bukamata.id – Legenda Manchester United, Gary Pallister, meyakini Kobbie Mainoo masih bisa menjadi kartu truf Timnas Inggris saat menghadapi Argentina pada laga semifinal Piala Dunia 2026. Meski belum sekalipun dimainkan oleh pelatih Thomas Tuchel sepanjang turnamen, Pallister menilai gelandang muda itu memiliki kualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Menurut Pallister, kemampuan Mainoo dalam menguasai bola, menjaga tempo permainan, hingga naluri mencetak gol menjadi modal penting yang dapat dimanfaatkan Inggris untuk menghadapi tekanan Argentina.
Namun hingga enam pertandingan yang telah dijalani The Three Lions di Piala Dunia 2026, pemain berusia 21 tahun tersebut belum mendapatkan satu menit pun kesempatan bermain.
Kobbie Mainoo Belum Pernah Bermain di Piala Dunia 2026
Masuk dalam skuad berisi 26 pemain yang dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026, Kobbie Mainoo sejatinya datang dengan modal performa impresif bersama Manchester United.
Di bawah arahan Michael Carrick, Mainoo berhasil menghidupkan kembali kariernya di Old Trafford. Ia tampil sebagai starter dalam 16 pertandingan Liga Inggris, sekaligus membantu Manchester United mengamankan tiket kembali ke Liga Champions musim depan.
Meski demikian, performa apik di level klub belum mampu membawanya masuk dalam rencana utama Tuchel di Piala Dunia.
Berdasarkan laporan Sports Mole, Mainoo selalu duduk di bangku cadangan dalam enam pertandingan Inggris tanpa pernah diturunkan.
Bahkan saat Declan Rice mengalami masalah kebugaran dan ditarik keluar pada babak pertama laga perempat final melawan Norwegia, Thomas Tuchel lebih memilih memasukkan Eberechi Eze dibanding Mainoo.
Pada penghujung pertandingan, Reece James juga mendapat kepercayaan bermain di lini tengah, membuat Mainoo kembali hanya menjadi penonton.
Gary Pallister Heran Mainoo Tak Diberi Kesempatan
Gary Pallister mengaku cukup terkejut melihat minimnya menit bermain yang diberikan kepada Mainoo.
Menurut mantan bek Manchester United itu, karakter permainan Mainoo justru sangat sesuai dengan kebutuhan Inggris ketika menghadapi pertandingan-pertandingan besar yang membutuhkan penguasaan bola.
“Saya agak terkejut Kobbie Mainoo belum mendapat kesempatan bermain. Dalam kondisi di mana penguasaan bola sangat penting, saya pikir dia akan sangat cocok untuk tim,” ujar Pallister.
Ia menilai Mainoo memiliki kemampuan menjaga penguasaan bola, menemukan ruang sempit, serta membangun serangan dari lini tengah.
“Dia sangat pandai mengendalikan bola, mempertahankan penguasaannya, dan menemukan celah untuk mengoper.”
Selain kemampuan mengalirkan permainan, Pallister juga menilai Mainoo memiliki insting mencetak gol yang dapat menjadi pembeda ketika pertandingan berjalan ketat.
Thomas Tuchel Sulit Dikritik Karena Inggris Terus Menang
Meski berharap Mainoo mendapat kesempatan bermain, Pallister mengakui keputusan Thomas Tuchel sulit diperdebatkan selama Inggris terus meraih kemenangan.
Menurutnya, setiap pelatih pasti akan menghadapi kritik mengenai susunan pemain maupun pergantian taktik. Namun hasil positif membuat seluruh keputusan tersebut terlihat tepat.
“Saya ingin sekali melihatnya mendapatkan lebih banyak menit bermain, tetapi bagaimana Anda bisa membantah keputusan Thomas Tuchel ketika tim terus menang?”
Ia menambahkan bahwa seluruh perdebatan mengenai taktik akan mereda apabila Inggris mampu mengangkat trofi Piala Dunia.
“Akan selalu ada pertanyaan tentang taktik dan pergantian pemain Tuchel, tetapi pertanyaan-pertanyaan itu akan berhenti jika mereka terus memenangkan Piala Dunia.”
Meski demikian, Pallister mengakui situasi tersebut tentu menjadi pengalaman yang cukup membuat frustrasi bagi Mainoo.
Mainoo Dinilai Bisa Jadi Pembeda Lawan Argentina
Semifinal melawan Argentina diprediksi berlangsung ketat dengan duel lini tengah yang menjadi kunci permainan.
Pallister menilai Mainoo memiliki karakter yang mampu memberikan energi baru apabila dimainkan sebagai pemain pengganti.
Selain piawai menjaga ritme permainan, pemain muda Manchester United itu juga dinilai memiliki keberanian menusuk ke kotak penalti lawan dan naluri mencetak gol dari lini kedua.
Kemampuan tersebut dinilai bisa menjadi senjata rahasia Inggris apabila pertandingan berjalan buntu.
Masa Depan Kobbie Mainoo di Manchester United Disorot
Di luar kiprahnya bersama tim nasional, masa depan Kobbie Mainoo di Manchester United juga mulai menjadi perhatian.
Setan Merah dikabarkan tengah memperkuat sektor gelandang menjelang musim baru.
Sebelumnya, klub telah mengonfirmasi kedatangan Andrey Santos dari Chelsea. Selain itu, proses transfer Youri Tielemans dari Aston Villa disebut hampir rampung setelah negosiasi untuk mendatangkan Ederson dari Atalanta tertunda karena persoalan medis.
Jika seluruh transfer tersebut terealisasi, persaingan di lini tengah Manchester United dipastikan semakin ketat.
Mainoo harus bersaing dengan Tielemans, Santos, serta kapten tim Bruno Fernandes yang diperkirakan tetap bertahan di Old Trafford.
Sementara itu, kepergian Casemiro membuat Manchester United masih membutuhkan gelandang bertahan murni yang mampu memutus serangan lawan.
Michael Carrick disebut masih memburu sosok pemain dengan karakter tersebut sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Mainoo Masih Punya Peluang Bersinar
Meski belum mendapatkan kesempatan bermain di Piala Dunia 2026, peluang Kobbie Mainoo tampil masih terbuka apabila Inggris berhasil melaju hingga partai final atau ketika Thomas Tuchel membutuhkan opsi berbeda di lini tengah.
Dengan kualitas teknik, visi bermain, dan kemampuan mencetak gol yang dimilikinya, Mainoo dinilai tetap bisa menjadi kejutan bagi Inggris saat menghadapi Argentina di semifinal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









