Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget

Senin, 25 Mei 2026 01:00 WIB
pembunuhan

Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Minggu, 24 Mei 2026 21:53 WIB

Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki

Minggu, 24 Mei 2026 21:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget
  • Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
  • Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki
  • Video TKW Taiwan 3 vs 1 Bikin Netizen Heboh, Link Telegram Jadi Buruan
  • Geger! Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Alun-alun Ujungberung
  • Teja Paku Alam Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan, Persib Makin GILA di Liga 2026!
  • Debat Panas Netizen Soal Prinsip Kerja Chef Juna: Profesional atau Kurang Empati?
  • Laku Keras! Motor Listrik Indomobil Terjual Puluhan Ribu Unit, Model Ini Paling Diburu Warga Jabar!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gak Kapok-kapok! Aksi Nekat Pengemudi Pajero ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Bikin Malu, Plat Polisi Palsu!

By SusanaMinggu, 19 Oktober 2025 17:31 WIB5 Mins Read
Stop Tot Tot Wuk Wuk
Viral gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena viral penggunaan lampu strobo dan sirene secara berlebihan oleh pengemudi kendaraan non-darurat kembali terjadi di Bandung.

Kali ini, sebuah Mitsubishi Pajero hitam dengan pelat nomor mirip polisi melintas di Flyover Pasopati pada Jumat (17/10/2025), menimbulkan kehebohan warga dan warganet.

Aksi pengemudi yang menyalakan strobo dan sirene ini langsung menjadi sorotan netizen, bahkan mendapat julukan “tot tot wuk wuk” karena bunyi sirine yang nyaring dan dianggap mengganggu. Video fenomenal ini viral di media sosial, memicu kritik dan komentar satir dari masyarakat.

Aksi Pengemudi Pajero: Tantang Netizen

Bukannya menyesal ketika ditegur, pengemudi Pajero justru membuka kaca jendela dan menantang netizen, “Viralin aja bang, sekalian!”

Reaksi warganet pun beragam, tercermin dari kolom komentar akun Instagram @officiall_bukamata, Minggu (19/10/2025).

“Pengen di viralin yah?? Nggk usah kyak gitu,” tulis @ta.***

“Orang kampung baru ke kota, biasanya baru punya duit banyak,” kritik @kei***

“Minimal kalo pake mobil wot wot ngomongnya jangan campur campur lahhh kaciri kampungna,” komentar @teh***

Fenomena ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap penyalahgunaan sirene dan strobo, sekaligus menjadi pengingat bahwa aturan lalu lintas dan etika penggunaan fasilitas pengawalan harus dihormati.

Polisi Klarifikasi: Plat Nomor Palsu dan Pengemudi Diamankan

Menanggapi kejadian ini, Dirlantas Polda Jabar, Kombes Dodi Darjanto, memastikan bahwa mobil tersebut bukan kendaraan dinas kepolisian.

Baca Juga:  ITENAS Kukuhkan Guru Besar Tetap Baru dalam Bidang Konvensi Energi

“Setelah dicek, pejabat utama Polda Jabar tidak ada yang pakai mobil itu,” ujar Dodi.

Divisi Propam Polri menegaskan bahwa plat nomor yang digunakan pengemudi adalah palsu dan tidak terdaftar dalam database kepolisian. Pengemudi dan kendaraan saat ini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Fenomena ini mengingatkan kembali pada gerakan masyarakat di media sosial bertajuk “Stop Tot Tot Wuk Wuk”, menyerukan penolakan terhadap penyalahgunaan sirene dan strobo oleh pejabat maupun pengendara sipil di jalan raya beberapa waktu lalu.

Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk”

Fenomena “Stop Tot Tot Wuk Wuk” tengah viral dan menjadi perbincangan warganet pada sejumlah media sosial. Ternyata, “Stop Tot Tot Wuk Wuk” merupakan gerakan yang berbentuk kritik masyarakat terhadap penggunaan sirine dan strobo untuk kepentingan pribadi.

Kritik ini tentunya bukan tanpa sebab. Pasalnya, sirine dan strobo seringkali dianggap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain. 

