Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Kamis, 24 September 2026 21:53 WIB

Dramatis! Indonesia Tumbangkan China 3-2, Emas Pertama Asian Games 2026 Akhirnya Datang

Kamis, 24 September 2026 21:48 WIB

Tampil Beda di Kancah Asia Tenggara, Ini Filosofi dan Harga Resmi Jersey Anyar Persib

Kamis, 24 September 2026 20:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya
  • Dramatis! Indonesia Tumbangkan China 3-2, Emas Pertama Asian Games 2026 Akhirnya Datang
  • Tampil Beda di Kancah Asia Tenggara, Ini Filosofi dan Harga Resmi Jersey Anyar Persib
  • Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya
  • Kevin Diks hingga Emil Audero, Skuad Mewah Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup
  • 7 Laga Menanti Persib Usai Jeda Internasional, Igor Tolic Soroti Mental Pemain
  • Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos
  • Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Video AI “Hari Pertama di Neraka” Picu Badai Kecaman, Dianggap Lecehkan Agama

By Aga GustianaKamis, 5 Juni 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Viral video AI hari pertama di neraka. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang dihasilkan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) memicu kontroversi besar di media sosial, terutama di Indonesia dan Malaysia. Video bertajuk “Hari Pertama di Neraka” itu menampilkan gambaran neraka sebagai tempat yang penuh canda tawa, lengkap dengan dialog jenaka dan visual yang menggambarkan suasana panas menyala namun penuh kegembiraan.

Disebarkan melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube Shorts, video ini menggunakan bahasa Indonesia dan Sunda, mengindikasikan kemungkinan besar pembuat kontennya berasal dari Indonesia. Namun, identitas pembuatnya hingga kini belum terungkap.

Dalam salah satu adegannya, seorang karakter berkata, “Hari pertama di neraka guys, bareng teman lama gw, ternyata masuk neraka juga,” sambil tertawa. Dalam bagian lain, kolam lava disebut sebagai “kolam rebus dosa” dengan suhu “3.000 derajat, anget-anget kuku lah ya.”

Video yang diduga dibuat dengan teknologi AI canggih milik Google bernama Veo ini memancing reaksi keras dari publik. Banyak netizen merasa konten tersebut melecehkan nilai-nilai agama dan merendahkan makna sebenarnya dari konsep neraka.

Baca Juga:  Ramai Dicari di Telegram! Link Video 'Kebaya Hitam' 22 Menit Viral

Salah satu komentar viral datang dari akun TikTok @Ummukareem_, yang menulis:
“Di neraka boro-boro pegang HP, mau taubat pun sudah nggak bisa. Kok bisa-bisanya bikin video bercanda soal neraka?”

Baca Juga:  Link Viral Video 'Guru Bahasa Inggris' 6 Menit di TikTok dan X, Hati-hati Jebakan Batman!

Komentar serupa dilontarkan pengguna lain @Insan_Biasa479, yang menuliskan:
“Innalillahi, ya Allah… beraninya manusia mengolok-olok neraka.”

Reaksi juga datang dari tokoh publik dan agamawan. Pengusaha Indonesia, Okta Wirawan, yang sedang menunaikan ibadah haji, turut menyampaikan keprihatinannya.

“Para sahabat Nabi bisa pingsan hanya karena mendengar ayat tentang neraka. Tapi hari ini, kita justru menertawakannya. Ini bukan soal lucu atau tidak, tapi soal hati yang tak lagi takut pada azab Allah,” ujarnya melalui unggahan di TikTok @oktawirawan05.

Sementara itu, ulama kondang asal Malaysia, Ustaz Azhar Idrus, dalam sesi ceramahnya menilai tindakan ini sangat serius. Ia menyatakan bahwa jika pembuat video tersebut adalah seorang Muslim, maka perbuatannya bisa tergolong murtad.

Baca Juga:  Konten Kritik Diduga Jadi Pemicu, DJ Donny Alami Teror Bangkai Ayam hingga Bom Molotov

“Kalau dia Muslim, maka dia telah kafir. Karena memperolok-olok azab Allah adalah pelecehan terhadap janji Allah. Hukumannya murtad, tidak layak dikubur di pemakaman Muslim,” tegasnya.

Kasus ini memunculkan diskusi luas tentang pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi AI. Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, para ahli dan pemuka agama mengingatkan bahwa batas antara kreativitas dan pelanggaran nilai spiritual harus dijaga dengan bijak. Kebebasan berekspresi hendaknya tidak menabrak sensitivitas keyakinan yang dipegang teguh oleh jutaan orang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

media sosial video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Tanjakan Ekstrem Jembatan Bodogol Kembali Bikin Lalu Lintas Tersendat, Portal Belum Terpasang

Pengakuan Anggota Ombudsman Temukan ‘Klaster Mewah’ Berfasilitas Vila hingga Kulkas Berisi Miras di Lapas Cibinong

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.