Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG 3 Kg di Bandung Raya Naik Jadi Rp19.000, Ini Alasan dan Dampaknya

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 08:11 WIB2 Mins Read
Gas LPG 3 Kg. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mulai Senin, 16 Juni 2025, masyarakat di wilayah Bandung Raya mulai merasakan dampak dari penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram. Harga resmi di tingkat pangkalan kini ditetapkan sebesar Rp19.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp16.600.

Kebijakan ini berlaku serentak di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Kenaikan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian yang telah dirancang sejak awal tahun 2024, berdasarkan rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan disetujui pada akhir tahun lalu.

Alasan Penyesuaian Harga

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yulistiani, menjelaskan bahwa lonjakan harga ini didorong oleh meningkatnya biaya distribusi serta margin usaha yang makin menipis. Ia menegaskan bahwa harga LPG 3 kg dari pemerintah pusat tidak berubah sejak 2010, sehingga wajar jika pemerintah daerah melakukan penyesuaian.

“Tujuan utamanya adalah menjaga kestabilan pasokan dan mencegah disparitas harga yang dapat memicu praktik penimbunan atau penyelundupan antarwilayah,” ujarnya.

Baca Juga:  Cimindi Gabung Cimahi, Wali Kota Bandung: Mesti Ubah UU, Aceh Merdeka Aja Pernah Berhenti

Nining juga menyebutkan bahwa rekomendasi ini didukung oleh Hiswana Migas, yang menilai perlunya penyesuaian untuk mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Kenaikan Bertahap Hingga Akhir 2025

Meski kini ditetapkan Rp19.000, pemerintah daerah masih diberi ruang untuk menaikkan harga bertahap hingga batas maksimal Rp19.600 per tabung hingga akhir 2025. Namun, setiap kenaikan harus mempertimbangkan strategi pengendalian inflasi daerah agar tidak berdampak luas pada harga kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga:  PJ Gubernur Jabar Serukan Penguatan Transportasi Publik di Bandung Raya

Pengawasan Ketat Harga di Pengecer

Di lapangan, harga LPG 3 kg di warung atau pengecer sering kali melebihi HET pangkalan. Nining mengakui bahwa harga eceran seperti Rp19.500 masih tergolong wajar. Namun, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat jika ditemukan harga yang melampaui batas kewajaran atau menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Klaim Stok Gas Aman, Minta Warga Tak Panic Buying

Hingga pertengahan Juni 2025, sebagian besar daerah di Jawa Barat, termasuk kawasan Bodebek dan Sumedang, telah mengikuti penerapan HET baru ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Disperindag Jabar distribusi LPG gas subsidi harga LPG naik HET LPG 2025 Hiswana Migas inflasi daerah Kebijakan Energi LPG 3 Kg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.