Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Isi Tayangan XPOSE Soal Santri Picu Gelombang Boikot Trans7

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 11:28 WIB4 Mins Read
Viral tagar boikot Trans7. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program televisi XPOSE Uncensored milik Trans7 tengah menjadi sorotan tajam publik. Tayangan tersebut memicu gelombang kecaman luas hingga tagar #BoikotTrans7 viral di media sosial pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Pemicunya adalah salah satu segmen dalam episode terbaru XPOSE yang menayangkan judul kontroversial:

“Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”

Potongan video dengan judul tersebut menyebar cepat di berbagai platform digital dan langsung memicu kemarahan publik. Banyak pihak menilai konten tersebut melecehkan kehidupan santri serta menyinggung nilai-nilai luhur yang dijunjung dunia pesantren.

Segmen itu dianggap menyajikan narasi dan visual yang membentuk stereotip negatif tentang kehidupan di pondok pesantren. Gelombang kritik datang tidak hanya dari masyarakat umum, tetapi juga dari kalangan alumni, para pengasuh pesantren, dan organisasi keagamaan.

LBH Ansor: “Redaksi Sangat Tidak Beradab”

Salah satu pihak yang bereaksi keras adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Kediri. Mereka menyatakan akan memberikan peringatan hukum kepada pimpinan program XPOSE di Trans7 sebagai bentuk respons terhadap tayangan tersebut.

Ketua LBH Ansor Kota Kediri, Bagus Wibowo, menilai tim redaksi telah melanggar prinsip dasar jurnalisme yang seharusnya mengedepankan etika dan keberimbangan.

Baca Juga:  Viral! Guru Dikeroyok oleh Tiga Orang Siswa di Kelas, Warganet Murka

“Redaksi kata-kata dalam video itu sangat tidak beradab dan cenderung melecehkan ulama. Seharusnya sebelum menayangkan pemberitaan, tim redaksi melakukan konfirmasi kepada pihak yang ada di dalam video,” tegas Bagus dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, LBH Ansor juga mengungkapkan rencana untuk berkoordinasi dengan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) guna menentukan langkah hukum selanjutnya. Tidak menutup kemungkinan, kasus ini akan didorong ke ranah hukum apabila ditemukan pelanggaran terhadap kode etik jurnalistik maupun aturan penyiaran nasional.

Permintaan Maaf Resmi dari Trans7

Setelah tekanan publik semakin besar, pihak Trans7 akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo. Permintaan maaf tersebut disampaikan sehari setelah episode XPOSE Uncensored tayang pada 13 Oktober.

Melalui surat resmi yang ditujukan kepada PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat, Renny Andhita selaku Kepala Departemen Programming Trans7 menyampaikan:

“Kami dari Trans7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat.”

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bantu Santri Jawab Tantangan Digital di Era Disrupsi

Dalam surat tersebut, Trans7 mengakui kesalahan redaksi dan menyatakan bahwa tayangan itu telah menimbulkan ketidaknyamanan mendalam bagi keluarga besar pesantren. Mereka menyebut insiden ini menjadi pembelajaran penting agar ke depan tidak lagi menayangkan konten yang berkaitan dengan ulama, kiai, dan pesantren dalam format program hiburan yang tidak relevan.

Komitmen untuk Berbenah

Selain menyampaikan permohonan maaf, Trans7 juga menegaskan komitmennya untuk menghormati lembaga pendidikan keagamaan dan akan lebih selektif dalam menyajikan konten yang berkaitan dengan kehidupan pesantren. Mereka berjanji akan menampilkan program-program yang mengangkat nilai-nilai positif dan keteladanan pesantren di Indonesia.

“Kami berharap surat ini dapat diterima sebagai bentuk itikad baik dan komitmen kami untuk menjaga marwah lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren. Sekali lagi kami memohon maaf atas kekeliruan Trans7,” tulis Renny dalam surat permohonan maaf tersebut.

Gelombang Boikot Masih Bergema

Meski pihak stasiun televisi telah menyampaikan permintaan maaf resmi, protes publik belum sepenuhnya mereda. Tagar #BoikotTrans7 dan #XPOSEUncensored masih menjadi topik hangat di berbagai platform digital. Banyak netizen dan organisasi masyarakat menilai permintaan maaf tidak cukup, dan menuntut adanya sanksi tegas terhadap pihak redaksi serta evaluasi menyeluruh terhadap program XPOSE.

Baca Juga:  Viral di Media Sosial, Bawaslu Ciamis Diduga Tak Gubris Kasus Politik Uang di Pemilu 2024

Sebagian pihak juga menyerukan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk turun tangan dan menginvestigasi kemungkinan pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Jika terbukti melanggar, Trans7 dapat dikenakan sanksi administratif hingga penghentian tayangan.

Pesantren sebagai Simbol Marwah

Polemik ini menyoroti kembali pentingnya sensitivitas media dalam menyajikan konten yang menyangkut lembaga pendidikan keagamaan. Pondok pesantren bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga simbol kehormatan, tradisi, dan nilai luhur yang dijaga turun-temurun.

Bagi banyak pihak, segmen provokatif seperti yang ditayangkan XPOSE bukan hanya sekadar kesalahan redaksi, tetapi bentuk pengabaian terhadap etika publik yang dapat memicu perpecahan dan memperkuat stigma negatif terhadap komunitas tertentu.

Dengan tekanan publik yang terus meningkat, Trans7 kini berada di bawah sorotan tajam. Permintaan maaf telah disampaikan, namun masyarakat menunggu langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

santri viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.