Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Kamis, 24 September 2026 18:12 WIB

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Kamis, 24 September 2026 18:07 WIB

Mengupas Fenomena Kemarau Panjang dan Kekeringan Jadi Tanda Datangnya Dajjal, Ini Haditsnya

Kamis, 24 September 2026 17:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos
  • Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia
  • Mengupas Fenomena Kemarau Panjang dan Kekeringan Jadi Tanda Datangnya Dajjal, Ini Haditsnya
  • Tanjakan Ekstrem Jembatan Bodogol Kembali Bikin Lalu Lintas Tersendat, Portal Belum Terpasang
  • Pengakuan Anggota Ombudsman Temukan ‘Klaster Mewah’ Berfasilitas Vila hingga Kulkas Berisi Miras di Lapas Cibinong
  • Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini
  • Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengakuan Anggota Ombudsman Temukan ‘Klaster Mewah’ Berfasilitas Vila hingga Kulkas Berisi Miras di Lapas Cibinong

By Aga GustianaKamis, 24 September 2026 16:52 WIB3 Mins Read
Lapas Cibinong Bogor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, mendadak menjadi sorotan publik nasional setelah kedatangan tim pengawas pelayanan publik. Lembaga Ombudsman Republik Indonesia (RI) secara terbuka membongkar adanya kejanggalan berupa kompleks hunian eksklusif yang berdiri megah di balik jeruji besi.

Dalam agenda peninjauan mendadak yang dilangsungkan pada Rabu (23/9), tim investigasi menemukan sebuah kawasan tertutup yang berjarak sekitar 100 meter dari area kantin lapas. Zona khusus tersebut tampak terisolasi dari blok narapidana biasa karena terlindung oleh pagar kayu yang cukup tinggi, serta berada di satu kawasan dengan rumah dinas Kepala Lapas Cibinong.

Ketika para pengawas menyusul masuk ke balik gerbang pembatas tersebut, pemandangan kontras langsung tersaji. Alih-alih sel tahanan, mereka justru mendapati deretan bangunan hunian modern yang menyerupai homestay berlapis seng biru, rumah petak bercat krem, hingga bangunan mewah bergaya vila pribadi.

“Ketika kami menanyakan itu rumah apa? Petugas menyampaikan bahwa itu rumah asimilasi,” ungkap Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati, saat membeberkan kronologi temuan tersebut dalam sesi konferensi pers, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga:  Viral! Komeng Bingung Ditempatkan di Komite II DPD, Langsung Minta Arahan Pimpinan

Rasa penasaran tim pengawas kian memuncak hingga akhirnya memutuskan untuk memeriksa bagian dalam dari salah satu unit bangunan tersebut. Betapa terkejutnya mereka tatkala mendapati interior ruangan telah disulap senyaman tempat tinggal pribadi, lengkap dengan perangkat televisi layar datar, sofa empuk, meja makan keluarga, hingga sebuah lemari pendingin yang ternyata menyimpan stok minuman keras (miras).

Respons Kanwil Ditjenpas Jabar dan Janji Investigasi Internal

Menanggapi temuan kontroversial yang sukses memicu kehebohan publik ini, pihak otoritas pemasyarakatan regional tidak tinggal diam. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat (Kakanwil Ditjenpas Jabar), Yudi Suseno, langsung angkat bicara guna meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Isi Tayangan XPOSE Soal Santri Picu Gelombang Boikot Trans7

Menurut penjelasan Yudi, area yang dipersoalkan oleh tim Ombudsman sebenarnya merupakan kawasan pembinaan narapidana yang dulunya populer dengan sebutan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Ia berdalih bahwa bangunan-bangunan berfasilitas lengkap tersebut difungsikan sebagai rumah dinas resmi yang dilengkapi Surat Keputusan (SK) bagi para pejabat struktural lapas.

“Lokasi yang dimaksud oleh Tim Ombudsman adalah lokasi asimilasi, yang dulu namanya SAE, Sarana Asimilasi dan Edukasi. Di sana terdapat beberapa rumah dinas jabatan. Jadi rumah yang didatangi oleh Tim Ombudsman adalah rumah-rumah dinas jabatan yang memiliki SK Rumah Jabatan,” terang Yudi di hadapan awak media.

Baca Juga:  5 Remaja yang Buat Lelucon Korban Palestina Minta Maaf, Pihak Sekolah Ikut Klarifikasi

Kendati demikian, pihak Kanwil Ditjenpas Jabar mengakui perlunya pemeriksaan lebih mendalam menyusul temuan fasilitas mencurigakan di luar ketentuan standar operasional prosedur. Yudi memastikan lembaganya tidak akan menutup-nutupi masalah ini dan berjanji bakal menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti ada pelanggaran aturan oleh oknum internal.

“Adapun jika di area asimilasi tersebut terdapat hal-hal yang tidak semestinya, ini sedang kami dalami oleh tim. Komitmen pimpinan, kami akan lakukan pemeriksaan dan akan kami tindak sesuai aturan secara proporsional,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lapas Cibinong Ombudsman RI viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Tanjakan Ekstrem Jembatan Bodogol Kembali Bikin Lalu Lintas Tersendat, Portal Belum Terpasang

Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.