Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 04:00 WIB

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Amarah Warga Bandung Barat Memuncak, Blokade Jalan Perumahan Mewah Diduga Penyebab Banjir

By Aga GustianaSabtu, 19 April 2025 17:29 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Warga blokade perumahan mewah di Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan warga dari sejumlah RW di Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, meluapkan kemarahan mereka dengan memblokade jalan utama menuju perumahan elit The Emeralda Resort, Sabtu (19/4/2025). Aksi ini menjadi puncak dari kekesalan warga atas dampak lingkungan yang ditimbulkan proyek perumahan mewah tersebut.

Menurut warga, The Emeralda Resort yang dibangun di kawasan puncak Gunung Kacapi telah mengakibatkan banjir berulang ke permukiman warga di bawahnya. Setiap hujan deras turun, air mengalir deras membawa lumpur, masuk ke rumah-rumah warga tanpa ampun.

“Yang terdampak ada 12 RW. Setiap hujan, air dari atas (perumahan) langsung limpas ke bawah dan masuk ke rumah-rumah warga,” ujar Hidayat (60), salah satu tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Inilah Akar Sengketa Lahan yang Mengancam Eksistensi SMAN 1 Bandung

Pembangunan The Emeralda Resort disebut telah mengubah bentang alam secara drastis. Lereng Gunung Kacapi yang dulunya hijau, kini disulap menjadi deretan rumah mewah berlapis beton. Sayangnya, proses pembangunan ini mengorbankan daerah resapan air alami, sehingga air hujan tak lagi terserap dengan baik.

Warga juga menyoroti buruknya sistem irigasi proyek. Saluran air yang dibangun pengembang dinilai tidak memadai untuk menampung debit air tinggi, sehingga air dengan mudah meluap ke permukiman.

“Sudah beberapa kali kami unjuk rasa ke pihak The Emeralda, tapi tidak pernah digubris. Kami merasa diabaikan,” tegas Hidayat.

Salah satu warga yang terdampak langsung, Hendar (41), mengaku rumahnya di Kampung Gantungan RT 01 RW 14 selalu terendam lumpur usai hujan lebat. Lebih mengerikan, posisi rumahnya yang berada di ujung tebing membuat ia khawatir akan terjadi longsor.

Baca Juga: Lahan SMAN 1 Bandung Terancam Disita, PTUN Kabulkan Gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen

“Kalau banjir terus-terusan, saya khawatir satu saat longsor terjadi dan rumah saya ambruk ke danau bekas galian pasir. Mungkin kecil sekali kemungkinan saya dan keluarga bisa selamat,” kata Hendar, penuh kekhawatiran.

Warga menyebut bahwa mereka sudah menahan diri selama dua tahun terakhir sejak proyek perumahan ini dimulai. Namun karena tidak adanya tanggapan dari pihak pengembang, warga kini memilih turun ke jalan dan melakukan aksi nyata.

“Dua tahun kami diam. Tapi sekarang mungkin kesabaran kami sudah habis,” tegas Hendar.

Aksi blokade ini menjadi sinyal kuat bagi pihak pengembang dan pemerintah daerah bahwa persoalan ini tak bisa terus dibiarkan. Warga menuntut solusi nyata, bukan janji manis, agar bencana yang terus berulang ini segera dihentikan sebelum menelan korban jiwa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat banjir Padalarang Perumahan warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.