​Sebagai bentuk protes terhadap arogansi ini, beberapa pengendara bahkan memasang stiker dengan tulisan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” di mobil mereka, menjadikan slogan tersebut sebuah simbol perlawanan terhadap perilaku tidak etis di jalanan.

Adapun fenomena ini sering terlihat di kota-kota besar, mengacu pada rombongan atau kendaraan perorangan yang menyalahgunakan alat prioritas seolah-olah sedang dalam keadaan darurat, padahal tidak ada dasar hukum yang membenarkan penggunaannya.

Baca Juga:  Viral di Media Sosial, Seorang Pria Nekat Berjalan di Jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung

Istana Angkat Bicara: Etika Penggunaan Strobo dan Sirene

Menyikapi viralnya fenomena ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan arahan resmi terkait etika pemakaian fasilitas pengawalan.

“Tentunya kita harus memperhatikan kepatutan, kemudian memperhatikan ketertiban masyarakat pengguna jalan yang lain sehingga bukan berarti menggunakan fasilitas tersebut, semena-mena atau semau-maunya itu,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo menambahkan, penggunaan sirene dan strobo hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu dan harus mematuhi batasan agar tidak merugikan pengguna jalan lain. Ia mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap memilih untuk tidak menggunakan fasilitas tersebut kecuali benar-benar darurat.

“Kalaupun lampu merah juga berhenti, ketika tidak ada sesuatu yang sangat terburu-buru mencapai tempat tertentu,” tambahnya.

Polisi dan Korlantas Evaluasi: Penggunaan Strobo Dibatasi

Fenomena “Tot Tot Wuk Wuk” juga mendapat perhatian Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas). Kepala Korps Lalu Lintas, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa penggunaan sirene dan strobo berlebihan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami menghentikan sementara penggunaan suara-suara itu, sembari dievaluasi secara menyeluruh. Pengawalan tetap bisa berjalan, hanya saja untuk penggunaan sirene dan strobo sifatnya dievaluasi. Kalau memang tidak prioritas, sebaiknya tidak dibunyikan,” jelasnya.

Agus menekankan, sirene hanya boleh digunakan dalam kondisi prioritas. Selama evaluasi, tren pengawalan dengan bunyi sirene yang mengganggu masyarakat diupayakan untuk diminimalkan.

Baca Juga:  Bikin Nagih, Ini Rekomendasi 3 Bakso Viral di Bandung

“Ini kita evaluasi biarpun ada ketentuannya pada saat kapan menggunakan sirene termasuk ‘tot tot’. Terima kasih untuk masyarakat yang mendorong tertibnya penggunaan fasilitas jalan,” tandasnya.

Aturan Hukum: Siapa yang Boleh Gunakan Strobo dan Sirene

Korlantas Polri merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 59 ayat (5), yang mengatur hak penggunaan rotator dan sirene:

Lampu biru dan sirene: Kendaraan bermotor petugas Kepolisian RI.

Lampu merah dan sirene: Kendaraan tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah.

Lampu kuning tanpa sirene: Kendaraan patroli jalan tol, perawatan fasilitas umum, penderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Pemerintah dan Kepolisian menegaskan, penyalahgunaan fasilitas ini bisa ditindak secara hukum, sesuai UU LLAJ.

Fenomena ‘Tot Tot Wuk Wuk’ yang kembali viral di Bandung ini menjadi pengingat pentingnya disiplin dan etika dalam berlalu lintas.

Penyalahgunaan sirene dan strobo bukan hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Dukungan dari masyarakat melalui gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” serta tindakan tegas dari kepolisian dan arahan dari pemerintah diharapkan dapat menekan perilaku tidak bertanggung jawab tersebut. Semoga kejadian ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama demi keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung pajero hitam strobo Tot Tot Wuk Wuk viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Diburu Warganet, Fakta Aslinya Bikin Kaget

pembunuhan

Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki

Geger! Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Alun-alun Ujungberung

Laku Keras! Motor Listrik Indomobil Terjual Puluhan Ribu Unit, Model Ini Paling Diburu Warga Jabar!

Cetak Sejarah Hattrick Juara, Persib Bandung Dapat Bonus Rp1 Miliar dari Dedi Mulyadi

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.