Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kronologi Baliho Roboh di Jalan Buah Batu Bandung: 4 Orang Terjebak, 1 Luka

Senin, 28 September 2026 20:25 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Cisarua, Warga Sakit Terjebak hingga Dievakuasi Damkar

Senin, 28 September 2026 20:08 WIB

Persib Tantang Port FC di Thailand, Ikwan Tanamal Bidik Tiga Poin di Shopee Cup

Senin, 28 September 2026 19:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kronologi Baliho Roboh di Jalan Buah Batu Bandung: 4 Orang Terjebak, 1 Luka
  • Hujan Deras Picu Banjir Cisarua, Warga Sakit Terjebak hingga Dievakuasi Damkar
  • Persib Tantang Port FC di Thailand, Ikwan Tanamal Bidik Tiga Poin di Shopee Cup
  • DIANGGAP LUCU PADAHAL JENIUS! Sisi Lain Aksi Viral Bocah SD Geguritan yang Bikin Netizen Kagum
  • Indonesia vs Malaysia Memanas! Cek Link Live Streaming dan Peluang Garuda ke Final
  • 5 Warmindo di Bandung yang Cocok untuk Kulineran Malam, Pilihan Indomie dengan Banyak Topping
  • Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit
  • Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Raya Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi dan Bantuan Rp10 Juta per KK

By SusanaRabu, 10 Desember 2025 15:44 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berbincang bersama warga yang akan di relokasi di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana relokasi besar-besaran bagi warga yang tinggal di bantaran sungai di Bandung Raya kembali ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Langkah ini dinilai menjadi solusi mendesak agar masyarakat tidak terus menjadi korban banjir yang berulang setiap musim hujan.

Dedi menjelaskan bahwa sebagian wilayah Bandung kini berada pada kondisi cekung dan lebih rendah dari permukaan sekitar, sehingga air mudah meluap. Selama permukiman masih berdiri di tepi sungai, risiko banjir disebut akan selalu menghantui.

“Relokasi ini supaya warga tidak terus-terusan jadi korban. Bupati Bandung juga kesulitan tiap musim hujan karena air pasti naik. Permukaan tanahnya sudah sangat rendah sekarang,” ujar Dedi saat meninjau kondisi banjir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Tahap Awal: Bantuan Kontrakan Sementara

Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran PMK, Pemprov Jabar Siapkan 52 Ribu Vaksin Hewan Ternak

Untuk mengawali proses relokasi, Pemerintah Provinsi Jabar menyiapkan bantuan biaya sewa kontrakan bagi warga terdampak. Sementara itu, Pemprov bekerja sama dengan Pemkab Bandung dalam menyiapkan lokasi relokasi permanen yang lebih aman.

“Sekarang yang penting mereka pindah dulu. Kita carikan tempat kontrakan sambil menyiapkan lahan relokasi,” jelasnya.

Penataan Sungai dan Pembangunan Embung

Selain pemindahan warga, relokasi akan dibarengi dengan penataan sungai secara besar-besaran. Ini mencakup pelebaran alur sungai untuk menampung debit air lebih besar dan mencegah luapan ke permukiman.

Baca Juga:  Sinyal Kuat Dedi Mulyadi Maju di Pilgub Jabar, Prabowo Perintahkan Tingkatkan Elektabilitas

“Kalau sungai sudah diperlebar dan tak ada rumah di bantaran, banjir tak akan separah sekarang. Nanti juga dibangun embung sebagai solusi jangka panjang,” kata Dedi.

Pembangunan embung di beberapa titik disebut menjadi strategi penting untuk mengendalikan volume air dan mengurangi tekanan banjir tahunan.

Jumlah Warga yang Direlokasi Mencapai Ribuan

Dedi menyebutkan bahwa tahap awal mencakup 292 kepala keluarga (KK) di wilayah Bojongsoang. Namun jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena seluruh permukiman di bantaran sungai akan masuk program relokasi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Lawan Narasi Jawa Barat Has Fallen, Pakar Kasih Jalan Keluar

“Kalau ada 1.000 KK ya 1.000 direlokasi. Kalau 2.000 ya 2.000. Semua yang tinggal di bantaran sungai akan kita pindahkan,” tegasnya.

Sebelumnya, melalui unggahan Instagram pribadinya, Dedi mengumumkan bahwa pemerintah akan merelokasi 372 KK korban banjir di Bojongsoang. Setiap keluarga akan menerima bantuan Rp10 juta untuk biaya kontrak hunian sementara di zona aman.

“Saya kasih Rp10 juta per KK supaya bisa ngontrak dulu di tempat yang aman,” jelas KDM saat memantau banjir pada Senin (8/12/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kronologi Baliho Roboh di Jalan Buah Batu Bandung: 4 Orang Terjebak, 1 Luka

Hujan Deras Picu Banjir Cisarua, Warga Sakit Terjebak hingga Dievakuasi Damkar

DIANGGAP LUCU PADAHAL JENIUS! Sisi Lain Aksi Viral Bocah SD Geguritan yang Bikin Netizen Kagum

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.