprov Jabar penataan sungai Bandung relokasi Bandung relokasi warga bantaran sungai solusi banjir Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Nama Penerima PKH dan BPNT dengan NIK KTP

Sekolah Digembok, Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Dipulangkan Paksa

Beauty Warehouse Sale Makeupuccino Hadir di Cimahi, Diskon hingga 80 Persen dan Hadirkan 100 Ribu Produk Kecantikan

Rancangan Anggaran Jabar 2027 Disepakati, DPRD Dorong APBD Lebih Transparan dan Efektif

PHK Massal PT Namnam Fashion Industries Jadi Alarm Industri Jawa Barat

BPS Ungkap Fakta Kemiskinan 2026: Jawa Terbanyak, Kalimantan Paling Sedikit

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.