Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 24 September 2026 16:27 WIB

Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini

Kamis, 24 September 2026 16:05 WIB

Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan

Kamis, 24 September 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini
  • Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan
  • Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas
  • Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Singapura, Bangladesh vs Malaysia Jadi Pembuka
  • Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton
  • Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan
  • Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas

By Aga GustianaKamis, 24 September 2026 15:57 WIB3 Mins Read
Lapas Cibinong Bogor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Publik dihebohkan dengan temuan mengejutkan dari Ombudsman RI terkait keberadaan bangunan berfasilitas mewah mirip apartemen di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor. Merespons hal tersebut, jajaran tinggi pemasyarakatan langsung bergerak cepat untuk mengklarifikasi situasi dan membentuk tim investigasi khusus demi menguak fakta yang sebenarnya.

Klarifikasi Resmi Pihak Pemasyarakatan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan polemik bangunan mewah yang disorot oleh tim pengawas eksternal. Menurut penjelasannya, spot yang didatangi oleh Ombudsman merupakan zona asimilasi yang dahulu dikenal sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), di mana terdapat sejumlah hunian resmi bagi para pejabat lapas.

“Lokasi yang dimaksud oleh Tim Ombudsman adalah lokasi asimilasi, yang dulu namanya SAE, Sarana Asimilasi dan Edukasi. Di sana terdapat beberapa rumah dinas jabatan. Jadi rumah yang didatangi oleh Tim Ombudsman adalah rumah-rumah dinas jabatan yang memiliki SK Rumah Jabatan,” ucap Yudi ketika menggelar konferensi pers di Lapas Kelas IIA Cibinong pada hari Kamis (24/9/2026).

Kendati demikian, pihak Kanwil Ditjenpas Jabar tidak tinggal diam menyikapi hasil sidak yang dilakukan sehari sebelumnya. Penyelidikan mendalam sedang dilakukan guna memastikan apakah ada ketidaksesuaian prosedur di lapangan.

Baca Juga:  Viral Link Video Bu Guru PNS dan Dua Murid Durasi 2 Menit, Hati-hati!

“Adapun jika di area asimilasi tersebut terdapat hal-hal yang tidak semestinya, ini sedang kami dalami oleh tim. Komitmen pimpinan, kami akan lakukan pemeriksaan dan akan kami tindak sesuai aturan secara proporsional,” tambahnya.

Langkah Tegas Menko Yusril Ihza Mahendra

Di sisi lain, Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, langsung mengambil langkah koordinatif dengan kementerian terkait sejak Rabu hingga Kamis pagi. Sebagai bentuk transparansi publik, pihak pemerintah secara terbuka mengizinkan awak media untuk melihat langsung kondisi sebenarnya di balik dinding lapas.

Baca Juga:  Dari Tuduhan Serius ke Hitung-hitungan Kocak, Klarifikasi Roby Tremonti Jadi Tren Parodi Gokil!

“Kami memutuskan hari ini media dipersilakan meliput secara langsung seperti apa temuan Ombudsman tersebut. Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartemen di sana,” tutur Yusril lewat keterangan tertulis.

Yusril menekankan bahwa keterbukaan informasi sangat krusial agar publik tidak salah paham mengenai fungsi sebenarnya dari bangunan tersebut, sekaligus menindak tegas oknum internal jika terbukti bermain mata.

“Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu. Apakah itu rumah pegawai di dalam lapas, tempat asimilasi napi menjelang bebas, atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar,” tegasnya.

Baca Juga:  Skandal Penyambutan Maba Unsri, Dipaksa Cium Kening oleh Senior

Ditjenpas Bentuk Tim Verifikasi Independen

Sebagai tindak lanjut atas sorotan tajam ini, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas langsung menerjunkan tim verifikasi guna mengaudit seluruh aspek mulai dari sarana, prasarana, aspek administratif, hingga standar operasional pengamanan di Lapas Cibinong.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik setiap masukan dan temuan dari lembaga pengawas eksternal sebagai bahan evaluasi yang objektif.

“Informasi yang disampaikan Ombudsman menjadi bagian dari bahan yang akan kami dalami secara objektif,” ujar Mashudi kepada awak media.

Ia juga menegaskan komitmen lembaganya dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali, serta berjanji akan menjatuhkan sanksi tegas apabila investigasi membuktikan adanya keterlibatan petugas yang melanggar hukum.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lapas Cibinong Ombudsman RI viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.